Up | Down

Jukebox

Simply nice melody.

Plurk !!!

Twitter Updates

Softpedia News - Linux

DistroWatch.com: News

 

Video Editor Canggih di Linux

~ ~
AlhamduliLLAH, akhirnya selesai juga buat teaser pertama menggunakan opensource software.Teaser ini dibuat menggunakan openshot movie editor, lumayan powerful buat movie editor opensource.

Salah satu keunggulannya yaitu mampu berkolaborasi dengan baik bersama Inkscape untuk membuat title. AlhamduliLLAH ane juga udah upload 2 video pertama yang dibuat menggunakan openshot. bisa langsung nonton disini.





AlhamduliLLAH, untuk permulaaan dari sebuah langkah besar inshaALLAH. Klo mau unduh openshot secara gratis bisa langsung ke sitesnya di sini

Syukran udah baca !!! ^^,





Read More......

Izinkanku Berbicara Tentang Cinta

~ ~
BismiLLAH

Ba'da Tahmid wa Shollawat.

Dalam keluhan yang terlontar bersama perihnya mata memandang sebuah fenomena yang tak asing. Sebuah fenomena yang membuat dada terasa diiris pisau tajam. Apakah yang menyakiti hati selain melihat seorang sahabat terus menerus berada dalam kefasikan. Dari jauh kuhanya bisa berkata bahwa jurang itu begitu dalam. Kukatakan bahwa tetaplah berpegang pada tali agama ALLAH. Namun ucapan ini tak lebih dari sekedar ocehan tak berarti dibandingkan dengan bisikan hawa nafsu yang penuh hasrat dan dengki. Dengan angkuh dirinya berkata “tenang kawan....angin ini tak kan sanggup membuatku terjatuh!”.

Mengatasnamakan dakwah untuk mempromosikan diri. Seolah dialah yang paling berahlak islami. Sehingga setiap mata memandang dirinya seolah tanpa cacat, dikagumi, dipuji, dan hingga dilabeli aktivis dakwah sejati. Itukah yang kau kejar kawan? Sebuah title dunia yang fana, sebuah arti dari eksistensi keberadaan dirimu, sebuah bukti bahwa kau telah berkontribusi dalam dakwah, sehingga kau merasa berhak dan layak atas 'ghonimah' yang terkumpul. Maka kefanaan dunia lebih kau kejar ketimbang nikmat syurga yang luasnya melebihi langit dan bumi. Sekali-kali TIDAK kawan ! Semua ini hanya ujian, HANYA UJIAN !!!

Lalu dimana dirimu ketika ummat ini merintih, menjerit karena hidupnya terlampau sulit. Ketika seorang anak Muslim harus menjalani hari-harinya tanpa bekal keimanan. Karena terpaksa harus membantu kedua orangtuanya yang miskin. Bersama panas aspal dan debu jalanan yang menambah dekil kulit dan pakaian mereka. Sedang ketika kita berlebih dalam rezeqi tak pernah kita pedulikan mereka. Lebih baik bagi kita untuk mengundang mereka yang berkelas daripada anak yatim dan orang miskin. Dan kini kau berteriak tentang KEADILAN, keadilan macam apa??? Omong kosong yang coba kau leburkan dengan hawa nafsu agar terlihat elegan di mata akhawat yang mengagumimu.

Dan kini, kau coba persempit makna indah sebuah kalimat “uhibbukum fiLLAH” dengan menjadikannya sebuah ungkapan kasih sayang kepada bukan mahram. Berkelit menggunakan label ukhuwah untuk semata-mata mencari secuil perhatian lawan jenis. Tertunduk mata tetapi lisan dan kata liar bersumber dari jari-jemari dan hawa nafsu. Berteriak “JANGAN DEKATI ZINA !!!” namun hati selalu mengingat sang pujaan fana. Menjadikannya motivasi niat sebuah amal yang fana, sebagaimana kefanaan akan kembali fana. Maka habislah amal dijilat api neraka.

Izinkanku berbicara tentang cinta. Cinta ibarat sebuah pelita dalam sebuah bangunan, yang menjadikan setiap bilik bercahaya benderang. Sehingga terlihatlah pancaran keindahan dari dinding-dinding ukhuwah yang terukir bersamanya ucapan salam dan ungkapan kasih sayang yang tulus karena mengharap keridhaan ALLAH Azzawajall semata. Inilah cinta yang terbangun atas keridhaan seorang hamba terhadap ketentuan ALLAH Azzawajall, atas Deen ini sebagai sistem hidup yang menyeluruh, dan atas utusanNYA yang membawa risalah mulia sekaligus sebagai teladan dalam seluruh aspek kehidupan manusia. Keridhaan yang menjadikan ALLAH dan RasulNYA sebagai prioritas, membela agamaNYA adalah pahala, dan dedikasi hidupnya hanya meraih ridha ALLAH Ta'ala semata.

Inilah cinta yang membawa kenikmatan dalam ketaatan kepadaNYA. Lihatlah Mush'ab bin Umair, si tampan yang lebih memilih bukit uhud yang gersang daripada seluruh wanita cantik quraisy yang mengaguminya. Dalam detik-detik terakhir sebelum syahid, walau dengan giginya dia mampu mengangkat kembali Panji Tauhid dan mengobarkan semangat juang kaum muslimin. Inilah kekuatan cinta sejati, cinta yang bersumber dari ridha Illahi. Memberikan kekuatan untuk bangkit, walau tubuh hancur dan tak utuh lagi.

Kini bangkitlah dari keterpurukanmu, susunlah kembali puing-puing keimanan yang telah kau hancurkan dengan egomu. Ucapkan dengan lantang dari lisanmu kalimat Tauhid yang menggetarkan, lalu tanamkan dengan kokoh didalam hatimu dan implementasikanlah dalam setiap tindakanmu. Teruslah bekerja dan beramal, tebarkan cinta dan pengetahuan. Lakukannlah semua dengan tulus ihklas mengharap ridha Sang Pemilik Cinta dan Pengetahuan. Janganlah mengharapkan balasan dari sesama manusia, tapi berharaplah dari ALLAH Azzawajall. KepadaNYA semua akan kembali, segala hasil yang kita upayakan merupakan kehendakNYA yang tak dapat kita campuri, sedang yang bisa kita lakukan adalah terus beramal dan mengharap keridhaanNYA.


Sebuah tulisan untuk diri saya prbadi, sebagai catatan agar senantiasa mencintaiNYA karena saya juga manusia biasa yang tak pernah lepas dari khilaf dan salah. Sebagai insan yang lemah dan tak berdaya, sudah sepatutnya bagi kita hanya memohon kekuatan kepadaNYA Yang Maha Perkasa.

WaALLAHua'lambishawwab
Read More......

My Brand New Ubuntu Studio !!!

~ ~

AlhamduliLLAH setelah hari sabtu kemaren memutuskan untuk mengganti Mint 7 Gloria dengan Ubuntu Studio. Akhirnya hari ini selesai juga realisasi dari rencana yang sempat tertunda. Sebuah distro yang memiliki tampilan grafis keren plus feature yang support multimedia. Ubuntu Studio yang berbasis Karmic Koala, memiliki tampilan grafis yang meningkat tajam dari versi sebelumnya 9.04 atau lebh familiar dengan codename : jaunty jackalope.

Bagi banyak pengguna linux pada umumnya, hanya memanfaatkan OS ini untuk networking dan office. Tapi berbeda dengan saya yang lebih fokus untuk eksplorasi multimedia, oleh karena itulah saya memilih ubuntu Studio. Di linux akan banyak kita temui berbagai free software yang memiliki banyak fitur yang sangat canggih. Diantaranya adalah GIMP (GNU Image Manipulating Program), Inkscape, Blender, Kdenlive, Audacity, K3B, etc.



Inkscape hampir serupa dengan coreldraw di windows, tapi menurut saya inkscape jauh lebih keren karena sangat ringan, stabil, dan powerful. Sangat disayangkan karena banyak perusahaan percetakan tidak menggunakan software canggih yang gratis ini. Kebanyakan seh alasannya males belajar lagi. Yah, maaf saja saya harus mengatakan "Most of Indonesian mindset are Inlander, or so I say set to Inlander mindset and consumerism by Governance"



Untuk Film Production saya menggunakan kdenlive dan Blender untuk render animasi 3d. Walau agak sedikit kesulitan dengan tampilan yang lumayan ribet, tapi jadi senang sendiri karena banyak menemukan hal baru.



Demikanlah, Ubuntu Studio 9.10 emang keren walau gag perfect karena masih ada bugs yang harus di patch. Tapi salut dengan para developer yang berkontribusi untuk mengembangkan Open Source Multimedia Editing and Designing. Maju terus Linuxer Indonesia. Dan sudah sepatutnya bagi muslim untuk menggunakan software yang halal.

WaALLAHUa'lambishawwab
Read More......

Hanya Ingin Berbagi

~ ~

S ebagai Muslim kita tentu mengetahui tentang Arkanul Iman. Dari hadits yang cukup panjang riwayat Umar ibn Al Khattab atau lebih dikenal dengan hadits Jibril. Karena pada waktu itu Jibril 'alaihissalam datang dan bertanya kepada RasuluLLAH SAW tentang Islam, Iman, dan Ihsan. Berikut penggalan hadits tersebut '...Beritahukan kepadaku tentang Iman" Rasulullah SAW menjawab,"Engkau beriman kepada Alloh, kepada para Malaikat-Nya, Kitab-kitab-Nya, kepada utusan-utusan Nya, kepada hari Kiamat dan kepada takdir yang baik maupun yang buruk" Orang tadi berkata,"Engkau benar”...'.


Takdir ALLAH Azzawajall kepada kita telah ditetapkan jauh sebelum kita diciptakan. Dan semua tercatat di kitab Lauhul Mahfuz. Sebagaimana firman ALLAH Azzawajall :

“Tiada suatu bencanapun yang menimpa di bumi dan (tidak pula) pada dirimu sendiri melainkan telah tertulis dalam kitab (Lauhul Mahfuzh) sebelum Kami menciptakannya. Sesungguhnya yang demikian itu adalah mudah bagi Allah.” QS. 57:22

Saya akan sedikit bercerita tentang sebuah analogi. Pernah saya memainkan sebuah permainan, sebuah game console. Permainan tersebut sangat unik karena multi-ending atau banyak memiliki ending. Ada akhir yang bahagia dan ada akhir yang menyedihkan. Ketika permainan di mulai sang tokoh utama akan dihadapkan banyak pilihan untuk melanjutkan permainan.

Segala pilihan yang dia pilih ternyata akan membawanya pada akhir game. Karena game tersebut bagus, maka dalam waktu sepekan 'walkthrough'nya sudah rilis. Walkthrough adalah sebuah buku panduan game. Didalamnya ada bantuan untuk mencapai Ending yang paling indah lengkap dengan bonus-bonusnya. Pada awalnya saya sedikit tidak peduli dengan walkthrough ini. Hingga dengan pilihan-pilihan yang sesuai dengan nalar saya sendiri, saya akhirnya mampu menyelesaikan game namun dengan ending yang buruk. Karena tadi saya tidak peduli dengan buku panduan game tersebut.

Karena penasaran saya memutuskan untuk memulai lagi, me restart game, mengulangnya dari awal. Dan kini saya selalu berpatokan dengan buku panduan. Ketika buku tersebut mengatakan jangan pergi ke kiri, maka saya menurutinya. Dan segala pilihan yang dihadapkan pada tokoh utama, selalu saya pilih berdasar panduan buku tersebut. Sampai akhirnya saya berhasil menamatkan game tersebut dengan ending yang bahagia dengan bonus-bonus istimewa.

Yang begitu unik dari game tersebut adalah, setiap pilihan memiliki jalan cerita menuju ending, baik itu yang baik ataupun yang buruk. Dan segala pilihan yang kita pilih akan memberikan efek di akhir jalan cerita tersebut.

Diatas hanyalah contoh, sebuah permainan buatan manusia yang penuh keterbatasan. Coba kita perhatikan kehidupan kita. Kita semua sedang menuju akhir bukan? Kita juga pasti melalui pilihan-pilihan yang membuat kita berada di tempat kita sekarang,. Pilihan dari diri anda juga yang membuat anda membaca tulisan ini.

Ketika semua bermula, maka semua pun akhirnya akan berakhir kecuali ALLAH Azzawajall. Dan akhir seperti apa yang ingin kita capai? Takdir atau ketetapan ALLAH harus kita percayai dengan keyakinan total. Bahwa setiap manusia memiliki kesempatan untuk mencapai takdir jannah atau juga memiliki kesempatan untuk mendapat takdir neraka.

Perhatikan firman ALLAH Azzawajall berikut :

“maka Allah mengilhamkan kepada jiwa itu (jalan) kefasikan dan ketakwaannya. sesungguhnya beruntunglah orang yang mensucikan jiwa itu, dan sesungguhnya merugilah orang yang mengotorinya.” QS. 91:8-10

“Kitab (Al Quran) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertakwa,” QS. 2:2

“...Sesungguhnya Allah tidak merubah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka merubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri....” QS. 13:11

Sadarilah kawan, segala pilhan yang kita pilih akan membawa kita pada suatu akhir yang telah ditetapkan oleh ALLAH Azzawajall. Ketetapan itu sudah ada jauh sebelum kita diciptakan, setiap skenario kehidupan manusia telah di buat dengan sangat sempurna oleh Sang Maha Sempurna, namun ALLAH mengembalikan pilihan kepada kita (manusia). Inilah anugerah ALLAH Azzawajall kepada manusia, yaitu kebebasan untuk memilih. Apakah jalan ketaqwaan atau jalan kefasikan? Apakah takdir jannah atau takdir neraka yang kita pilih? Apakah kita mau menerima kebenaran ini atau menolaknya?

ALLAH Azzawajall telah mengutus Rasulnya yan membawa kebenaran, dalam firmannya :

“Dialah yang mengutus Rasul-Nya dengan membawa petunjuk dan agama yang benar agar Dia memenangkannya di atas segala agama-agama meskipun orang musyrik membenci.” QS. 61:9

RasuluLLAH SAW telah membawa kebenaran, bersamanya ada Al Quran yang menjadi mukjizat sepanjang masa. Sebuah kitab yang menjadi panduan bagi orang-orang yang bertaqwa dalam menjalani kehidupan di dunia. Semuanya telah disampaikan dengan sangat jelas dalam Al Quran, segala tanda-tanda kekuasaan ALLAH sangat jelas nampak.

“Kami akan memperlihatkan kepada mereka tanda-tanda (kekuasaan) Kami di segala wilayah bumi dan pada diri mereka sendiri, hingga jelas bagi mereka bahwa Al Quran itu adalah benar. Tiadakah cukup bahwa sesungguhnya Tuhanmu menjadi saksi atas segala sesuatu?” QS. 41:53

But yet, many deny...
WaALLAHua'lambishawwab.
Read More......

Senandung Senja

~ ~
بسم الله

Waktu pun terus berlalu, tanpa pernah memiliki toleransi untuk menunggu. Bila air yang dulu mengalir kini telah mengering. Bila daun yang dulu berwarna hijau nan segar sekarang sudah renta dan menguning. Bila sebongkah karang tetap tegar maka kini ia serpihan yang hanyut terbawa arus. Di dunia ini sudah begitu jelas dan nyata bahwa tak ada yang abadi, semua mahluk pasti akan merasakan apa yang disebut sebagai Al Maut (Kematian). Tidak perlu lari atau takut darinya, karena kematian adalah sesuatu yang pasti dirasakan oleh mereka yang bernyawa. Sedang ALLAH SWT sajalah yang tetap abadi nan kekal.

Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Dan sesungguhnya pada hari kiamat sajalah disempurnakan pahalamu. Barangsiapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga, maka sungguh ia telah beruntung. Kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdayakan. QS. Ali Imran 185

Di mana saja kamu berada, kematian akan mendapatkan kamu, kendatipun kamu di dalam benteng yang tinggi lagi kokoh, dan jika mereka memperoleh kebaikan, mereka mengatakan: "Ini adalah dari sisi Allah", dan kalau mereka ditimpa sesuatu bencana mereka mengatakan: "Ini (datangnya) dari sisi kamu (Muhammad)". Katakanlah: "Semuanya (datang) dari sisi Allah". Maka mengapa orang-orang itu (orang munafik) hampir-hampir tidak memahami pembicaraan sedikitpun? QS. An Nisa 78

Katakanlah: "Sesungguhnya kematian yang kamu lari daripadanya, maka sesungguhnya kematian itu akan menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang ghaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan".QS. Al Jumu'ah 8

Dalam kegalauan yang masih menyelimuti, antara kerancuan alam pikiran yang selalu teracuni oleh kebendaan dan materi. Sedang hal yang paling substansi dari sebuah makna kehidupan itu sendiri terlupa bahkan hilang entah kemana. Dimanakah perasaan bersalah ketika seruan ALLAH memanggill sedang kita tak menghiraukan? Dimanakah airmata ketika kita terlelap sedang saudara kita berteriak meminta pertolongan? Kehidupan adalah suatu ketidakpastian sedang kematian adalah sesuatu yang pasti. Dalam kehidupan kadang kita menemui kemudahan, dan kadang pula kesempitan. Kadangkala senang dan kadangkala duka. Tak ada yang pasti dalam hidup, semua berjalan atas kehendak ALLAH SWT.

Apakah kini sudah terang bagi kita? Sudah jelaskah mata ini memandang? Bahwa hidup adalah untuk melihat kenyataan. Lantas bukan lari dari masalah, menjadi pengecut dan enggan berjuang untuk memperbaiki kemungkaran. Meski dengan pilihan ini engkau menjadi terasing tetapi jalan Ini adalah jalan yang membuat hati tetap tegar, meski berulang kali jatuh dan terjatuh. Karena yang kita inginkan adalah kemuliaan akhirat. Sebuah kematian dijalanNYA yang bersamanya ada senyuman. Sebuah gerbang menuju kehidupan lain yang membahagiakan. Inilah jalan yang kutempuh, jalan yang mendaki nan penuh kesukaran.

Dan Kami telah menunjukkan kepadanya dua jalan, Tetapi dia tiada menempuh jalan yang mendaki lagi sukar. Tahukah kamu apakah jalan yang mendaki lagi sukar itu? (yaitu) melepaskan budak dari perbudakan, atau memberi makan pada hari kelaparan, (kepada) anak yatim yang ada hubungan kerabat, atau kepada orang miskin yang sangat fakir. Dan dia (tidak pula) termasuk orang-orang yang beriman dan saling berpesan untuk bersabar dan saling berpesan untuk berkasih sayang. Mereka (orang-orang yang beriman dan saling berpesan itu) adalah golongan kanan. Dan orang-orang yang kafir kepada ayat-ayat Kami, mereka itu adalah golongan kiri. Mereka berada dalam neraka yang ditutup rapat. QS. Balad 10-20

Mari sejenak kita baca wasiat Rasulullah SAW kepada Ibnu Abbas ra.
Dari Abu Al ‘Abbas, ‘Abdullah bin ‘Abbas radhiyallahu anhu, ia berkata : Pada suatu hari saya pernah berada di belakang Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Sallam, beliau bersabda : "Wahai anak muda, aku akan mengajarkan kepadamu beberapa kalimat : Jagalah Allah, niscaya Dia akan menjaga kamu. Jagalah Allah, niscaya kamu akan mendapati Dia di hadapanmu. Jika kamu minta, mintalah kepada Allah. Jika kamu minta tolong, mintalah tolong juga kepada Allah. Ketahuilah, sekiranya semua umat berkumpul untuk memberikan kepadamu sesuatu keuntungan, maka hal itu tidak akan kamu peroleh selain dari apa yang sudah Allah tetapkan untuk dirimu. Sekiranya mereka pun berkumpul untuk melakukan sesuatu yang membahayakan kamu, niscaya tidak akan membahayakan kamu kecuali apa yang telah Allah tetapkan untuk dirimu. Segenap pena telah diangkat dan lembaran-lembaran telah kering." (HR. Tirmidzi, ia telah berkata : Hadits ini hasan, pada lafazh lain hasan shahih. Dalam riwayat selain Tirmidzi : “Hendaklah kamu selalu mengingat Allah, pasti kamu mendapati-Nya di hadapanmu. Hendaklah kamu mengingat Allah di waktu lapang (senang), niscaya Allah akan mengingat kamu di waktu sempit (susah). Ketahuilah bahwa apa yang semestinya tidak menimpa kamu, tidak akan menimpamu, dan apa yang semestinya menimpamu tidak akan terhindar darimu. Ketahuilah sesungguhnya kemenangan menyertai kesabaran dan sesungguhnya kesenangan menyertai kesusahan dan kesulitan”)

Wa Allahua'lam bishawwab
Read More......