<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-5953981438384022403</id><updated>2011-10-28T11:14:22.853+08:00</updated><category term='Artikel'/><category term='my thoughts'/><category term='Puisi???'/><category term='LINUXer'/><category term='Unforgetable Moment'/><title type='text'>::Catatan &amp; Coretan::</title><subtitle type='html'>...wa amit'haa 'alasy syahaadati fii sabiilika Yaa ALLAH !</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://adit-pratama.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5953981438384022403/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://adit-pratama.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Aditia A. Pratama</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh3.googleusercontent.com/-J4dSAzrVCHU/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAe0/8yd0rXPnO1U/s512-c/photo.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>39</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5953981438384022403.post-6593798022051778240</id><published>2010-04-14T09:03:00.001+08:00</published><updated>2010-04-21T16:27:06.991+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='my thoughts'/><title type='text'>Launching BLOG Baru!!!</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_SyrY1pxnYIA/S8UTdRkN0pI/AAAAAAAAALY/EHuvex0bQXc/s1600/blog.png" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_SyrY1pxnYIA/S8UTdRkN0pI/AAAAAAAAALY/EHuvex0bQXc/s320/blog.png" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="frame"&gt;A&lt;/span&gt;lhamduliLLAH, saya sudah meluncurkan blog baru, yang rencana bakal lebih spesifik ngebahas tentang jurnal kehidupan saya, berbagai pengetahuan yang saya terima dan pengalaman yang ingin saya bagikan kepada teman-teman semua. &lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Isinya lebih seperti buku catatan...designnya juga super simple..thanks to choen yang udah berbagi source codenya. Hmm, tapi tetep bukan berarti blog ini akan di tinggalkan. jadi buat temen2 yang sering mampir disini juga mampir ke blog saya di &lt;a href="http://jannah-wearecoming.blogspot.com/"&gt;http://jannah-wearecoming.blogspot.com/&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Atau bisa juga klik link disamping.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sekian dan terima kasih banyak atas partisipasinya &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5953981438384022403-6593798022051778240?l=adit-pratama.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://adit-pratama.blogspot.com/feeds/6593798022051778240/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://adit-pratama.blogspot.com/2010/04/launching-blog-baru.html#comment-form' title='4 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5953981438384022403/posts/default/6593798022051778240'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5953981438384022403/posts/default/6593798022051778240'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://adit-pratama.blogspot.com/2010/04/launching-blog-baru.html' title='Launching BLOG Baru!!!'/><author><name>Aditia A. Pratama</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh3.googleusercontent.com/-J4dSAzrVCHU/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAe0/8yd0rXPnO1U/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_SyrY1pxnYIA/S8UTdRkN0pI/AAAAAAAAALY/EHuvex0bQXc/s72-c/blog.png' height='72' width='72'/><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5953981438384022403.post-9076873741478811922</id><published>2010-02-22T12:03:00.001+08:00</published><updated>2010-02-22T12:04:57.193+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Sign Of The Last Hour</title><content type='html'>&lt;span class="frame"&gt;s&lt;/span&gt;emalam saya mendengarkan Ceramah yang disampaikan Sheikh Imran N. Hossein yang berkaitan tentang tanda-tanda hari kiamat, judulnya "Dajjal: The False Messiah". Beliau membuka ceramahnya dengan sedikit terisak karena begitu tersentuh dengan kegigihan para relawan untuk mengadakan acara tahunan tersebut. Lalu ucapan terima kasih juga beliau sampaikan kepada guru beliau dan istrinya.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembahsan pertama, dimulai dari hadits Arba'in An Nawawi yang kedua. berikut bunyi hadits panjang tersebut &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Dari ‘Umar radhiyallahu’anhu –juga- dia berkata: Pada suatu hari, ketika kami berada di sisi Rasulullah, tiba-tiba muncul di hadapan kami, seorang laki-laki yang berpakaian sangat putih dan berambut hitam legam, tidak terlihat padanya bekas-bekas perjalanan jauh, dan tidak seorangpun dari kami yang mengenalnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hingga ia duduk di hadapan Nabi, lalu menyandarkan kedua lututnya ke lutut Nabi dan meletakkan kedua telapak tangannya di atas kedua pahanya. Lalu ia berkata, “Ya Muhammad, khabarkan kepadaku tentang Islam?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka Rasulullah bersabda,&lt;br /&gt;”Islam adalah engkau bersaksi bahwa tiada Ilah yang diibadahi dengan hak, kecuali Allah, dan Muhammad adalah utusan Allah, engkau mendirikan shalat, membayar zakat, berpuasa di bulan ramadhan, dan engkau berhaji ke Baitullah, jika engkau mampu melakukannya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang itu berkata, ”Engkau benar.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia (rawi) berkata, “Maka kami pun terheran-heran dengannya. Ia bertanya kepada Rasulullah, namun ia sendiri yang membenarkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu orang itu bertanya lagi, “Khabarkan kepadaku tentang iman?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beliau menjawab, “Engkau beriman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, rasul-rasul-Nya, dan hari akhir, dan engkau beriman kepada takdir yang baik dan yang buruk.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia berkata, “Engkau benar.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu ia berkata lagi, “Khabarkanlah kepadaku tentang ihsan?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah bersabda, “Engkau beribadah kepada Allah seolah-olah engkau melihat-Nya. Jika engkau tidak melihat-Nya, sesungguhnya Dia melihatmu.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia berkata, “Khabarkan kepadaku tentang hari kiamat?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beliau bersabda, “Orang yang ditanya tidak lebih mengetahui dari yang bertanya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia berkata, “Kalau begitu, khabarkanlah kepadaku tentang tanda-tandanya?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beliau bersabda, “&lt;b&gt;Budak wanita akan melahirkan tuannya&lt;/b&gt;, dan engkau akan melihat orang-orang yang tidak beralas kaki, telanjang lagi miskin, para penggembala kambing saling berlomba-lomba membuat &lt;b&gt;bangunan yang tinggi&lt;/b&gt;.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia berkata, “Kemudian orang itu pergi. Lalu aku tidak bertemu (dengan Rasullah) beberapa waktu.&lt;br /&gt;Kemudian Rasulullah berkata kepadaku, “Ya ‘Umar, tahukah engkau siapa yang bertanya tadi?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku menjawab, “Allah dan Rasul-Nya yang lebih mengetahui.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah bersabda, “Dia adalah Jibril, dia datang kepada kalian untuk mengajarkan urusan agama kepada kalian.” (HR. Muslim)&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya menebalkan 2 kalimat dari hadits diatas karena hal tersebut merupakan inti pembahasan yang dilakukan oleh Sheikh Imran. Ada 2 tanda dari hadits tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Budak wanita akan melahirkan tuannya.&lt;br /&gt;2. orang-orang yang tidak beralas kaki, telanjang lagi miskin, para penggembala kambing saling berlomba-lomba membuat bangunan yang tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disini kita ada tanda yang sangat mudah dikenali dan sangat sulit sehingga membutuhkan analisa mendalam. untuk tanda yang sangat mudah adalah tanda yang kedua. Untuk mempermudah, saya akan membagi dua kalimat tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang pertama "orang-orang yang tidak beralas kaki, telanjang lagi miskin, para penggembala kambing". Dan yang kedua "berlomba-lomba membuat bangunan yang tinggi". &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Berlomba-lomba membuat bangunan yang tinggi"&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.tallestskyscrapers.info/images/tallest-buildings.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="227" src="http://www.tallestskyscrapers.info/images/tallest-buildings.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;i&gt;Bersambung InshaALLAH&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5953981438384022403-9076873741478811922?l=adit-pratama.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://adit-pratama.blogspot.com/feeds/9076873741478811922/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://adit-pratama.blogspot.com/2010/02/sign-of-last-hour.html#comment-form' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5953981438384022403/posts/default/9076873741478811922'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5953981438384022403/posts/default/9076873741478811922'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://adit-pratama.blogspot.com/2010/02/sign-of-last-hour.html' title='Sign Of The Last Hour'/><author><name>Aditia A. Pratama</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh3.googleusercontent.com/-J4dSAzrVCHU/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAe0/8yd0rXPnO1U/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5953981438384022403.post-2973377025589618999</id><published>2010-02-22T10:11:00.004+08:00</published><updated>2010-02-22T10:15:17.530+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='my thoughts'/><title type='text'>WAKE UP CALL !!!</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;meta content="text/html; charset=utf-8" http-equiv="CONTENT-TYPE"&gt;&lt;/meta&gt; 	&lt;title&gt;&lt;/title&gt; 	&lt;meta content="OpenOffice.org 3.1  (Linux)" name="GENERATOR"&gt;&lt;/meta&gt; 	&lt;style type="text/css"&gt;	&lt;!--		@page { margin: 2cm }		P { margin-bottom: 0.21cm }	--&gt;	&lt;/style&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://greenpeace.rack66.com/sint-lukas/images/wake-up-call600.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://greenpeace.rack66.com/sint-lukas/images/wake-up-call600.jpg" width="226" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span class="frame"&gt;K&lt;/span&gt;ini setelah berbagai hal yang kulalui, yang masih kupelajari dan yang masih kutelaah satu persatu. Ada banyak hal yang aku ketahui tentang dunia, yang kadang membuatku bergidik ngeri ketika melihatnya. Dunia, begitu banyak orang mencintainya, mengejarnya, terpedaya olehnya. Menjadikan dunia sebagai tujuan adalah salah satu trend yang telah lama di propagandakan oleh orang-orang yang menentang Hukum ALLAH Azzawajall. Melihat kehidupan hanya dengan satu mata, yaitu dengan mata materialistik. Dan semua itu kini hadir tepat di depan mata kita. Sebuah kenyataan yang tak mungkin kita abaikan.  &lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0cm; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0cm; text-align: justify;"&gt;Hidup di zaman yang penuh kedustaan, disinilah kita kawan. Tersadar dari lamunan yang menyesatkan. Tersadar bahwa kita adalah hamba ALLAH, Tuhan Semesta Alam. Namun, berapa banyakkah dari manusia yang tersadar dari kelalaiannya? Bahkan kita yang sudah sadar masih dapat terjerumus ke dalam tipu daya dunia ini. Kebanyakan kita tidak mau tahu, dan merasa bahwa tidak perlu mengkhawatirkan dosa. Maka kini ketika ahlak moral berada di titik terendah, siapa yang bertanggung jawab atas semua ini? Inilah tugas kita kawan !!! Medan pertempuran itu ada didepan mata kita !!! Maukah kita maju untuk bertarung, atau ketakutan akan meninggalkan dunia yang fana ini membuat kita tak berani mengambil langkah?&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0cm; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0cm; text-align: justify;"&gt;Adalah sebuah keputusan yang harus kita ambil secara bijak, dari semua kenyataan yang ada. Bahwa kita adalah mahluk yang diciptakan oleh Yang Maha Pemurah. Yang menjadikan setiap hembusan nafas kita mengalir menuju paru-paru lalu diolah sedemikian rupa tanpa kita sadari sehingga ia menjadi sebuah kekuatan untuk menggerakan tubuh kita. Setiap hembusan nafas yang sesungguhnya adalah sebuah kesempatan untuk kita agar terus mampu menjalani kehidupan. Menjawab setiap ujian dan meninggalkan sebuah jejak peradaban yang kelak akan kita banggakan. Maka adakah kita bersyukur?&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0cm; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0cm; text-align: justify;"&gt;Kenyataan hari ini membuat sebuah persepsi kebaikan harus lenyap dari pikiran seseorang. Mental peniru tanpa mau mencari tahu. Apakah hal yang kita lakukan sudah sesuai dengan apa yang diperintahkan ALLAH, ataukah semua hanya keinginan hawa nafsu kita yang tak terbendung? Semua pilihan itu lahir di pikiran masing-masing individu. Ada yang mengabaikan, ada yang terus berjuang menuntut ilmu.   &lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0cm; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0cm; text-align: justify;"&gt;Dan setiap pilihan yang kau tempuh, akan membawamu ke suatu titik yang telah di tetapkan. Ketetapan bahwa setiap kebaikan seberat biji sawi akan mendapat ganjarannya begitu juga sebaliknya, kejahatan sekecil biji sawi pun akan mendapat ganjarannya pula. Kini setelah pengetahuan itu hadir, maukah dirimu menjemputnya? Menjadikannya cahaya yang menemani jalanmu yang gulita. Semoga tulisan ini mampu membuka matamu kawan. Membangunkanmu dari tidur panjangmu. Dan bergabung bersama kami memperjuangkan kebenaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;WaALLAHua'lambishawwab &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5953981438384022403-2973377025589618999?l=adit-pratama.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://adit-pratama.blogspot.com/feeds/2973377025589618999/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://adit-pratama.blogspot.com/2010/02/wake-up-call.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5953981438384022403/posts/default/2973377025589618999'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5953981438384022403/posts/default/2973377025589618999'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://adit-pratama.blogspot.com/2010/02/wake-up-call.html' title='WAKE UP CALL !!!'/><author><name>Aditia A. Pratama</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh3.googleusercontent.com/-J4dSAzrVCHU/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAe0/8yd0rXPnO1U/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5953981438384022403.post-6434045639528665864</id><published>2010-01-02T15:08:00.006+08:00</published><updated>2010-01-02T15:23:15.463+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='my thoughts'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='LINUXer'/><title type='text'>Video Editor Canggih di Linux</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_AuTEvUYi4Ms/SwuJqu8VCiI/AAAAAAAAA64/o_dtd5RgI-8/s400/openshot_promo.png"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 250px; height: 201px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_AuTEvUYi4Ms/SwuJqu8VCiI/AAAAAAAAA64/o_dtd5RgI-8/s400/openshot_promo.png" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;span class="frame"&gt;A&lt;/span&gt;lhamduliLLAH, akhirnya selesai juga buat teaser pertama menggunakan opensource software.Teaser ini dibuat menggunakan openshot movie editor, lumayan powerful buat movie editor opensource.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Salah satu keunggulannya yaitu mampu berkolaborasi dengan baik bersama Inkscape untuk membuat title. AlhamduliLLAH ane juga udah upload 2 video pertama yang dibuat menggunakan openshot. bisa langsung nonton disini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;object height="285" width="340"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/09VX9fioEBA&amp;amp;hl=en_US&amp;amp;fs=1&amp;amp;rel=0&amp;amp;color1=0x3a3a3a&amp;amp;color2=0x999999&amp;amp;border=1"&gt;&lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;&lt;param name="allowscriptaccess" value="always"&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/v/09VX9fioEBA&amp;amp;hl=en_US&amp;amp;fs=1&amp;amp;rel=0&amp;amp;color1=0x3a3a3a&amp;amp;color2=0x999999&amp;amp;border=1" type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" height="285" width="340"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;object height="285" width="340"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/pKP_akRSp-s&amp;amp;hl=en_US&amp;amp;fs=1&amp;amp;rel=0&amp;amp;color1=0x3a3a3a&amp;amp;color2=0x999999&amp;amp;border=1"&gt;&lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;&lt;param name="allowscriptaccess" value="always"&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/v/pKP_akRSp-s&amp;amp;hl=en_US&amp;amp;fs=1&amp;amp;rel=0&amp;amp;color1=0x3a3a3a&amp;amp;color2=0x999999&amp;amp;border=1" type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" height="285" width="340"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AlhamduliLLAH, untuk permulaaan dari sebuah langkah besar inshaALLAH. Klo mau unduh openshot secara gratis bisa langsung ke sitesnya &lt;a href="http://www.openshotvideo.com/"&gt;di sini&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syukran udah baca !!! ^^,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5953981438384022403-6434045639528665864?l=adit-pratama.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://adit-pratama.blogspot.com/feeds/6434045639528665864/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://adit-pratama.blogspot.com/2010/01/video-editor-canggih-di-linux.html#comment-form' title='4 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5953981438384022403/posts/default/6434045639528665864'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5953981438384022403/posts/default/6434045639528665864'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://adit-pratama.blogspot.com/2010/01/video-editor-canggih-di-linux.html' title='Video Editor Canggih di Linux'/><author><name>Aditia A. Pratama</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh3.googleusercontent.com/-J4dSAzrVCHU/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAe0/8yd0rXPnO1U/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_AuTEvUYi4Ms/SwuJqu8VCiI/AAAAAAAAA64/o_dtd5RgI-8/s72-c/openshot_promo.png' height='72' width='72'/><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5953981438384022403.post-784893492332347858</id><published>2009-12-07T07:45:00.006+08:00</published><updated>2009-12-07T08:19:58.640+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='my thoughts'/><title type='text'>Izinkanku Berbicara Tentang Cinta</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://cyberdakwah.net/images/Erigeron.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 250px; height: 200px;" src="http://cyberdakwah.net/images/Erigeron.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; BismiLLAH&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ba'da Tahmid wa Shollawat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="frame"&gt;D&lt;/span&gt;alam keluhan yang terlontar bersama perihnya mata memandang sebuah fenomena yang tak asing. Sebuah fenomena yang membuat dada terasa diiris pisau tajam. Apakah yang menyakiti hati selain melihat seorang sahabat terus menerus berada dalam kefasikan. Dari jauh kuhanya bisa berkata bahwa jurang itu begitu dalam. Kukatakan bahwa tetaplah berpegang pada tali agama ALLAH. Namun ucapan ini tak lebih dari sekedar ocehan tak berarti dibandingkan dengan bisikan hawa nafsu yang penuh hasrat dan dengki. Dengan angkuh dirinya berkata “tenang kawan....angin ini tak kan sanggup membuatku terjatuh!”.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengatasnamakan dakwah untuk mempromosikan diri. Seolah dialah yang paling berahlak islami. Sehingga setiap mata memandang dirinya seolah tanpa cacat, dikagumi, dipuji, dan hingga dilabeli aktivis dakwah sejati. Itukah yang kau kejar kawan? Sebuah title dunia yang fana, sebuah arti dari eksistensi keberadaan dirimu, sebuah bukti bahwa kau telah berkontribusi dalam dakwah, sehingga kau merasa berhak dan layak atas 'ghonimah' yang terkumpul. Maka kefanaan dunia lebih kau kejar ketimbang nikmat syurga yang luasnya melebihi langit dan bumi. Sekali-kali TIDAK kawan ! Semua ini hanya ujian, HANYA UJIAN !!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu dimana dirimu ketika ummat ini merintih, menjerit karena hidupnya terlampau sulit. Ketika seorang anak Muslim harus menjalani hari-harinya tanpa bekal keimanan. Karena terpaksa harus membantu kedua orangtuanya yang miskin. Bersama panas aspal dan debu jalanan yang menambah dekil kulit dan pakaian mereka. Sedang ketika kita berlebih dalam rezeqi tak pernah kita pedulikan mereka. Lebih baik bagi kita untuk mengundang mereka yang berkelas daripada anak yatim dan orang miskin. Dan kini kau  berteriak tentang KEADILAN, keadilan macam apa??? Omong kosong yang coba kau leburkan dengan hawa nafsu agar terlihat elegan di mata akhawat yang mengagumimu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan kini, kau coba persempit makna indah sebuah kalimat “uhibbukum fiLLAH” dengan menjadikannya sebuah ungkapan kasih sayang kepada bukan mahram. Berkelit menggunakan label  ukhuwah untuk semata-mata mencari secuil perhatian lawan jenis. Tertunduk mata tetapi lisan dan kata liar bersumber dari jari-jemari dan hawa nafsu. Berteriak “JANGAN DEKATI ZINA !!!” namun hati selalu mengingat sang pujaan fana. Menjadikannya motivasi niat sebuah amal yang fana, sebagaimana kefanaan akan kembali fana. Maka habislah amal dijilat api neraka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_3p30-Oqv9og/SWbD9Cw31kI/AAAAAAAAAEQ/HSbaxJhtb70/s320/bee.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 250px; height: 200px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_3p30-Oqv9og/SWbD9Cw31kI/AAAAAAAAAEQ/HSbaxJhtb70/s320/bee.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; Izinkanku berbicara tentang cinta. Cinta ibarat sebuah pelita dalam sebuah bangunan, yang menjadikan setiap bilik bercahaya benderang. Sehingga terlihatlah pancaran keindahan dari dinding-dinding ukhuwah yang terukir bersamanya ucapan salam dan ungkapan kasih sayang yang tulus karena mengharap keridhaan ALLAH Azzawajall semata. Inilah cinta yang terbangun atas keridhaan seorang hamba terhadap ketentuan ALLAH Azzawajall, atas Deen ini sebagai sistem hidup yang menyeluruh, dan atas utusanNYA yang membawa risalah mulia sekaligus sebagai teladan dalam seluruh aspek kehidupan manusia. Keridhaan yang menjadikan ALLAH dan RasulNYA sebagai prioritas, membela agamaNYA adalah pahala, dan dedikasi hidupnya hanya meraih ridha ALLAH Ta'ala semata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah cinta yang membawa kenikmatan dalam ketaatan kepadaNYA. Lihatlah Mush'ab bin Umair, si tampan yang lebih memilih  bukit uhud yang gersang daripada seluruh wanita cantik quraisy yang mengaguminya. Dalam detik-detik terakhir sebelum syahid, walau dengan giginya dia mampu mengangkat kembali Panji Tauhid dan mengobarkan semangat juang kaum muslimin. Inilah kekuatan cinta sejati, cinta yang bersumber dari ridha Illahi. Memberikan kekuatan untuk bangkit, walau tubuh hancur dan tak utuh lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini bangkitlah dari keterpurukanmu, susunlah kembali puing-puing keimanan yang telah kau hancurkan dengan egomu. Ucapkan dengan lantang dari lisanmu kalimat Tauhid yang menggetarkan, lalu tanamkan dengan kokoh didalam hatimu dan implementasikanlah dalam setiap tindakanmu. Teruslah bekerja dan beramal, tebarkan cinta dan pengetahuan. Lakukannlah semua dengan tulus ihklas mengharap ridha Sang Pemilik Cinta dan Pengetahuan. Janganlah mengharapkan balasan dari sesama manusia, tapi berharaplah dari ALLAH Azzawajall. KepadaNYA semua akan kembali, segala hasil yang kita upayakan merupakan kehendakNYA yang tak dapat kita campuri, sedang yang bisa kita lakukan adalah terus beramal dan mengharap keridhaanNYA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://farm3.static.flickr.com/2635/3835887573_cdb0573c74.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 375px; height: 301px;" src="http://farm3.static.flickr.com/2635/3835887573_cdb0573c74.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Sebuah tulisan untuk diri saya prbadi, sebagai catatan agar senantiasa mencintaiNYA karena saya juga manusia biasa yang tak pernah lepas dari khilaf dan salah. Sebagai insan yang lemah dan tak berdaya, sudah sepatutnya bagi kita hanya memohon kekuatan kepadaNYA Yang Maha Perkasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;WaALLAHua'lambishawwab&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5953981438384022403-784893492332347858?l=adit-pratama.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://adit-pratama.blogspot.com/feeds/784893492332347858/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://adit-pratama.blogspot.com/2009/12/izinkanku-berbicara-tentang-cinta.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5953981438384022403/posts/default/784893492332347858'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5953981438384022403/posts/default/784893492332347858'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://adit-pratama.blogspot.com/2009/12/izinkanku-berbicara-tentang-cinta.html' title='Izinkanku Berbicara Tentang Cinta'/><author><name>Aditia A. Pratama</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh3.googleusercontent.com/-J4dSAzrVCHU/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAe0/8yd0rXPnO1U/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_3p30-Oqv9og/SWbD9Cw31kI/AAAAAAAAAEQ/HSbaxJhtb70/s72-c/bee.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5953981438384022403.post-1323802359886644762</id><published>2009-11-30T09:06:00.008+08:00</published><updated>2009-11-30T11:20:11.073+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='LINUXer'/><title type='text'>My Brand New Ubuntu Studio !!!</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_SyrY1pxnYIA/SxMt4YfqvvI/AAAAAAAAAE4/0GDA3p3F8uA/s1600/mydesktop.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 200px; height: 125px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_SyrY1pxnYIA/SxMt4YfqvvI/AAAAAAAAAE4/0GDA3p3F8uA/s200/mydesktop.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5409718024073297650" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="frame"&gt;A&lt;/span&gt;lhamduliLLAH setelah hari sabtu kemaren memutuskan untuk mengganti Mint 7 Gloria dengan Ubuntu Studio. Akhirnya hari ini selesai juga realisasi dari rencana yang sempat tertunda. Sebuah distro yang memiliki tampilan grafis keren plus feature yang support multimedia. Ubuntu Studio yang berbasis Karmic Koala, memiliki tampilan grafis yang meningkat tajam dari versi sebelumnya 9.04 atau lebh familiar dengan codename : jaunty jackalope.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Bagi banyak pengguna linux pada umumnya, hanya memanfaatkan OS ini untuk networking dan office. Tapi berbeda dengan saya yang lebih fokus untuk eksplorasi multimedia, oleh karena itulah saya memilih ubuntu Studio. Di linux akan banyak kita temui berbagai free software yang memiliki banyak fitur yang sangat canggih. Diantaranya adalah GIMP (GNU Image Manipulating Program), Inkscape, Blender, Kdenlive, Audacity, K3B, etc.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_SyrY1pxnYIA/SxMygKL1BtI/AAAAAAAAAFA/nw19UDbrR7w/s1600/inkscape.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 375px; height: 200px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_SyrY1pxnYIA/SxMygKL1BtI/AAAAAAAAAFA/nw19UDbrR7w/s320/inkscape.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5409723105473267410" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inkscape hampir serupa dengan coreldraw di windows, tapi menurut saya inkscape jauh lebih keren karena sangat ringan, stabil, dan powerful. Sangat disayangkan karena banyak perusahaan percetakan tidak menggunakan software canggih yang gratis ini. Kebanyakan seh alasannya males belajar lagi. Yah, maaf saja saya harus mengatakan "Most of Indonesian mindset are Inlander, or so I say set to Inlander mindset and consumerism by Governance"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_SyrY1pxnYIA/SxM2ied9VqI/AAAAAAAAAFI/3jrP-k-wyPk/s1600/blender.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 375px; height: 200px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_SyrY1pxnYIA/SxM2ied9VqI/AAAAAAAAAFI/3jrP-k-wyPk/s320/blender.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5409727543324268194" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk Film Production saya menggunakan kdenlive dan Blender untuk render animasi 3d. Walau agak sedikit kesulitan dengan tampilan yang lumayan ribet, tapi jadi senang sendiri karena banyak menemukan hal baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_SyrY1pxnYIA/SxM4LXr2_RI/AAAAAAAAAFQ/cLWAvN98ge8/s1600/kdenlive.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 375px; height: 200px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_SyrY1pxnYIA/SxM4LXr2_RI/AAAAAAAAAFQ/cLWAvN98ge8/s320/kdenlive.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5409729345389788434" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikanlah, Ubuntu Studio 9.10 emang keren walau gag perfect karena masih ada bugs yang harus di patch. Tapi salut dengan para developer yang berkontribusi untuk mengembangkan Open Source Multimedia Editing and Designing. Maju terus Linuxer Indonesia. Dan sudah sepatutnya bagi muslim untuk menggunakan software yang halal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;WaALLAHUa'lambishawwab&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5953981438384022403-1323802359886644762?l=adit-pratama.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://adit-pratama.blogspot.com/feeds/1323802359886644762/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://adit-pratama.blogspot.com/2009/11/my-brand-new-ubuntu-studio.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5953981438384022403/posts/default/1323802359886644762'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5953981438384022403/posts/default/1323802359886644762'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://adit-pratama.blogspot.com/2009/11/my-brand-new-ubuntu-studio.html' title='My Brand New Ubuntu Studio !!!'/><author><name>Aditia A. Pratama</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh3.googleusercontent.com/-J4dSAzrVCHU/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAe0/8yd0rXPnO1U/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_SyrY1pxnYIA/SxMt4YfqvvI/AAAAAAAAAE4/0GDA3p3F8uA/s72-c/mydesktop.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5953981438384022403.post-5024050354724232187</id><published>2009-11-25T08:24:00.013+08:00</published><updated>2009-11-25T13:53:24.622+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='my thoughts'/><title type='text'>Hanya Ingin Berbagi</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://answering.files.wordpress.com/2009/10/awan-allah2.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 400px; height: 230px;" src="http://answering.files.wordpress.com/2009/10/awan-allah2.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="frame"&gt;S&lt;/span&gt; ebagai Muslim kita tentu mengetahui tentang Arkanul Iman. Dari hadits yang cukup panjang riwayat Umar ibn Al Khattab atau lebih dikenal dengan hadits Jibril. Karena pada waktu itu Jibril 'alaihissalam datang dan  bertanya kepada RasuluLLAH SAW tentang Islam, Iman, dan Ihsan. Berikut penggalan hadits tersebut  '...Beritahukan kepadaku tentang Iman" Rasulullah SAW menjawab,"Engkau beriman kepada Alloh, kepada para Malaikat-Nya, Kitab-kitab-Nya, kepada utusan-utusan Nya, kepada hari Kiamat dan kepada takdir yang baik maupun yang buruk" Orang tadi berkata,"Engkau benar”...'.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Takdir ALLAH Azzawajall kepada kita telah ditetapkan jauh sebelum kita diciptakan. Dan semua tercatat di kitab Lauhul Mahfuz. Sebagaimana firman ALLAH Azzawajall :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tiada suatu bencanapun yang menimpa di bumi dan (tidak pula) pada dirimu sendiri melainkan telah tertulis dalam kitab (Lauhul Mahfuzh) sebelum Kami menciptakannya. Sesungguhnya yang demikian itu adalah mudah bagi Allah.” QS. 57:22&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya akan sedikit bercerita tentang sebuah analogi. Pernah saya memainkan sebuah permainan, sebuah game console. Permainan tersebut sangat unik karena multi-ending atau banyak memiliki ending. Ada akhir yang bahagia dan ada akhir yang menyedihkan. Ketika permainan di mulai sang tokoh utama akan dihadapkan banyak pilihan untuk melanjutkan permainan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Segala pilihan yang dia pilih ternyata akan membawanya pada akhir game. Karena game tersebut bagus, maka dalam waktu sepekan 'walkthrough'nya sudah rilis. Walkthrough adalah sebuah buku panduan game. Didalamnya ada bantuan untuk mencapai Ending yang paling indah lengkap dengan bonus-bonusnya. Pada awalnya saya sedikit tidak peduli dengan walkthrough ini. Hingga dengan pilihan-pilihan yang sesuai dengan nalar saya sendiri, saya akhirnya mampu menyelesaikan game namun dengan ending yang buruk. Karena tadi saya tidak peduli dengan buku panduan game tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena penasaran saya memutuskan untuk memulai lagi, me restart game, mengulangnya dari awal. Dan kini saya selalu berpatokan dengan buku panduan. Ketika buku tersebut mengatakan jangan pergi ke kiri, maka saya menurutinya. Dan segala pilihan yang dihadapkan pada tokoh utama, selalu saya pilih berdasar panduan buku tersebut. Sampai akhirnya saya berhasil menamatkan game tersebut dengan ending yang bahagia dengan bonus-bonus istimewa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang begitu unik dari game tersebut adalah, setiap pilihan memiliki jalan cerita menuju ending, baik itu yang baik ataupun yang buruk. Dan segala pilihan yang kita pilih akan memberikan efek di akhir jalan cerita tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diatas hanyalah contoh, sebuah permainan buatan manusia yang penuh keterbatasan. Coba kita perhatikan kehidupan kita. Kita semua sedang menuju akhir bukan? Kita juga pasti melalui pilihan-pilihan yang membuat kita berada di tempat kita sekarang,. Pilihan dari diri anda juga yang membuat anda membaca tulisan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika semua bermula, maka semua pun akhirnya akan berakhir kecuali ALLAH Azzawajall. Dan akhir seperti apa yang ingin kita capai? Takdir atau ketetapan ALLAH harus kita percayai dengan keyakinan total. Bahwa setiap manusia memiliki kesempatan untuk mencapai takdir jannah atau juga memiliki kesempatan untuk mendapat takdir neraka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perhatikan firman ALLAH Azzawajall berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“maka Allah mengilhamkan kepada jiwa itu (jalan) kefasikan dan ketakwaannya. sesungguhnya beruntunglah orang yang mensucikan jiwa itu, dan sesungguhnya merugilah orang yang mengotorinya.” QS. 91:8-10&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kitab (Al Quran) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertakwa,” QS. 2:2&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“...Sesungguhnya Allah tidak merubah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka merubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri....” QS. 13:11&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sadarilah kawan, segala pilhan yang kita pilih akan membawa kita pada suatu akhir yang telah ditetapkan oleh ALLAH Azzawajall. Ketetapan itu sudah ada jauh sebelum kita diciptakan, setiap skenario kehidupan manusia telah di buat dengan sangat sempurna oleh Sang Maha Sempurna, namun ALLAH mengembalikan pilihan kepada kita (manusia). Inilah anugerah ALLAH Azzawajall kepada manusia, yaitu kebebasan untuk memilih. Apakah jalan ketaqwaan atau jalan kefasikan? Apakah takdir jannah atau takdir neraka yang kita pilih? Apakah kita mau menerima kebenaran ini atau menolaknya? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ALLAH Azzawajall telah mengutus Rasulnya yan membawa kebenaran, dalam firmannya :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dialah yang mengutus Rasul-Nya dengan membawa petunjuk dan agama yang benar agar Dia memenangkannya di atas segala agama-agama meskipun orang musyrik membenci.” QS. 61:9&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;RasuluLLAH SAW telah membawa kebenaran, bersamanya ada Al Quran yang menjadi mukjizat sepanjang masa. Sebuah kitab yang menjadi panduan bagi orang-orang yang bertaqwa dalam menjalani kehidupan di dunia. Semuanya telah disampaikan dengan sangat jelas dalam Al Quran, segala tanda-tanda kekuasaan ALLAH sangat jelas nampak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kami akan memperlihatkan kepada mereka tanda-tanda (kekuasaan) Kami di segala wilayah bumi dan pada diri mereka sendiri, hingga jelas bagi mereka bahwa Al Quran itu adalah benar. Tiadakah cukup bahwa sesungguhnya Tuhanmu menjadi saksi atas segala sesuatu?” QS. 41:53&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;But yet, many deny...&lt;br /&gt;WaALLAHua'lambishawwab.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5953981438384022403-5024050354724232187?l=adit-pratama.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://adit-pratama.blogspot.com/feeds/5024050354724232187/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://adit-pratama.blogspot.com/2009/11/hanya-ingin-berbagi.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5953981438384022403/posts/default/5024050354724232187'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5953981438384022403/posts/default/5024050354724232187'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://adit-pratama.blogspot.com/2009/11/hanya-ingin-berbagi.html' title='Hanya Ingin Berbagi'/><author><name>Aditia A. Pratama</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh3.googleusercontent.com/-J4dSAzrVCHU/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAe0/8yd0rXPnO1U/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5953981438384022403.post-5460133199895484932</id><published>2009-09-19T13:42:00.005+08:00</published><updated>2009-11-25T14:45:16.927+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='my thoughts'/><title type='text'>Senandung Senja</title><content type='html'>بسم الله&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://imansyah.files.wordpress.com/2008/08/mentari_senja_di_melawai_small.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 400px; height: 300px;" src="http://imansyah.files.wordpress.com/2008/08/mentari_senja_di_melawai_small.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;span class="frame"&gt;W&lt;/span&gt;aktu pun terus berlalu, tanpa pernah memiliki toleransi untuk menunggu. Bila air yang dulu mengalir kini telah mengering. Bila daun yang dulu berwarna hijau nan segar sekarang sudah renta dan menguning. Bila sebongkah karang tetap tegar maka kini ia serpihan yang hanyut terbawa arus.&lt;span class="fullpost"&gt; Di dunia ini sudah begitu jelas dan nyata bahwa tak ada yang abadi, semua mahluk pasti akan merasakan apa yang disebut sebagai Al Maut (Kematian). Tidak perlu lari atau takut darinya, karena kematian adalah sesuatu yang pasti dirasakan oleh mereka yang bernyawa. Sedang ALLAH SWT sajalah yang tetap abadi nan kekal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Dan sesungguhnya pada hari kiamat sajalah disempurnakan pahalamu. Barangsiapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga, maka sungguh ia telah beruntung. Kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdayakan.&lt;/span&gt; QS. Ali Imran 185&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Di mana saja kamu berada, kematian akan mendapatkan kamu, kendatipun kamu di dalam benteng yang tinggi lagi kokoh, dan jika mereka memperoleh kebaikan, mereka mengatakan: "Ini adalah dari sisi Allah", dan kalau mereka ditimpa sesuatu bencana mereka mengatakan: "Ini (datangnya) dari sisi kamu (Muhammad)". Katakanlah: "Semuanya (datang) dari sisi Allah". Maka mengapa orang-orang itu (orang munafik) hampir-hampir tidak memahami pembicaraan sedikitpun?&lt;/span&gt; QS.  An Nisa 78&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Katakanlah: "Sesungguhnya kematian yang kamu lari daripadanya, maka sesungguhnya kematian itu akan menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang ghaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan"&lt;/span&gt;.QS. Al Jumu'ah 8&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kegalauan yang masih menyelimuti, antara kerancuan alam pikiran yang selalu teracuni oleh kebendaan dan materi. Sedang hal yang paling substansi dari sebuah makna kehidupan itu sendiri terlupa bahkan hilang entah kemana. Dimanakah perasaan bersalah ketika seruan ALLAH memanggill sedang kita tak menghiraukan? Dimanakah airmata ketika kita terlelap sedang saudara kita berteriak  meminta pertolongan? Kehidupan adalah suatu ketidakpastian  sedang kematian adalah sesuatu yang pasti. Dalam kehidupan kadang kita menemui kemudahan, dan kadang pula kesempitan. Kadangkala senang dan kadangkala duka. Tak ada yang pasti dalam hidup, semua berjalan atas kehendak ALLAH SWT.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah kini sudah terang bagi kita? Sudah jelaskah mata ini memandang? Bahwa hidup adalah untuk melihat kenyataan. Lantas bukan lari dari masalah, menjadi pengecut dan enggan berjuang untuk memperbaiki kemungkaran. Meski dengan pilihan ini engkau menjadi terasing tetapi jalan Ini adalah jalan yang membuat hati tetap tegar, meski berulang kali jatuh dan terjatuh. Karena yang kita inginkan adalah kemuliaan akhirat. Sebuah kematian dijalanNYA yang bersamanya ada senyuman. Sebuah gerbang menuju kehidupan lain yang membahagiakan. Inilah jalan yang kutempuh, jalan yang mendaki nan penuh kesukaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Dan Kami telah menunjukkan kepadanya dua jalan, Tetapi dia tiada menempuh jalan yang mendaki lagi sukar. Tahukah kamu apakah jalan yang mendaki lagi sukar itu? (yaitu) melepaskan budak dari perbudakan, atau memberi makan pada hari kelaparan, (kepada) anak yatim yang ada hubungan kerabat, atau kepada orang miskin yang sangat fakir. Dan dia (tidak pula) termasuk orang-orang yang beriman dan saling berpesan untuk bersabar dan saling berpesan untuk berkasih sayang. Mereka (orang-orang yang beriman dan saling berpesan itu) adalah golongan kanan. Dan orang-orang yang kafir kepada ayat-ayat Kami, mereka itu adalah golongan kiri. Mereka berada dalam neraka yang ditutup rapat.&lt;/span&gt; QS. Balad 10-20&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari sejenak kita baca wasiat Rasulullah SAW kepada Ibnu Abbas ra.&lt;br /&gt;Dari Abu Al ‘Abbas, ‘Abdullah bin ‘Abbas radhiyallahu anhu, ia berkata : Pada suatu hari saya pernah berada di belakang Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Sallam, beliau bersabda : "Wahai anak muda, aku akan mengajarkan kepadamu beberapa kalimat : Jagalah Allah, niscaya Dia akan menjaga kamu. Jagalah Allah, niscaya kamu akan mendapati Dia di hadapanmu. Jika kamu minta, mintalah kepada Allah. Jika kamu minta tolong, mintalah tolong juga kepada Allah. Ketahuilah, sekiranya semua umat berkumpul untuk memberikan kepadamu sesuatu keuntungan, maka hal itu tidak akan kamu peroleh selain dari apa yang sudah Allah tetapkan untuk dirimu. Sekiranya mereka pun berkumpul untuk melakukan sesuatu yang membahayakan kamu, niscaya tidak akan membahayakan kamu kecuali apa yang telah Allah tetapkan untuk dirimu. Segenap pena telah diangkat dan lembaran-lembaran telah kering." (HR. Tirmidzi, ia telah berkata : Hadits ini hasan, pada lafazh lain hasan shahih. Dalam riwayat selain Tirmidzi : “Hendaklah kamu selalu mengingat Allah, pasti kamu mendapati-Nya di hadapanmu. Hendaklah kamu mengingat Allah di waktu lapang (senang), niscaya Allah akan mengingat kamu di waktu sempit (susah). Ketahuilah bahwa apa yang semestinya tidak menimpa kamu, tidak akan menimpamu, dan apa yang semestinya menimpamu tidak akan terhindar darimu. Ketahuilah sesungguhnya kemenangan menyertai kesabaran dan sesungguhnya kesenangan menyertai kesusahan dan kesulitan”)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wa Allahua'lam bishawwab&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5953981438384022403-5460133199895484932?l=adit-pratama.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://adit-pratama.blogspot.com/feeds/5460133199895484932/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://adit-pratama.blogspot.com/2009/09/senandung-senja.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5953981438384022403/posts/default/5460133199895484932'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5953981438384022403/posts/default/5460133199895484932'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://adit-pratama.blogspot.com/2009/09/senandung-senja.html' title='Senandung Senja'/><author><name>Aditia A. Pratama</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh3.googleusercontent.com/-J4dSAzrVCHU/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAe0/8yd0rXPnO1U/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5953981438384022403.post-5805883612994455767</id><published>2009-09-03T13:29:00.005+08:00</published><updated>2009-11-25T14:35:23.924+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='my thoughts'/><title type='text'>Gerimis di Fajar Ramadhan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://ocean1025.files.wordpress.com/2007/06/rain.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 400px; height: 200px;" src="http://ocean1025.files.wordpress.com/2007/06/rain.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span class="frame"&gt;S&lt;/span&gt;uatu kebijaksanaan yang tak pernah terukir dalam lintasan bathin yang tak terperi. Bersama jejak hari yang kuingin bersamanya sejenak bertepi. Dalam barisan kata yang coba deskripsikan isi hati. Ini adalah sebuah pilihan, yang telah kupilih dan bersamanya ada duka nestapa, ada pula suka cita. &lt;span class="fullpost"&gt; Detik detik yang berlalu yang meninggalkan kebisuan. Tak pernah ia menceritakan kesusahannya. Ada gurat bahagia yang selalu menguatkannya. Senyumnya selalu ada untuk kawan yang berjalan bersamanya. Tangisnya selalu berderai di kala pekat malam menghampiri. Bukan karena takut akan gelap malam yang sunyi, namun ketakutan akan esok pagi, saat mentari datang namun gelap masih menyelimuti dirinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ceritakanlah isi hati, saat yang lain tak mau mendengarkan gundahmu. Sampaikanlah risaumu saat yang lain mencampakanmu. Karena bukan untuk mereka perjuangan ini, bukan untuk mereka loyalitas ini, dan bukan untuk mereka pula airmata ini. Berlayarlah bersama angin, kejarlah ilmu dengan ketulusan hatimu yang tetap tegar bersama badai, namun tetap terjaga bersama tenangnya samudra. Saat dimana kabut berlalu dan tampak olehmu dermaga yang begitu kau nantikan. Bersama sahabat yang tetap setia hingga perjalanan ini usai. Mungkin perjalanan ini usai untukmu tapi tidak untuk Agama ini. Terlampau jauh jika ingin berkontribusi hingga akhir, namun juga terlalu dekat untuk menyerah dan tidak melakukan apa-apa. Berjalanlah hingga tiba giliranmu untuk menghadap-NYA. Sampai saat itu tiba, Terus Berjuang dan Jangan Pernah Menyerah !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika hari ini telah hadir dan serangkaian gerak langkah telah menanti dirimu. Tunaikanlah kewajibanmu sebagai hamba-NYA, meski banyak kepalsuan yang terlaksana dan kedustaan yang selalu menghiasi hari-harimu. Sadarilah betapa lemahnya diri ini, namun betapa besar karunia-NYA. Masih jugakah engkau ragu berjalan bersama kesusahan dan kesulitan? Bukankah bersama dengannya ada kemudahan? Bukankah bersama dengannya ada kemudahan? Apalagi yang kau cari saat harta terbesar itu ada di dekatmu? Adalah keimanan yang tak akan goyah dan keikhlasan hanya untuk menggapai keridhoan-NYA.   Saat kau terasing dengan pilihanmu, yakinlah ALLAH SWT telah membawamu pada episode lain dalam kehidupanmu. Episode yang akan menentukan kediaman terakhir kita. Antara kenikmatan abadi atau siksaan yang tak terampuni.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Ya Tuhan kami, sesungguhnya Engkau mengetahui apa yang kami sembunyikan dan apa yang kami lahirkan; dan tidak ada sesuatupun yang tersembunyi bagi Allah, baik yang ada di bumi maupun yang ada di langit.  (QS. 14:38)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Waallahua'lambishawwab&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5953981438384022403-5805883612994455767?l=adit-pratama.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://adit-pratama.blogspot.com/feeds/5805883612994455767/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://adit-pratama.blogspot.com/2009/09/gerimis-di-fajar-ramadhan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5953981438384022403/posts/default/5805883612994455767'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5953981438384022403/posts/default/5805883612994455767'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://adit-pratama.blogspot.com/2009/09/gerimis-di-fajar-ramadhan.html' title='Gerimis di Fajar Ramadhan'/><author><name>Aditia A. Pratama</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh3.googleusercontent.com/-J4dSAzrVCHU/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAe0/8yd0rXPnO1U/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5953981438384022403.post-1558040800869759293</id><published>2009-08-22T07:53:00.007+08:00</published><updated>2009-11-25T14:42:35.864+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='my thoughts'/><title type='text'>Marhaban Yaa Ramadhan : Izinkanku Menemanimu ke Gerbang Syawal</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_S9A9G2ms8T4/SoBA1UaBxUI/AAAAAAAAAYA/wG1eRDPyc94/s400/ramadhan-karim.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 216px; height: 300px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_S9A9G2ms8T4/SoBA1UaBxUI/AAAAAAAAAYA/wG1eRDPyc94/s400/ramadhan-karim.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;span class="frame"&gt;A&lt;/span&gt;lhmadulillah, Segala Puji bagi ALLAH SWT, Tuhan Semesta Alam. Ramadhan telah tiba, dengan segala keberkahan yang ALLAH SWT limpahkan. Dengan segala kerinduan kita menyambutnya. Dengan penuh suka cita kita kembali bersama, dalam senyum yang membahagiakan kita saling berukhuwah. Ramadhan al Mubarak, Bulan yang penuh dengan keberkahan, &lt;span class="fullpost"&gt; Berlalulah sya'ban, maka kini Ramadhan menjelang. Tarawih pertama di masjid tercinta, lalu di akhir malam sahur bersama keluarga. inilah keberkahan Ramadhan yang di berikan ALLAH SWT kepada hamba-hambaNYA yang beriman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Shoum Ramadhan tahun ini haruslah lebih baik dari tahun kemarin. Bangunlah tekad yang kuat dan jadikan Ramadhanmu "The Full Power to Break The Limit". Apa artinya? jadikan Madrasah Ramadhan tempat kita memebangun mental manusia beriman yang menyeluruh. Sehingga batasan-batasan yang selama ini telah terbentuk tanpa sadar yang jelas merugikan diri kita akan segera kita lumat habis. Namun tidak berhenti saat Ramadhan ini saja, tetapi terus berlanjut hingga kita bertemu Ramadhan berikutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;"(Beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al Quran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil). Karena itu, barangsiapa di antara kamu hadir (di negeri tempat tinggalnya) di bulan itu, maka hendaklah ia berpuasa pada bulan itu, dan barangsiapa sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa), sebanyak hari yang ditinggalkannya itu, pada hari-hari yang lain. Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu. Dan hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan hendaklah kamu mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, supaya kamu bersyukur."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibarat sekolah, maka Ramadhan adalah Ujian Nasionalnya. Seluruh manusia yang Beriman kepada ALLAH SWT di wajibkan untuk berpuasa, kelulusan Ujian ini hanya ALLAH SWT yang mengetahui dan akan di balas di akhirat nanti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;"Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa" QS. Al Baqarah: 183&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;br /&gt;"...dan mereka mengatakan: 'Kami dengar dan kami taat'. (Mereka berdoa): 'Ampunilah kami ya Tuhan kami dan kepada Engkaulah tempat kembali'." QS. Al Baqarah: 284&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://i528.photobucket.com/albums/dd323/generasi_ghuraba/marhabanyaramadhan.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 453px; height: 589px;" src="http://i528.photobucket.com/albums/dd323/generasi_ghuraba/marhabanyaramadhan.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berlalulah kegelapan ketika fajar hari mulai benderang di ufuk nan tinggi. Tinggalah embun dengan segala kesejukannya. Perlahan mentari muncul dan menebarkan senyum hangat. Sebuah senyuman indah yang terpancar melalui celah-celah awan lalu menyusuri perbukitan dan menembus hingga sampailah senyuman itu kepada sebuah titik embun di ujung daun. Angin menggoyangkan dedaunan, memberikan kesempatan pada embun untuk segera berlalu dan kembali ke tanah agar segera bisa bergabung dengan air. Namun embun memilih untuk bertahan hingga secercah cahaya mentari mebias bersamanya lalu munculah pelangi yang begitu indah di pandang mata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beginilah waktu mengajari kita, bahwa bersama dengan kesulitan pasti ada kemudahan. Beriman dan beramal sholeh, lalu bernasihat dalam kebenaran dan kesabaran. Bukan merasa yang palng benar dan mengejar kesempurnaan. Karena ALLAH SWT Yang Maha Sempurna. Belajar dan terus belajar, menuntut ilmu di sekolah kehidupan. Berbekal pemahaman yang menyeluruh, keikhlasan dalam beramal dan hanya mengharap ridha ALLAH SWT semata. Lalu berjihadlah dengan sebenar-benar jihad. Jadikan Ramadhan ini Momen Perubahan. Lalu bergabunglah dengan barisan yang akan terus menemani Ramadhan menuju gerbang Syawal. melewati hari-hari indah bersama Ramadhan yang begitu mempesona jiwa-jiwa yang Istiqamah di jalan-NYA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waallahua'lam bishawwab&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5953981438384022403-1558040800869759293?l=adit-pratama.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://adit-pratama.blogspot.com/feeds/1558040800869759293/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://adit-pratama.blogspot.com/2009/08/marhaban-yaa-ramadhan-izinkanku.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5953981438384022403/posts/default/1558040800869759293'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5953981438384022403/posts/default/1558040800869759293'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://adit-pratama.blogspot.com/2009/08/marhaban-yaa-ramadhan-izinkanku.html' title='Marhaban Yaa Ramadhan : Izinkanku Menemanimu ke Gerbang Syawal'/><author><name>Aditia A. Pratama</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh3.googleusercontent.com/-J4dSAzrVCHU/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAe0/8yd0rXPnO1U/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_S9A9G2ms8T4/SoBA1UaBxUI/AAAAAAAAAYA/wG1eRDPyc94/s72-c/ramadhan-karim.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5953981438384022403.post-7250496286524389391</id><published>2009-08-17T08:54:00.008+08:00</published><updated>2009-11-25T14:46:14.426+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Terorisme : Antara Mujahid dan Media Fasiq</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://naylat3.files.wordpress.com/2009/07/bom-marriott6.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 214px; height: 300px;" src="http://naylat3.files.wordpress.com/2009/07/bom-marriott6.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;span class="frame"&gt;J&lt;/span&gt;W Marriot, dan Ritz Carlton, dua hotel mewah yang ditengarai milik jaringan bisnis yahudi di Jakarta di bom, Jum'at, 17 Juli 2009. Hal tersebut adalah fakta sebagaimana adanya, namun Jama'ah Islam sebagai pelakunya adalah opini.&lt;span class="fullpost"&gt; Belum lagi stigma yang di bangun media bahwa ciri-ciri pelaku terorisme ini memiliki ciri yang sama dengan para jama'ah Islam di berbagai harakah yang tersebar di seluruh nusantara. Sebagai seorang muslim kita perlu mengklarifikasi fitnah ini. Jangan sampai kita mencurigai saudara kita, sementara para kufar dan munafik tetap berkontribusi untuk melenyapkan akidah Islam dari bumi Islam Indonesia baik secara terselubung maupun yang secara terang dan jelas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu. (QS. Al Hujuurat : 6)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari kita lihat Penjelasan Tafsir QS. Al Hujurat : 6 oleh Oleh: Dr. Attabiq Luthfi, MA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_2iRoBD_IvrE/SNyiiuiHvCI/AAAAAAAAAIE/ckfarPSOInA/s200/Dr.+Attabiq+Luthfi,+MA.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 75px; height: 92px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_2iRoBD_IvrE/SNyiiuiHvCI/AAAAAAAAAIE/ckfarPSOInA/s200/Dr.+Attabiq+Luthfi,+MA.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Ayat ini –seperti yang dikemukakan oleh Ibnu Katsir- termasuk ayat yang agung karena mengandung sebuah pelajaran yang penting agar umat tidak mudah terpancing, atau mudah menerima begitu saja berita yang tidak jelas sumbernya, atau berita yang jelas sumbernya tetapi sumber itu dikenal sebagai media penyebar berita palsu, isu murahan atau berita yang menebar fitnah. Apalagi perintah Allah ini berada di dalam surah Al-Hujurat, surah yang sarat dengan pesan etika, moralitas dan prinsip-prinsip mu’amalah sehingga Sayyid Quthb mengkategorikannya sebagai surah yang sangat agung lagi padat (surat jalilah dhakhmah), karena memang komitmen seorang muslim dengan adab dan etika agama dalam kehidupannya menunjukkan kualitas akalnya (adabul abdi unwanu aqlihi).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peringatan dan pesan Allah dalam ayat ini tentu bukan tanpa sebab atau peristiwa yang melatarbelakangi. Terdapat beberapa riwayat tentang sebab turun ayat ini yang pada kesimpulannya turun karena peristiwa berita bohong yang harus diteliti kebenarannya dari seorang Al-Walid bin Uqbah bin Abi Mu’ith tatkala ia diutus oleh Rasulullah untuk mengambil dana zakat dari Suku Bani Al-Musththaliq yang dipimpin waktu itu oleh Al-Harits bin Dhirar seperti dalam riwayat Imam Ahmad. Al-Walid malah menyampaikan laporan kepada Rasulullah bahwa mereka enggan membayar zakat, bahkan berniat membunuhnya, padahal ia tidak pernah sampai ke perkampungan Bani Musththaliq. Kontan Rasulullah murka dengan berita tersebut dan mengutus Khalid untuk mengklarifikasi kebenarannya, sehingga turunlah ayat ini mengingatkan bahaya berita palsu yang coba disebarkan oleh orang fasik yang hampir berakibat terjadinya permusuhan antar sesama umat Islam saat itu. Yang menjadi catatan disini bahwa peristiwa ini justru terjadi di zaman Rasulullah yang masih sangat kental dan dominan dengan nilai-nilai kebaikan dan kejujuran. Lantas bagaimana dengan zaman sekarang yang semakin sukar mencari sosok yang jujur dan senantiasa beri’tikad baik dalam setiap berita dan informasi yang disampaikan?.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara bahasa, kata fasiq dan naba’ yang menjadi kata kunci dalam ayat di atas disebut dalam bentuk nakirah (indifinitive) sehingga menunjukkan seseorang yang dikenal dengan kefasikannya serta menunjukkan segala bentuk berita dan informasi secara umum; berita yang besar atau kecil, yang terkait dengan masalah pribadi atau sosial, apalagi berita yang besar yang melibatkan segolongan kaum atau komunitas tertentu yang berdampak sosial yang buruk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayyid Thanthawi mengemukakan analisa redaksional bahwa kata “in” yang berarti “jika” dalam ayat “jika datang kepadamu orang fasik membawa berita” menunjukkan suatu keraguan sehingga secara prinsip seorang mu’min semestinya bersikap ragu dan berhati-hati terlebih dahulu terhadap segala informasi dari seorang yang fasik untuk kemudian melakukan pengecekan akan kebenaran berita tersebut sehingga tidak menerima berita itu begitu saja atas dasar kebodohan (jahalah) yang akan berujung kepada kerugian dan penyesalan. Maka berdasarkan acuan ini, sebagian ulama hadits melarang dan tidak menerima berita dari seseorang yang majhul (tidak diketahui kepribadiannya) karena kemungkinan fasiknya sangat jelas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan hukumnya, As-Sa’di membagikan sumber (media) berita kepada tiga klasifikasi:&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pertama&lt;/span&gt;, berita dari seorang yang jujur yang secara hukum harus diterima.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kedua&lt;/span&gt;, berita dari seorang pendusta yang harus ditolak.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Ketiga&lt;/span&gt;, berita dari seorang yang fasik yang membutuhkan klarifikasi, cek dan ricek akan kebenarannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disini, yang harus diwaspadai adalah berita dari seorang yang fasik, seorang yang masih suka melakukan kemaksiatan, tidak komit dengan nilai-nilai Islam dan cenderung mengabaikan aturannya. Lantas bagaimana jika sumber berita itu datang dari media yang cenderung memusuhi Islam dan ingin menyebar benih permusuhan dan perpecahan di tengah umat, tentu lebih prioritas untuk mendapatkan kewaspadaan dan kehati-hatian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain sikap waspada dan tidak mudah percaya begitu saja terhadap sebuah informasi yang datang dari seorang fasik, Allah juga mengingatkan agar tidak menyebarkan berita yang tidak jelas sumbernya tersebut sebelum jelas kedudukannya. Allah swt berfirman,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;“Tiada suatu ucapan pun yang diucapkannya melainkan ada di dekatnya malaikat pengawas yang selalu hadir”. (Qaaf: 18).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sehingga sikap yang terbaik dari seorang mukmin seperti yang pernah dicontohkan oleh para sahabat yang dipelihara oleh Allah saat tersebarnya isu yang mencemarkan nama baik Aisyah ra adalah mereka tetap berbaik sangka terhadap sesama mukmin dan senantiasa berwaspada terhadap orang yang fasik, apalagi terhadap musuh Allah yang jelas memang menginginkan perpecahan dan perselisihan di tubuh umat Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;“Dan mengapa kamu tidak berkata, di waktu mendengar berita bohong itu: “Sekali-kali tidaklah pantas bagi kita memperkatakan ini. Maha Suci Engkau (Ya Tuhan kami), ini adalah dusta yang besar.” (An-Nur: 16).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam sebuah riwayat dari Qatadah disebutkan, “At-Tabayyun minaLlah wal ‘ajalatu Minasy Syaithan”, sikap tabayun merupakan perintah Allah, sementara sikap terburu-buru merupakan arahan syaitan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga kita mampu menangkap pesan Allah yang cukup agung ini agar terhindar dari penyesalan dan kerugian. Allahu a’lam (&lt;a href="http://www.dakwatuna.com/2008/sikap-tabayyun-terhadap-informasi/"&gt;Dakwatuna.com&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://dusunlaman.net/wp-content/uploads/2007/11/prabumulih-informasi.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 600px; height: 391px;" src="http://dusunlaman.net/wp-content/uploads/2007/11/prabumulih-informasi.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bertabayyun, carilah informasi dari sumber yang terpercaya. Kita sebagai muslim tidak selayaknya melahap berita-berita yang dilontarkan kaum fasiq yang sengaja ingin mendiskreditkan Islam. Memang saat ini kaum kafir dan munafik sudah mulai cemas karena melihat gerakan Jama'ah Islam yang begitu progresif. Seakan-akan jumlah kaum muslimin saat ini berlipat-lipat jumlahnya. Sehingga mereka melancarkan fitnah-fitnah terhadap Dien ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Sesungguhnya telah ada tanda bagi kamu pada dua golongan yang telah bertemu (bertempur). Segolongan berperang di jalan Allah dan (segolongan) yang lain kafir yang dengan mata kepala melihat (seakan-akan) orang-orang muslimin dua kali jumlah mereka. Allah menguatkan dengan bantuan-Nya siapa yang dikehendaki-Nya. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat pelajaran bagi orang-orang yang mempunyai mata hati.(QS. Ali Imran:13)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu ambil menjadi teman kepercayaanmu orang-orang yang, di luar kalanganmu (karena) mereka tidak henti-hentinya (menimbulkan) kemudharatan bagimu. Mereka menyukai apa yang menyusahkan kamu. Telah nyata kebencian dari mulut mereka, dan apa yang disembunyikan oleh hati mereka adalah lebih besar lagi. Sungguh telah Kami terangkan kepadamu ayat-ayat (Kami), jika kamu memahaminya. (QS. Ali Imran : 118)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wallahua'lam bishawwab&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5953981438384022403-7250496286524389391?l=adit-pratama.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://adit-pratama.blogspot.com/feeds/7250496286524389391/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://adit-pratama.blogspot.com/2009/08/terorisme-antara-mujahid-dan-media.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5953981438384022403/posts/default/7250496286524389391'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5953981438384022403/posts/default/7250496286524389391'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://adit-pratama.blogspot.com/2009/08/terorisme-antara-mujahid-dan-media.html' title='Terorisme : Antara Mujahid dan Media Fasiq'/><author><name>Aditia A. Pratama</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh3.googleusercontent.com/-J4dSAzrVCHU/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAe0/8yd0rXPnO1U/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_2iRoBD_IvrE/SNyiiuiHvCI/AAAAAAAAAIE/ckfarPSOInA/s72-c/Dr.+Attabiq+Luthfi,+MA.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5953981438384022403.post-3466216331237677000</id><published>2009-08-15T08:05:00.004+08:00</published><updated>2009-08-15T08:27:06.967+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Spanyol, Mutiara Islam yang Hilang</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://i149.photobucket.com/albums/s74/arifperdana/300px-Patio_de_los_Arrayanes.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 300px; height: 400px;" src="http://i149.photobucket.com/albums/s74/arifperdana/300px-Patio_de_los_Arrayanes.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ramadhan 92 H, atau bertepatan dengan tahun 711 M, Thariq bin Ziyad dan pasukannya merapat di pantai Spanyol, dengan membawa misi untuk menyebarkan dakwah Islam. Sayang, Raja Roderick dan pasukannya menolak, dan bahkan mengobarkan peperangan. Peperangan itu sebenarnya bermula dari pertikaian antara sesama Kristen Spanyol. Raja Roderick yang berkuasa saat itu, memaksakan keyakinan Trinitas Kristen yang dianutnya kepada umat Nasrani Aria.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbeda dengan para pendukung Roderick yang meyakini Nabi Isa sebagai Yesus, yaitu Allah Bapak, Anak Tuhan, dan Ruh Kudus, kaum Nasrani Aria meyakini Nabi Isa semata sebagai utusan Allah. Pemaksaan keyakinan Trinitas oleh Raja Roderick ini menimbulkan penindasan di kalangan Nasrani Aria. Lantas, pimpinan mereka meminta bantuan kepada Pasukan Thariq bin Ziyad yang memang sudah merapat di Spanyol dalam misi dakwah dari khalifah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Panglima Thariq menerima permintaan pemimpin Nasrani Aria. Itu sebabnya, dalam sebuah pidatonya sesaat sebelum melakukan pertempuran dengan pasukan Raja Roderick, Thariq bin Ziyad memerintahkan pembakaran kapal-kapal yang telah membawa seluruh awak pasukannya dari Afrika, kecuali beberapa pasukan kecil yang diminta pulang untuk meminta bantuan kepada khalifah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pidato `kontroversial' itu karuan aja membuat pasukannya keheranan. Namun beliau mengatakan, "Di belakang kita ada lautan luas, di hadapan kita pasukan musuh. Jadi, kita datang ke sini tidak untuk kembali. Kita hanya punya dua pilihan; menaklukkan negeri ini dan menetap di sini serta mengembangkan Islam, atau kita semua binasa (syahid)".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peristiwa di tahun 711 M itu mengawali masa-masa Islam di Spanyol. Pasukan&lt;br /&gt;Thariq sebenarnya bukan misi pertama dari kalangan Islam yang menginjakkan kaki di Spanyol. Sebelumnya, Gubernur Musa Ibnu Nushair telah mengirimkan pasukan yang dikomandani Tharif bin Malik. Tharif sukses. Kesuksesan itu mendorong Musa mengirim Thariq. Saat itu, seluruh wilayah Islam masih menyatu di bawah kepemimpinan Khalifah al-Walid dari Bani Umayah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Thariq mencatat sukses. Ia mengalahkan pasukan Raja Roderick di Bakkah. Setelah itu ia maju untuk merebut kota-kota seperti Cordova, Granada dan Toledo yang saat itu menjadi ibukota kerajaan Gothik. Ketika merebut Toledo, Thariq diperkuat dengan 5.000 orang tentara tambahan yang dikirim Musa Ibnu Nushair.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://www.voyages-photos.fr/images/gibraltar/01gibraltar.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 500px; height: 375px;" src="http://www.voyages-photos.fr/images/gibraltar/01gibraltar.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Thariq kembali sukses. Bukit-bukit di pantai tempat pendaratannya lalu dinamai Jabal Thariq, yang kemudian dikenal dengan sebutan Gibraltar. Musa bahkan ikut menyeberang untuk memimpin sendiri pasukannya. Ia merebut wilayah Seville dan mengalahkan Penguasa Gothic, Theodomir. Musa dan Thariq lalu bahu-membahu menguasai seluruh wilayah Spanyol selatan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada 755 Masehi, Abdurrahman tiba di Spanyol. Abdurrahman ad-Dakhil, demikian orang-orang menjulukinya. Ia membangun Masjid Cordova, dan menjadi penguasa di Andalusia dengan gelar Amir. Keturunannya melanjutkan kekuasaan itu sampai 912 Masehi. Kalangan Kristen sempat mengobarkan perlawanan "untuk mencari kematian" (martyrdom). Namun penguasa Bani Umayah di Andalusia ini mampu mengatasi tantangan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekadar kamu tahu, bahwa peperangan dalam Islam adalah untuk menghidupkan manusia bukan untuk memusnahkan. Itu sebabnya, ketika kaum muslimin menang perang dan menguasai wilayah tidak bertujuan menjajahnya. Berbeda dengan ideologi Kapitalisme yang memang tujuan mereka berperang adalah untuk menguasai wilayah dan menjajahnya (baca: menguras seluruh potensi wilayah itu untuk kepentingan bangsanya).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejarawan Barat beraliran konservatif, W. Montgomery Watt dalam bukunya Sejarah Islam di Spanyol, mencoba meluruskan persepsi keliru para orientalis Barat yang menilai umat Islam sebagai yang suka berperang. Menurutnya, "Mereka (para orientalis) umumnya mengalami mispersepsi dalam memahami jihad umat Islam. Seolah-olah seorang muslim hanya memberi dua tawaran bagi musuhnya, yaitu antara Islam dan pedang. Padahal, bagi pemeluk agama lain, termasuk ahli kitab, mereka bisa saja tidak masuk Islam meski tetap dilindungi oleh suatu pemerintahan Islam." Hmm.. perlu dicatet tuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah yang terjadi sepanjang perjalanan sejarah masuknya Islam ke Spanyol. Islam, tak hanya masuk dengan damai, namun dengan cepat menyebar dan membangun peradaban tinggi hingga Spanyol mencapai puncak kejayaannya. Kota-kota terkemuka Spanyol seperti Andalusia dan Cordova, menjadi center of excellent peradaban dunia. Keren nggak?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berkembangnya iptek Montgomery menganalisa tentang rahasia kemajuan peradaban Islam, ia mengatakan bahwa Islam nggak mengenal pemisahan yang kaku antara ilmu pengetahuan, etika, dan ajaran agama. Satu dengan yang lain, dijalankan dalam satu tarikan nafas. Pengamalan syariat Islam, sama pentingnya dan memiliki prioritas yang sama dengan riset-riset ilmiah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://rizkisaputro.files.wordpress.com/2008/03/averroes-alias-ibnu-rushdi.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 229px; height: 341px;" src="http://rizkisaputro.files.wordpress.com/2008/03/averroes-alias-ibnu-rushdi.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt; Nggak mengherankan tentunya jika para ulama terkemuka seperti Ibnu Rusyd (1126-1198) misalnya, yang terkenal di Barat dengan nama Averous, diakui pula sebagai ilmuwan yang handal di bidangnya. Ibnu Rusyd adalah filosof, dokter, dan ahli fikih Andalusia. Bukunya yang terpenting dalam bidang kedokteran ialah al-Kulliyat yang berisi kajian ilmiah pertama kali mengenai tugas jaringan-jaringan dalam kelopak mata. Bukunya dalam bidang fikih adalah Bidayatul Mujtahid.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Spanyol juga punya az-Zahrawi yang dikenal sebagai orang pertama yang memperkenalkan teknik pembedahan manusia. Az-Zahrawi yang lahir dekat Cordova pada 936 Masehi, dikenal pula sebagai penyusun ensiklopedi pembedahan yang karya ilmiahnya itu dijadikan referensi dasar bedah kedokteran selama ratusan tahun. Sejumlah universitas, termasuk di Barat, menjadikannya acuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kontribusi ilmuwan Islam di bidang astronomi nggak kalah seru. Adalah az-Zarkalli, astronom muslim kelahiran Cordova yang pertama kali memperkenalkan astrolobe. Yaitu suatu instrumen yang digunakan untuk mengukur jarak sebuah bintang dari horison bumi. Penemuan ini menjadi revolusioner karena sangat membantu navigasi laut. Dengan begitu, transportasi pelayaran berkembang pesatselepas penemuan astrolobe.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi jelas, ilmu pengetahuan, bukanlah bagian yang terpisahkan dari syariat Islam dan etika moral. Menurut Montgomery, nggak ada yang dapat melukiskan relasi antara ilmu pengetahuan, etika, dan agama daripada kata-kata filosofis Ibnu Rusyd: "Filsafat, tak berarti apa-apa jika tak bisa menghubungkan ilmu pengetahuan, agama dan etika dalam suatu relasi harmonis." Ibnu Rusyd pernah mengatakan, bahwa ilmu pengetahuan dibangun di atas fakta-fakta dan logika hingga sampe kepada suatu penjelasan rasional. Etika, merefleksikan manfaat setiap riset ilmiah, sehingga harus bisa memberi nilai tambah bagi kehidupan. Sedangkan firman Allah, yakni al-Quran, menjadi satu-satunya pembimbing kita untuk sampai pada tujuan hakiki dari hidup ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu sebabnya barangkali, W.E. Hocking berkomentar, "Oleh karena itu, saya merasa benar dalam penegasan saya, bahwa al-Quran mengandung banyak prinsip yang dibutuhkan untuk pertumbuhannya sendiri. Sesunguhnya dapat dikatakan, bahwa hingga pertengahan abad ke tigabelas, Islamlah pembawa segala apa yang tumbuh yang dapat dibanggakan oleh dunia Barat." (The Spirit of World Politics, 1932,hlm. 461)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Montgomery, cukup beralasan jika kita menyatakan bahwa peradaban Eropa tidak dibangun oleh proses regenerasi mereka sendiri. Tanpa dukungan peradaban Islam yang menjadi `dinamo'nya, Barat bukanlah apa-apa. Wajar jika Barat berhutang budi pada Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;STUDIA Edisi 284/Tahun ke-7 (13 Maret 2006)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Bersambung...)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5953981438384022403-3466216331237677000?l=adit-pratama.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://adit-pratama.blogspot.com/feeds/3466216331237677000/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://adit-pratama.blogspot.com/2009/08/spanyol-mutiara-islam-yang-hilang.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5953981438384022403/posts/default/3466216331237677000'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5953981438384022403/posts/default/3466216331237677000'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://adit-pratama.blogspot.com/2009/08/spanyol-mutiara-islam-yang-hilang.html' title='Spanyol, Mutiara Islam yang Hilang'/><author><name>Aditia A. Pratama</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh3.googleusercontent.com/-J4dSAzrVCHU/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAe0/8yd0rXPnO1U/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5953981438384022403.post-6559601239857206076</id><published>2009-08-05T07:26:00.003+08:00</published><updated>2009-08-05T07:32:50.861+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='my thoughts'/><title type='text'>Berpegang Teguhlah Pada Tali Agama ALLAH dan Jangan Bercerai Berai</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_SyrY1pxnYIA/SnjEj1jhZAI/AAAAAAAAADY/TZ9cdeKJer4/s1600-h/ikatan.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_SyrY1pxnYIA/SnjEj1jhZAI/AAAAAAAAADY/TZ9cdeKJer4/s200/ikatan.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5366255075962479618" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Mari sejenak kita lepaskan segala resah dan gelisah. Teduhkanlah hatimu dengan banyak beristighfar dan beruzlah. Mengapa harus beruzlah? Karena dari keterasinganlah akan kita temui keteguhan. Keteguhan inilah yang membuat para salafushalih mampu menorehkan tinta emas diatas lembar sejarah dunia. &lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lihatlah kegemilangan peradaban dunia yang dibangun diatas hukum Allah SWT. Generasi awal ummat ini telah membuktikannya, bahwa dibutuhkan keteguhan dan konsistensi, istiqomah dan tidak mudah menyerah. Ummat ISLAM pernah berjaya dan pasti akan kembali berjaya atas izin ALLAH SWT. Islam itu tinggi dan tidak ada yang lebih tinggi daripada Islam. Dan Dien yang diridhai ALLAH SWT hanyalah Dienul Islam. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;“Hanya kepada Allah-lah sujud (patuh) segala apa yang di langit dan di bumi, baik dengan kemauan sendiri ataupun terpaksa (dan sujud pula) bayang-bayangnya di waktu pagi dan petang hari.”&lt;/span&gt; QS. 13:14&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;“...Pada hari ini orang-orang kafir telah putus asa untuk (mengalahkan) agamamu, sebab itu janganlah kamu takut kepada mereka dan takutlah kepada-Ku. Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Ku-cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Ku-ridhai Islam itu jadi agama bagimu. Maka barang siapa terpaksa karena kelaparan tanpa sengaja berbuat dosa, sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” &lt;/span&gt;QS. 5:3&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka berdirilah bersama barisan para pembela Islam di seantero negeri di dunia. Sampaikanlah yang haq dan tolaklah kebathilan dengan cara yang ma'ruf. Islam mengajarkan bahwa memaafkan lebih mulia walau hukum qishas itu diperbolehkan. Namun bila kebenaran ini telah diinjak-injak, maka kewajiban kita semua untuk bangkit dan berjihad membela Islam.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;“Serulah (manusia) kepada jalan Tuhan-mu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik. Sesungguhnya Tuhanmu Dialah yang lebih mengetahui tentang siapa yang tersesat dari jalan-Nya dan Dialah yang lebih mengetahui orang-orang yang mendapat petunjuk.” &lt;/span&gt;QS. 16:125&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;“Dan tidaklah sama kebaikan dan kejahatan. Tolaklah (kejahatan itu) dengan cara yang lebih baik, maka tiba-tiba orang yang antaramu dan antara dia ada permusuhan seolah-olah telah menjadi teman yang sangat setia.”&lt;/span&gt; QS. 41:34&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk seluruh saudaraku dimanapun kalian berada, izinkanlah diri yang lemah ini dan dengan dengan segala kerendahan hati untuk menyampaikan salam terindah untuk kalian semua. Assalamualaykum wa Rahmatullahi wa Barakatuh. Maka seiring mentari dhuha yang terus memberikan kehangatan di pagi yang indah bersama lirih kicau burung yang senantiasa mengagungkan ALLAH SWT, bangkitlah saudarakau, panggilan hijrah dari sebaik-baik langkah telah memanggil kita. Tak kau dengarkah rintihan Al Quds yang menantikan kehadiran kita. Maka tidak ada alasan untuk berbalik karena takut. Tujuan kita adalah ALLAH SWT,  maka janganlah bersedih dan berputus asa dari Rahmat ALLAH SWT. Bersabarlah, ALLAH SWT beserta kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;“Dan orang-orang yang sabar karena mencari keridhaan Tuhannya, mendirikan shalat, dan menafkahkan sebagian rezeki yang Kami berikan kepada mereka, secara sembunyi atau terang-terangan serta menolak kejahatan dengan kebaikan; orang-orang itulah yang mendapat tempat kesudahan (yang baik),  (yaitu) surga 'Adn yang mereka masuk ke dalamnya bersama-sama dengan orang-orang yang saleh dari bapak-bapaknya, isteri-isterinya dan anak cucunya, sedang malaikat-malaikat masuk ke tempat-tempat mereka dari semua pintu; (sambil mengucapkan): "Salamun 'alaikum bima shabartum". Maka alangkah baiknya tempat kesudahan itu.” &lt;/span&gt;QS. 13:22-24&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;“Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan: 'Tuhan kami ialah Allah' kemudian mereka meneguhkan pendirian mereka, maka malaikat akan turun kepada mereka dengan mengatakan: 'Janganlah kamu takut dan janganlah merasa sedih; dan gembirakanlah mereka dengan jannah yang telah dijanjikan Allah kepadamu'.“&lt;/span&gt;QS. 41:30&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wallahua'lam bishawwab&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5953981438384022403-6559601239857206076?l=adit-pratama.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://adit-pratama.blogspot.com/feeds/6559601239857206076/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://adit-pratama.blogspot.com/2009/08/berpegang-teguhlah-pada-tali-agama.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5953981438384022403/posts/default/6559601239857206076'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5953981438384022403/posts/default/6559601239857206076'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://adit-pratama.blogspot.com/2009/08/berpegang-teguhlah-pada-tali-agama.html' title='Berpegang Teguhlah Pada Tali Agama ALLAH dan Jangan Bercerai Berai'/><author><name>Aditia A. Pratama</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh3.googleusercontent.com/-J4dSAzrVCHU/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAe0/8yd0rXPnO1U/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_SyrY1pxnYIA/SnjEj1jhZAI/AAAAAAAAADY/TZ9cdeKJer4/s72-c/ikatan.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5953981438384022403.post-7148385873947096248</id><published>2009-08-04T13:46:00.001+08:00</published><updated>2009-08-04T13:49:12.660+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='my thoughts'/><title type='text'>Seuntai Kata Maaf</title><content type='html'>Ba’da Tahmid wash Shalawat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam lantunan sendu sebuah senandung, mendera bathin tak elakan getir rasa ketakutan akan arti sebuah kehilangan. Apa yang kurasa dan yang kucita, ternyata tak berpaut dalam nuansa.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nuansa indah dalam resonansi ukhuwah, tak terasa kini waktu jua yang memisahkan. Apakah diri ini terlalu naif untuk sekadar berkata ‘sampai jumpa sahabat, aku sangat menyayangi kalian’. Bergetar hebat, ada kesedihan dalam dada yang membungkam lisan seribu bahasa. Hingga suatu saat dalam lamunan senja dihari tua, teringat kembali akan kenangan indah bersama sahabat. Terasa hangat pipi ini oleh air mata cinta, yang merindukan hari-hari indah bersama kalian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahai sahabat, Apa kesalahanku yang membuat kalian begitu jauh untuk kuraih ? Apa kesalahanku yang membuat kalian begitu dingin dan berpaling ? apa kesalahanku sahabat ?&lt;br /&gt;Kalian begitu baik, dalam dukaku kalian hadir untuk menghibur. Dalam sepiku kalian hadir untuk meramaikan. Dalam sakitku kalian hadir untuk mengobati. Dalam khilafku kalian hadir untuk sebuah nasehat berharga. Tapi apa yang aku lakukan, disaat kalian membutuhkan kehadiranku, aku justru sibuk dengan berbagai macam urusanku.&lt;br /&gt;Maafkan aku sahabat, Apakah seuntai kata maaf, dapat menghapus semua kesalahanku ? jika tidak, maka apalagi yang bisa kuberikan kepada kalian wahai sahabatku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ ... Ya Tuhan kami, ampunilah kami dan saudara-saudara kami yang telah beriman lebih dahulu dari kami, dan janganlah Engkau tanamkan kedengkian dalam hati kami terhadap orang-orang yang beriman. Ya Tuhan kami, sungguh Engkau Maha Penyantun, maha Penyayang.”(QS. Al Hasyr:10)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahai sahabat, Kalian adalah mentari yang bersinar nan cerah di taman hatiku. Sedamai pasir pantai yang putih bersama deru ombak yang memberikan keindahan dalam partitur melodi, sebening embun pagi, seharum kasturi, seindah pelangi...segalanya bermula disini. Citarasa saat aku dan kau..memukau !!!&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5953981438384022403-7148385873947096248?l=adit-pratama.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://adit-pratama.blogspot.com/feeds/7148385873947096248/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://adit-pratama.blogspot.com/2009/08/bada-tahmid-wash-shalawat.html#comment-form' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5953981438384022403/posts/default/7148385873947096248'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5953981438384022403/posts/default/7148385873947096248'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://adit-pratama.blogspot.com/2009/08/bada-tahmid-wash-shalawat.html' title='Seuntai Kata Maaf'/><author><name>Aditia A. Pratama</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh3.googleusercontent.com/-J4dSAzrVCHU/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAe0/8yd0rXPnO1U/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5953981438384022403.post-6216584882959568193</id><published>2009-07-09T17:32:00.002+08:00</published><updated>2009-07-10T17:35:52.357+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='my thoughts'/><title type='text'>Berilah Peringatan !!!</title><content type='html'>&lt;div&gt;   	&lt;meta equiv="CONTENT-TYPE" content="text/html; charset=utf-8"&gt; 	&lt;title&gt;&lt;/title&gt; 	&lt;meta name="GENERATOR" content="OpenOffice.org 3.0  (Linux)"&gt; 	&lt;style type="text/css"&gt; 	&lt;!-- 		@page { margin: 0.79in } 		P { margin-bottom: 0.08in } 	--&gt; 	&lt;/style&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;“&lt;span style="font-family:Calibri;"&gt;&lt;i&gt;dan kamu mencintai harta benda dengan kecintaan yang berlebihan.”&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Calibri;"&gt; QS. 89 : 20&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Calibri;"&gt;Seperti dedaunan kering yang mulai goyah. Terasa begitu renta ia menemani dahan yang semakin tinggi menjulang. Seakan tak kuat menahan terik mentari yang begitu garang dan hempasan angin yang semakin kencang. Sementara gerimis yang selalu datang tak pernah ia syukuri, sehingga tubuhnya pun kering kerontang. Kini hanya penyesalan diakhir usia yang tersisa. Rasa sesal yang membakar dan menyesakan, bathinnya dipenuhi kata “seandainya dulu...” atau “andaikata dulu..”. Selalu saja penyesalan datang di akhir ketika mata terbelalak dan melihat secara nyata, detail, dan yakin bahwa semua yang dilakukannya ternyata sia-sia. Harta yang ditumpuk, kekayaan yang dibangga-banggakan, kekasih yang diidolakan, rumah mewah yang jumlahnya tak terhitung. Ternyara semua itu, tak sebanding dengan sebuah “KEIMANAN”.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;“&lt;span style="font-family:Calibri;"&gt;&lt;i&gt;Sesungguhnya mereka sebelum itu hidup bermewahan. Dan mereka terus-menerus mengerjakan dosa besar. Dan mereka selalu mengatakan: 'Apakah bila kami mati dan menjadi tanah dan tulang belulang, apakah sesungguhnya kami akan benar-benar dibangkitkan kembali? apakah bapak-bapak kami yang terdahulu (juga)?' Katakanlah: 'Sesungguhnya orang-orang yang terdahulu dan orang-orang yang terkemudian, benar-benar akan dikumpulkan di waktu tertentu pada hari yang dikenal'.”&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;QS. 56 : 45-50&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;“&lt;span style="font-family:Calibri;"&gt;&lt;i&gt;Hati manusia pada waktu itu sangat takut, Pandangannya tunduk. (Orang-orang kafir) berkata: 'Apakah sesungguhnya kami benar-benar dikembalikan kepada kehidupan semula? Apakah (akan dibangkitkan juga) apabila kami telah menjadi tulang belulang yang hancur lumat?'  Mereka berkata: 'Kalau demikian, itu adalah suatu pengembalian yang merugikan'.”&lt;/i&gt;&lt;/span&gt; QS. 79 : 8-12&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Calibri;"&gt;ALLAH SWT telah memberikan 'Peringatan' kepada kita bagaimana kondisi orang-orang yang mendustakan nikmat yang diberikanNYA. Mereka berada dalam penyesalan yang abadi. Penyesalan mereka tak dapat ditebus dengan suatu apapun, meski dengan anak kandungnya sekalipun. Yang tersisa hanyalah sebuah derita berabad-abad dalam tempat yang begitu mengerikan. Bersama iblis dan syetan yang telah menyesatkan. Tersiksa, merana, dan menderita, namun itulah balasan bagi mereka yang mendustakan. Yang terus menerus mengerjakan dosa dan enggan memohon ampunan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;“&lt;span style="font-family:Calibri;"&gt;&lt;i&gt;Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya. Kemudian Kami kembalikan dia ke tempat yang serendah-rendahnya (neraka), &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Calibri;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Calibri;"&gt;&lt;i&gt;; maka bagi mereka pahala yang tiada putus-putusnya.”&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Calibri;"&gt; QS. 95 : 4-6&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Calibri;"&gt;Sadarilah bahwa kehidupan dunia itu sementara. Tak ada gunanya kita begitu membangga-banggakan sesuatu yang suatu saat berakhir. Tak ada guna kita menumpuk-numpuk sesuatu yang tak berguna bagi akhir kehidupan kita. Sadarlah bahwa kematian pasti datang dan dia pasti datang disaat yang kita tak pernah menduga sebelumnya. Ingatlah selalu, bahwa tak cukup hanya melakukan kebaikan tanpa mengetahui ilmunya. Dan sangat percuma jika kita hanya mengetahui ilmu tanpa implementasi. Keduanya harus berjalan beriringan antara ilmu dan amal. Berlaku baiklah terhadap orang tua dan sesama manusia. Profesi anda sesungguhnya adalah sebagai hamba ALLAH SWT, maka bersikap profesional-lah dengan hidup anda.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;“&lt;span style="font-family:Calibri;"&gt;&lt;i&gt;Maka berilah peringatan, karena sesungguhnya kamu hanyalah orang yang memberi peringatan. Kamu bukanlah orang yang berkuasa atas mereka.”&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Calibri;"&gt; &lt;/span&gt;QS. 88 : 21-22&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Calibri;"&gt;Wallahua'lam bishawwab &lt;/span&gt; &lt;/p&gt; &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5953981438384022403-6216584882959568193?l=adit-pratama.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://adit-pratama.blogspot.com/feeds/6216584882959568193/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://adit-pratama.blogspot.com/2009/07/berilah-peringatan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5953981438384022403/posts/default/6216584882959568193'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5953981438384022403/posts/default/6216584882959568193'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://adit-pratama.blogspot.com/2009/07/berilah-peringatan.html' title='Berilah Peringatan !!!'/><author><name>Aditia A. Pratama</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh3.googleusercontent.com/-J4dSAzrVCHU/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAe0/8yd0rXPnO1U/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5953981438384022403.post-7678769387845513858</id><published>2009-07-05T21:58:00.001+08:00</published><updated>2009-07-05T22:05:37.263+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Unforgetable Moment'/><title type='text'>Dear Diary</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_SyrY1pxnYIA/SlCy8J7EtqI/AAAAAAAAADA/6rQV9HK813I/s1600-h/My+name..jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 227px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_SyrY1pxnYIA/SlCy8J7EtqI/AAAAAAAAADA/6rQV9HK813I/s320/My+name..jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5354976703469106850" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;                                    6 Rajab 1430 H&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;    &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Bersama gerimis dimalam yang dingin saat diri ini begitu tersentuh dengan alunan melodi yang meretakan cermin diri yang begitu naïve dan munafik. Segala Puji hanya Untuk ALLAH SWT Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Yang Maha Pemberi Karunia yang begitu Indah, Yang Maha Mencintai dan Maha Mulia. Tak kuasa ku menahan airmata saat hati ini begitu kelu, apakah ini rasanya mencintai? apakah ini rasanya dicintai? Cinta, dia tiba-tiba saja muncul, ketika semua prahara datang silih berganti. Seiring tawa dan duka, bersama asa dan cita. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;    Aku tidak begitu mengerti dengan diri ini, saat-saat dimana aku tidak berharap kedatangannya,  justru kini dia datang menyapa. Begitu lembut belaiannya dalam susunan kata yang selalu kurekam dalam memori. Walau kadang hanya kudengar suaranya dari balik hijab, namun suara lirih itu, membuat sebuah lobang besar di dalam hati. Mengoyak sanubari dan memperlihatkan rusuk yang hilang. Yaa ALLAH, hamba bersyukur kepada-Mu yang telah mengkaruniai hamba-Mu ini cinta. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;    Namun beginilah ketika aku harus kembali bangkit dari mimpi yang tak pasti. Ini adalah perasaan diriku seorang. Diujung hati yang lain, aku tidak mengetahui rahasia hati yang tersembunyi. Hanya ALLAH SWT Yang Maha Mengetahui. Cinta baru telah bersemi dalam hatiku, namun ini cinta yang berbeda. Seperti Mawar berduri yang mewangi namun tangkainya tajam menusuk tangan yang memetiknya. Inilah Cinta yang menawarkan Siksaan yang begitu indah. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;    Dalam gerimis yang penuh cerita, kutulis semua gundah untuk menenangkan hati. Membuatnya tetap bersemangat dalam menjalani hari. Biarlah rasa cinta ini kusimpan sebagai harta terindah untuk bidadariku kelak. Untuk dirimu disana, semoga ALLAH SWT memeberikan yang terbaik untukmu dan keluargamu...&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;    Begitu Syamsul selesai menulis dibuku binder kesyangannya, tiba-tiba handphonenya berdering. Dengan tatapan yang penuh tanda tanya dia memperhatikan nomor yang muncul di display handphonenya. Setelah itu dia mengalihkan pandangan ke waktu yag ada di pojok kanan display yang menunjukan pukul 4 pagi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;“huh, kok gag ada namanya yah...hmmm angkat aja deh, siapa tahu penting.”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;“Assalamualaykum...”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;“Waalaykumsalam...akh, ini ana Putri, ana mau ingetin nanti jam 8 ada syuro di kampus. Trus antum jangan lupa bawa konsep acara PMB yang kemaren udah kita sepakati...”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;“iyah ukh, Alhamdulillah uda selesai tinggal di print aja koq...ada lagi???”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;“hmmm, trus satu lagi antum jangan lupa bawa contoh proposal acara PMB tahun kemaren, soalnya mau di jadikan contoh pembuatan proposal untuk acara PMB tahun ini...”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;“oh iya..iya..Insya Allah ana bawain ntar...ada lagi???”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;“Insya Allah itu dulu, afwan jiddan udah ganggu pagi-pagi. Jazaakallahu khayr akh....wassalamualaykum”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;“waiyyakum...waalaykumsalam wa rahmatullahi”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;    Selesai meletakan handphonenya, syamsul pun menerawang pikirannya yang kini sudah terbang jauh meninggalkan bumi. Terbang jauh mengangkasa bersama mimpi yang ia ukir dalam cita yang tulus dan sebuah rasa yang menurut dirinya begitu aneh. Baru kali ini dia begitu menkhawatirkan orang lain yang tidak memiliki hubungan darah dengan dirinya. Dan yang paling membuatnya tersiksa adalah orang yang dia sayangi itu adalah seorang wanita yang shalihah. Yang selama ini hanya ia dengar suaranya, tanpa pernah melihat wajah dan rupanya. Setelah mendengar  suara dari telepon yang ia terima pagi ini. Tampak gurat bahagia di wajah syamsul, ada senyum yang merekah, ada setitik embun dari setiap getirnya hidup yang selalu mewarnai harinya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5953981438384022403-7678769387845513858?l=adit-pratama.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://adit-pratama.blogspot.com/feeds/7678769387845513858/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://adit-pratama.blogspot.com/2009/07/dear-diary.html#comment-form' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5953981438384022403/posts/default/7678769387845513858'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5953981438384022403/posts/default/7678769387845513858'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://adit-pratama.blogspot.com/2009/07/dear-diary.html' title='Dear Diary'/><author><name>Aditia A. Pratama</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh3.googleusercontent.com/-J4dSAzrVCHU/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAe0/8yd0rXPnO1U/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_SyrY1pxnYIA/SlCy8J7EtqI/AAAAAAAAADA/6rQV9HK813I/s72-c/My+name..jpg' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5953981438384022403.post-5225491718760186982</id><published>2009-06-21T13:08:00.001+08:00</published><updated>2009-12-01T13:12:33.907+08:00</updated><title type='text'>Download</title><content type='html'>&lt;span class="frame"&gt;S&lt;/span&gt;orry ! The page that you requested is not available for a while. click &lt;a href="http://adit-pratama.blogspot.com/"&gt;here&lt;/a&gt; to return.&lt;br /&gt;Shukran katseer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salaam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aditia A. Pratama&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5953981438384022403-5225491718760186982?l=adit-pratama.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://adit-pratama.blogspot.com/feeds/5225491718760186982/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://adit-pratama.blogspot.com/2009/06/download.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5953981438384022403/posts/default/5225491718760186982'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5953981438384022403/posts/default/5225491718760186982'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://adit-pratama.blogspot.com/2009/06/download.html' title='Download'/><author><name>Aditia A. Pratama</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh3.googleusercontent.com/-J4dSAzrVCHU/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAe0/8yd0rXPnO1U/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5953981438384022403.post-5109851582019396828</id><published>2009-06-09T07:06:00.000+08:00</published><updated>2009-06-09T07:11:30.306+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='my thoughts'/><title type='text'>'ASMA BINTI YAZID AL ASYAHALIYYAH</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_SyrY1pxnYIA/Si2Z-m_9vsI/AAAAAAAAAC4/rZEhE0HKgBg/s1600-h/AP08122703610_56135s.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 216px; height: 320px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_SyrY1pxnYIA/Si2Z-m_9vsI/AAAAAAAAAC4/rZEhE0HKgBg/s320/AP08122703610_56135s.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5345097633658420930" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;meta equiv="Content-Type" content="text/html; charset=utf-8"&gt;&lt;meta name="ProgId" content="Word.Document"&gt;&lt;meta name="Generator" content="Microsoft Word 12"&gt;&lt;meta name="Originator" content="Microsoft Word 12"&gt;&lt;link rel="File-List" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5Caditia%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_filelist.xml"&gt;&lt;link rel="Edit-Time-Data" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5Caditia%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_editdata.mso"&gt;&lt;!--[if !mso]&gt; &lt;style&gt; v\:* {behavior:url(#default#VML);} o\:* {behavior:url(#default#VML);} w\:* {behavior:url(#default#VML);} .shape {behavior:url(#default#VML);} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;&lt;link rel="themeData" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5Caditia%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_themedata.thmx"&gt;&lt;link rel="colorSchemeMapping" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5Caditia%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_colorschememapping.xml"&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:trackmoves/&gt;   &lt;w:trackformatting/&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:donotpromoteqf/&gt;   &lt;w:lidthemeother&gt;EN-US&lt;/w:LidThemeOther&gt;   &lt;w:lidthemeasian&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeAsian&gt;   &lt;w:lidthemecomplexscript&gt;AR-SA&lt;/w:LidThemeComplexScript&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;    &lt;w:splitpgbreakandparamark/&gt;    &lt;w:dontvertaligncellwithsp/&gt;    &lt;w:dontbreakconstrainedforcedtables/&gt;    &lt;w:dontvertalignintxbx/&gt;    &lt;w:word11kerningpairs/&gt;    &lt;w:cachedcolbalance/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;   &lt;m:mathpr&gt;    &lt;m:mathfont val="Cambria Math"&gt;    &lt;m:brkbin val="before"&gt;    &lt;m:brkbinsub val="--"&gt;    &lt;m:smallfrac val="off"&gt;    &lt;m:dispdef/&gt;    &lt;m:lmargin val="0"&gt;    &lt;m:rmargin val="0"&gt;    &lt;m:defjc val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent val="1440"&gt;    &lt;m:intlim val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim val="undOvr"&gt;   &lt;/m:mathPr&gt;&lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" defunhidewhenused="true" defsemihidden="true" defqformat="false" defpriority="99" latentstylecount="267"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="0" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Normal"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="heading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="35" qformat="true" name="caption"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="10" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" name="Default Paragraph Font"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="0" name="Body Text"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="11" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtitle"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="22" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Strong"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="20" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="59" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Table Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Placeholder Text"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="No Spacing"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Revision"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="34" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="List Paragraph"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="29" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="30" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="19" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="21" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="31" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="32" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="33" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Book Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="37" name="Bibliography"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" qformat="true" name="TOC Heading"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Font Definitions */  @font-face 	{font-family:"Cambria Math"; 	panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4; 	mso-font-charset:0; 	mso-generic-font-family:roman; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:-1610611985 1107304683 0 0 159 0;} @font-face 	{font-family:"Arial Unicode MS"; 	panose-1:2 11 6 4 2 2 2 2 2 4; 	mso-font-charset:128; 	mso-generic-font-family:swiss; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:-134238209 -371195905 63 0 4129279 0;} @font-face 	{font-family:Calibri; 	panose-1:2 15 5 2 2 2 4 3 2 4; 	mso-font-charset:0; 	mso-generic-font-family:swiss; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:-1610611985 1073750139 0 0 159 0;} @font-face 	{font-family:Tahoma; 	panose-1:2 11 6 4 3 5 4 4 2 4; 	mso-font-charset:0; 	mso-generic-font-family:swiss; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:1627400839 -2147483648 8 0 66047 0;} @font-face 	{font-family:"DejaVu Sans"; 	mso-font-charset:0; 	mso-generic-font-family:auto; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:0 0 0 0 0 0;} @font-face 	{font-family:Verdana; 	panose-1:2 11 6 4 3 5 4 4 2 4; 	mso-font-charset:0; 	mso-generic-font-family:swiss; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:536871559 0 0 0 415 0;} @font-face 	{font-family:"\@Arial Unicode MS"; 	panose-1:2 11 6 4 2 2 2 2 2 4; 	mso-font-charset:128; 	mso-generic-font-family:swiss; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:-134238209 -371195905 63 0 4129279 0;}  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-unhide:no; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:""; 	margin:0cm; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:none; 	mso-hyphenate:none; 	font-size:12.0pt; 	font-family:"Times New Roman","serif"; 	mso-fareast-font-family:"DejaVu Sans"; 	mso-bidi-font-family:Tahoma; 	mso-font-kerning:.5pt; 	mso-fareast-language:AR-SA;} p.MsoHeader, li.MsoHeader, div.MsoHeader 	{mso-style-priority:99; 	mso-style-link:"Header Char"; 	margin:0cm; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:none; 	mso-hyphenate:none; 	tab-stops:center 216.0pt right 432.0pt; 	font-size:12.0pt; 	font-family:"Times New Roman","serif"; 	mso-fareast-font-family:"DejaVu Sans"; 	mso-bidi-font-family:Tahoma; 	mso-font-kerning:.5pt; 	mso-fareast-language:AR-SA;} span.HeaderChar 	{mso-style-name:"Header Char"; 	mso-style-priority:99; 	mso-style-unhide:no; 	mso-style-locked:yes; 	mso-style-link:Header; 	mso-ansi-font-size:12.0pt; 	mso-bidi-font-size:12.0pt; 	font-family:"DejaVu Sans"; 	mso-fareast-font-family:"DejaVu Sans"; 	mso-bidi-font-family:Tahoma; 	mso-font-kerning:.5pt; 	mso-fareast-language:AR-SA;} .MsoChpDefault 	{mso-style-type:export-only; 	mso-default-props:yes; 	font-size:10.0pt; 	mso-ansi-font-size:10.0pt; 	mso-bidi-font-size:10.0pt;} @page Section1 	{size:841.85pt 595.25pt; 	mso-page-orientation:landscape; 	margin:2.0cm 2.0cm 2.0cm 2.0cm; 	mso-header-margin:36.0pt; 	mso-footer-margin:36.0pt; 	mso-columns:2 even 36.0pt; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1; 	mso-footnote-position:beneath-text;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-priority:99; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; 	mso-para-margin:0cm; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Times New Roman","serif";} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;color:black;"  &gt;S&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:100%;color:black;"   &gt;eorang mujahidah tangguh yang bergelar &lt;i&gt;Khothibatun Nisa &lt;/i&gt;(wanita yang pandai berorasi). Sosok yang begitu cerdas sebagai seorang muslimah Ahli Hadits. Memiliki kepribadian yang kuat dan tidak&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;malu untuk menanyakan sesuatu kepada Rasulullah SAW. Dia adalah wanita pemberani yang ikut membunuh sembilan orang tentara Romawi dalam perang Yarmuk setelah tahun 13 Hijriyah. Dalam perang tersebut, 'Asma binti Yazid menyertai kaum Muslimin bersama wanita Mukminat lain berada di belakang para mujahidin mempersiapkan senjata, memberikan minum dan mengobati yang terluka serta memompa semangat juang kaum Muslimin.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:100%;color:black;"   &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:100%;color:black;"   &gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Beliau sering bertanya tentang persoalan-persoalan yang menjadikan ia faham dalam urusan dien. Beliau pulalah yang bertanya kepada Rasulullah SAW tentang tata cara thaharah bagi wanita yang selesai haidh. Beliau memiliki kepribadian yang kuat dan tidak malu menanyakan sesuatu yang haq. Oleh karena itulah Ibnu Abdil Barr berkata &lt;i&gt;“&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;color:black;"  &gt;Beliau adalah seorang wanita yang cerdas dan bagus diennya”.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;color:black;"  &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:100%;color:black;"   &gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:100%;color:black;"   &gt;Beliau dipercaya oleh kaum muslimah sebagai wakil mereka untuk berbicara dengan Rasulullah SAW tentang persoalan &lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:100%;color:black;"   &gt;persoalan yang mereka hadapi. Pada suatu ketika Asma` mendatangi Rasulullah SAW &lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:100%;color:black;"   &gt;dan bertanya &lt;i&gt;“&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;color:black;"  &gt;Wahai Rasulullah , sesungguhnya saya adalah utusan bagi seluruh wanita muslimah di belakangku, seluruhnya mengatakan sebagaimana yang aku katakan dan seluruhnya berpendapat sesuai dengan pendapatku. Sesu&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;color:black;"  &gt;ngguhnya Allah Ta`ala mengutusmu bagi seluruh laki-laki dan wanita, kemudian kami beriman kepadamu dan membai`atmu. Adapun kami para wanita terkurung dan terbatas gerak langkah kami. Kami menjadi penyangga rumah tangga kaum lelaki, dan kami adalah tempat melampiaskan syahwat mereka, kamilah yang mengandung anak-anak mereka, akan tetapi kaum lelaki mendapat keutamaan melebihi kami dengan shalat jum`at, mengantar jenazah dan berjihad. Apabila mereka keluar untuk berjihad kamilah yang menjaga harta mereka, yang mendidik anak-anak mereka, maka apakah kami juga mendapat pahala sebagaimana yang mereka dapat dengan amalan mereka?”.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;color:black;"  &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;color:black;"  &gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:100%;color:black;"   &gt;Mendengar pertanyaan tersebut, Rasulullah SAW menoleh kepada para sahabat dan bersabda : &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;color:black;"  &gt;“&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;color:black;"  &gt;Pernahkah kalian mendengar pertanyaan seorang wanita tentang dien yang lebih baik dari apa yang dia tanyakan?&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;color:black;"  &gt;”&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;color:black;"  &gt;. &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:100%;color:black;"   &gt;Para sahabat menjawab, &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;color:black;"  &gt;“&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;color:black;"  &gt;Benar, kami belum pernah mendengarnya ya Rasulullah!&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;color:black;"  &gt;”&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;color:black;"  &gt;.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;color:black;"  &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;color:black;"  &gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:100%;color:black;"   &gt;Kemudian Rasulullah SAW bersabda: &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;color:black;"  &gt;“&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;color:black;"  &gt;Kembalilah wahai Asma` dan beritahukanlah kepada para wanita yang berada di belakangmu bahwa perlakuan baik salah seorang diantara mereka kepada suaminya, dan memi&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;color:black;"  &gt;nta keridhaan suaminya, mengikuti (patuh terhadap) apa yang ia disetujuinya, itu semua setimpal dengan seluruh amal yang kamu sebutkan yang dikerjakan oleh kaum lelaki&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;color:black;"  &gt;”&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;color:black;"  &gt;.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:100%;color:black;"   &gt; Maka kembalilah Asma` sambil bertahlil dan bertakbir merasa gembira dengan apa disabdakan Rasuslullah SAW.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:100%;color:black;"   &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:100%;color:black;"   &gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Meresapi perjuangan seorang 'Asma binti yazid tentunya memberikan suatu &lt;i&gt;ghirah&lt;/i&gt; bagi diri muslimah untuk bisa terus berjuang dan memberikan yang terbaik bagi ISLAM. Tidak lantas menyerah dan merasa terbatas gerak langkah oleh fitnah dirinya. Lantas semangat juang 'Asma binti Yazid hendaknya terpahat dengan indah di setiap bongkahan jiwa para muslimah. Yang menjadikan mereka seperti melati, &lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:100%;color:black;"    lang="IN"&gt;meski tampak tak bermakna. Sebab ia ‘kan tebar harum wewangian tanpa meminta balasan. Sebab ia begitu putih, seolah tanpa cacat. Sebab ia tak takut hadapi angin dengan mungil tubuhnya. Sebab ia tak ragu hadapi hujan yang membuatnya basah. Sebab ia tak pernah iri melihat mawar yang merekah segar. Sebab ia tak pernah malu pada bunga matahari yang menjulang tinggi. Sebab ia tak pernah rendah diri pada anggrek yang anggun. Sebab ia tak pernah dengki pada tulip yang berwarna-warni. Sebab ia tak gentar layu karena pahami hakikat hidupnya. Melati ikhlas ‘tuk selalu menerima keadaannya, meski tak terhitung pula bunga-bunga lain dengan segala kecantikannya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;font-size:100%;color:black;"   &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;color:black;"  &gt;Waallahu’alam bishawwab&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;color:black;"  &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right; line-height: 150%;" align="right"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;color:black;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right; line-height: 150%;" align="right"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;color:black;"   lang="IN"&gt;Diambil dari buku &lt;b&gt;Mengenal Shahabiah Nabi SAW&lt;/b&gt; dengan sedikit perubahan, &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right; line-height: 150%;" align="right"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;color:black;"   lang="IN"&gt;penerbit Pustaka AT-TIBYAN, Hal. 172-176.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;color:black;"  &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right; line-height: 150%;" align="right"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:&amp;quot;;color:black;"  &gt;Dan syair Metamorfosa - Thufail Al Ghifary&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5953981438384022403-5109851582019396828?l=adit-pratama.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://adit-pratama.blogspot.com/feeds/5109851582019396828/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://adit-pratama.blogspot.com/2009/06/asma-binti-yazid-al-asyahaliyyah.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5953981438384022403/posts/default/5109851582019396828'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5953981438384022403/posts/default/5109851582019396828'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://adit-pratama.blogspot.com/2009/06/asma-binti-yazid-al-asyahaliyyah.html' title='&apos;ASMA BINTI YAZID AL ASYAHALIYYAH'/><author><name>Aditia A. Pratama</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh3.googleusercontent.com/-J4dSAzrVCHU/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAe0/8yd0rXPnO1U/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_SyrY1pxnYIA/Si2Z-m_9vsI/AAAAAAAAAC4/rZEhE0HKgBg/s72-c/AP08122703610_56135s.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5953981438384022403.post-4697199225550864709</id><published>2009-05-31T19:20:00.000+08:00</published><updated>2009-05-31T19:23:06.315+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='my thoughts'/><title type='text'>TAK ADA CAPRES PRO SYARIAH, MASIH HARUSKAH MEMILIH ???</title><content type='html'>&lt;meta equiv="Content-Type" content="text/html; charset=utf-8"&gt;&lt;meta name="ProgId" content="Word.Document"&gt;&lt;meta name="Generator" content="Microsoft Word 12"&gt;&lt;meta name="Originator" content="Microsoft Word 12"&gt;&lt;link rel="File-List" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CMELLIA_2%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_filelist.xml"&gt;&lt;link rel="themeData" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CMELLIA_2%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_themedata.thmx"&gt;&lt;link rel="colorSchemeMapping" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CMELLIA_2%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_colorschememapping.xml"&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:trackmoves/&gt;   &lt;w:trackformatting/&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:donotpromoteqf/&gt;   &lt;w:lidthemeother&gt;EN-US&lt;/w:LidThemeOther&gt;   &lt;w:lidthemeasian&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeAsian&gt;   &lt;w:lidthemecomplexscript&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeComplexScript&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;    &lt;w:splitpgbreakandparamark/&gt;    &lt;w:dontvertaligncellwithsp/&gt;    &lt;w:dontbreakconstrainedforcedtables/&gt;    &lt;w:dontvertalignintxbx/&gt;    &lt;w:word11kerningpairs/&gt;    &lt;w:cachedcolbalance/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;   &lt;m:mathpr&gt;    &lt;m:mathfont val="Cambria Math"&gt;    &lt;m:brkbin val="before"&gt;    &lt;m:brkbinsub val="--"&gt;    &lt;m:smallfrac val="off"&gt;    &lt;m:dispdef/&gt;    &lt;m:lmargin val="0"&gt;    &lt;m:rmargin val="0"&gt;    &lt;m:defjc val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent val="1440"&gt;    &lt;m:intlim val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim val="undOvr"&gt;   &lt;/m:mathPr&gt;&lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" defunhidewhenused="true" defsemihidden="true" defqformat="false" defpriority="99" latentstylecount="267"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="0" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Normal"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="heading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="35" qformat="true" name="caption"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="10" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" name="Default Paragraph Font"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="11" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtitle"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="22" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Strong"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="20" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="59" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Table Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Placeholder Text"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="No Spacing"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Revision"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="34" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="List Paragraph"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="29" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="30" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="19" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="21" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="31" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="32" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="33" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Book Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="37" name="Bibliography"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" qformat="true" name="TOC Heading"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Font Definitions */  @font-face 	{font-family:"Cambria Math"; 	panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4; 	mso-font-charset:0; 	mso-generic-font-family:roman; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:-1610611985 1107304683 0 0 159 0;} @font-face 	{font-family:Calibri; 	panose-1:2 15 5 2 2 2 4 3 2 4; 	mso-font-charset:0; 	mso-generic-font-family:swiss; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:-1610611985 1073750139 0 0 159 0;} @font-face 	{font-family:Tahoma; 	panose-1:2 11 6 4 3 5 4 4 2 4; 	mso-font-charset:0; 	mso-generic-font-family:swiss; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:1627400839 -2147483648 8 0 66047 0;} @font-face 	{font-family:"DejaVu Sans"; 	mso-font-charset:0; 	mso-generic-font-family:auto; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:0 0 0 0 0 0;}  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-unhide:no; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:""; 	margin:0in; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:none; 	mso-hyphenate:none; 	font-size:12.0pt; 	font-family:"Times New Roman","serif"; 	mso-fareast-font-family:"DejaVu Sans"; 	mso-bidi-font-family:Tahoma; 	mso-font-kerning:.5pt; 	mso-fareast-language:AR-SA;} .MsoChpDefault 	{mso-style-type:export-only; 	mso-default-props:yes; 	font-size:10.0pt; 	mso-ansi-font-size:10.0pt; 	mso-bidi-font-size:10.0pt;} @page Section1 	{size:8.5in 11.0in; 	margin:1.0in 1.0in 1.0in 1.0in; 	mso-header-margin:.5in; 	mso-footer-margin:.5in; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-priority:99; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin:0in; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Times New Roman","serif";} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 115%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;Pemilihan legislatif sudah berlalu, berbagai spanduk, baliho, poster dan berbagai alat kampanye para 'selebriti dadakan' kini sudah bersih dari jalan-jalan nusantara. Banyak yang dipertaruhkan dan efek sampingnya pun sangat luar biasa. Beruntung mereka yang berasal dari partai kelas atas yang punya dana kampanye besar dan kader yang terkenal. Tapi cukup mengenaskan bila melihat caleg yang kini harus mendekam di RSJ. Frustasi karena kalah judi, lucunya bukannya menerima keadaan tetapi malah stress sendiri. Inilah fenomena keadaan negeri yang mayoritas rakyatnya adalah Muslim namun lebih bangga disebut negara &lt;i&gt;Pluralis&lt;/i&gt;, sehingga tidak ada identitas yang jelas tentang Bangsa yang memiliki sejarah keISLAMan yang luar biasa ini.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 115%; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 115%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Hasil Pileg yang diumumkan oleh KPU banyak menuang kontroversi. Mulai dari banyaknya pelanggaran pemilu, hasil perolehan kursi yang berubah-ubah, dan banyak hal lainnya yang perlu dipertanyakan keabsahannya. Dan dari hasil tersebut juga tampak bahwa partai orde baru seperti GOLKAR dan PDIP masih mendapat suara yang signifikan. Sementara DEMOKRAT yang notabenenya adalah partai era reformasi berhasil meraih posisi puncak dengan persentase 20% lebih. Luar biasa !!! Lalu bagaimana dengan partai ISLAM seperti PKS, PAN, PPP, PBB, dan lainnya. Semuanya hanya meraih suara dibawah 10%. Menyedihkan tapi inilah kenyataan, coba jika seandainya semua partai ISLAM bersatu maka bisa dipastikan mereka lolos dengan perolehan suara hampir 30%.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 115%; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 115%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Menurut wakil ketua Fraksi PKS DPR-RI Zulkieflimansyah, kemenangan Demokrat adalah karena keberhasilan mereka mengesankan SBY sebagai orang baik yang berhasil memimpin pemerintahan melalui iklan di media. “Jika dikatakan partai ISLAM redup tidak benar, karena yang membesarkan Demokrat adalah iklan. Melalui iklan yang masif, mereka berhasil membentuk masyarakat &lt;i&gt;pragmatis&lt;/i&gt; yang menginginkan hal-hal real. Inilah yang ditangkap Demokrat.” jelasnya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 115%; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 115%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Kini setelah pengumuman CAPRES-CAWAPRES telah dipublikasikan ke masyarakat. Munculah tiga pasangan yang sangat mencengangkan, SBY-BUDIONO, MEGA-PRABOWO, JK-WIRANTO. Lalu mana Capres atau Cawapres Islam.“Lho tapi mereka semua kan Muslim???”kata seorang teman dari PKS. Maaf, muslim yang seperti apa dulu, kalau mereka semua sepeti Hidayat Nur Wahid, saya sih sepakat-sepakat saja. Tapi tak ada satupun yang memiliki kriteria pemimpin Islam sejati. Nyatanya saja kemarin ketika ada pemeriksaan kekayaan oleh KPK, para Capres ini memiliki kekayaan yang luar biasa, miliaran bahkan triliunan. Astagfirullah, lalu kini dimedia mereka berteriak-teriak tentang kesejahteraan, benar saja saya menyamakan sekuler dengan munafik.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 115%; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 115%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Kenyataan telah memberikan fakta bahwa partai ISLAM telah mendukung SBY-Budiono yang akan membawa arus Neo-Liberalisme yang sudah terbukti meluluhlantakan perekonomian dunia. Namun perlu kita telaah secara positif maksud dan tujuan dari merapatnya Partai ISLAM di kubu SBY. Dapat dipastikan dengan waktu yang singkat, tak mungkin akan terjalin komunikasi yang signifikan antara internal Partai ISLAM. Mungkin ini adalah momen yang tepat selama 5 tahun mendatang untuk menyatukan Visi dan Misi Partai ISLAM. Sehingga 5 tahun lagi atau lebih tepatnya pada tahun 2014 bisa dipastikan akan terbentuknya koalisi partai ISLAM yang akan memperjuangkan hukum-hukum ALLAH SWT di tanah Islam Indonesia. Selain itu, merapatnya partai ISLAM di kubu SBY, juga akan memberikan supply Kader Partai ISLAM di kabinet pemerintahan SBY Berbudi, tentunya jika koalisi ini menang. Setidaknya jika 80% kabinetnya adalah orang-orang berkualitas dari partai ISLAM, maka&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;bisa dipastikan akan memudahkan pergerakan dakwah ISLAM di indonesia.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 115%; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 115%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Terkait dengan koalisi partai, yang harus diwaspadai adalah koalisi yang membangun kekuasaan, bukan menyelesaikan persoalan bangsa. PKS mencoba mengemas bentuk koalisi yang menjadikan ISLAM sebagai solusi alternatif bagi permasalahan bangsa dan negara. Tinggal bagaimana respon Demokrat. Kalau nanti SBY menang, maka akan ada tekanan. Kelak kebijakan luar negerinya akan berubah, meski tidak vulgar anti Amerika, tapi paling tidak sudah bisa menjaga jarak, kritis terhadap kebijakan luar negeri Amerika.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 115%; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 115%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Hingga saat ini, partai ISLAM tetap layak. Sama halnya ketika bertanya kepada orang perancis dan jerman, apakah partai kristen masih layak? Begitu juga kalau bertanya kepada orang israel apakah partai yahudi masih layak? Mereka semua akan menjawab sama, masih.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 115%; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 115%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Masalahnya adalah bagaimana kemasannya. Sederhana saja, ISLAM itu mengajarkan pembelaan kaum lemah. Tinggal bagaimana partai ISLAM mengemas ideloginya sebagai Rahmat bagi alam ini, supaya bisa tegak di seluruh aspek kehidupan.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 115%; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 115%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 115%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;Waallahu'alam bishshawwab. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5953981438384022403-4697199225550864709?l=adit-pratama.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://adit-pratama.blogspot.com/feeds/4697199225550864709/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://adit-pratama.blogspot.com/2009/05/tak-ada-capres-pro-syariah-masih.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5953981438384022403/posts/default/4697199225550864709'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5953981438384022403/posts/default/4697199225550864709'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://adit-pratama.blogspot.com/2009/05/tak-ada-capres-pro-syariah-masih.html' title='TAK ADA CAPRES PRO SYARIAH, MASIH HARUSKAH MEMILIH ???'/><author><name>Aditia A. Pratama</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh3.googleusercontent.com/-J4dSAzrVCHU/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAe0/8yd0rXPnO1U/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5953981438384022403.post-935285070050143638</id><published>2009-05-22T21:53:00.000+08:00</published><updated>2009-05-31T18:52:26.287+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='my thoughts'/><title type='text'>kebahagiaan adalah...</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Begitu Banyak yang ingin diceritakan. Begitu Banyak yang ingin diberikan. Begitu banyak yang ingin diperbaiki. Begitu banyak yang ingin dipelajari.  Begitu banyak rasa syukur yang terus mengaliri cita-cita. Merubah angan-angan menjadi mimpi hari esok yang ingin diraih. Menjadikan hari ini lebih berarti karena begitu besarnya kesempatan untuk terus belajar dan menggali potensi diri. Kesempatan untuk terus melakukan kebaikan. Menebar keikhlasan disetiap perbuatan. Lalu menyemainya dengan ketulusan hati yang bersih dan hanya mengharap ridha Allah SWT. Hari ini, diawali dengan mengucap rasa syukur, lalu bermuhasabah di pagi buta. Saat kokok ayam jantan masih bersahut-sahutan, memberi kabar tentang para malaikat yang hilir mudik mengawasi manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah kisah tentang perjalanan seorang hamba yang penuh dengan kelemahan, penuh dengan keterbatasan, penuh dengan khilaf dan salah. Namun tetap saja Allah SWT tidak pernah mengurangi sedikit pun karunia-Nya. Bahkan masih bisa kita temukan begitu banyak karunia di balik kesulitan-kesulitan hidup yang kita hadapi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Dan apa saja nikmat yang ada pada kamu, maka dari Allah-lah (datangnya), dan bila kamu ditimpa oleh kemudharatan, maka hanya kepada-Nya-lah kamu meminta pertolongan. (QS. 16:53)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih terngiang kisah abadi tentang seorang nabi akhir zaman. Seorang manusia luar biasa yang menjadi rahmat bagi semesta alam. Kisah hidupnya yang mempesona, menjadikan risalah yang dibawanya adalah tuntunan keselamatan dunia dan akhirat. Dialah penutup para nabi yang tidak akan ada lagi nabi sesudahnya. Dialah yang menyempurnakan risalah Islam yang mulia. Sang murabbi yang membina generasi Rabbani paling tangguh. Menanam benih-benih keimanan yang berkualitas. Rasulullah SAW disini kumerindukanmu, berharap diriku yang lemah ini mampu meneladanimu. Namun betapa kudapati diriku selalu saja melakukan khilaf. Yaa Allah betapa lemahnya diriku ini, ampunilah hamba, Berikanlah kekuatan pada hambamu ini untuk memenangkan pertempuran besar yang berkecamuk didalam dada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Dan Allah tidak menjadikannya (mengirim bala bantuan itu), melainkan sebagai kabar gembira dan agar hatimu menjadi tenteram karenanya. Dan kemenangan itu hanyalah dari sisi Allah. Sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. (QS. 8:10&lt;/span&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka tiadalah kesedihan selain lemahnya iman. Dan kebahagiaan adalah karunia Allah dibalik ujian hidup yang terus mengisi hari-hari kita. Menjadikan perjalanan waktu menjadi lebih bermakna. Menghias mimpi-mimpi kita menjadi bunga-bunga indah kehidupan. Lalu suatu ketika, hidup ini akan berakhir. Namun tak perlu lagi duka, karena jiwa ini begitu bersukacita mendapat keridhaan Allah SWT dalam setiap peristiwa hidupnya. Dedikasi yang tulus demi tegaknya Islam yang mulia. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Balasan mereka di sisi Tuhan mereka ialah surga 'Adn yang mengalir di bawahnya sungai-sungai; mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Allah ridha terhadap mereka dan merekapun ridha kepada-Nya. Yang demikian itu adalah (balasan) bagi orang yang takut kepada Tuhannya. (QS. 98:8)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga Allah SWT memasukan kita kedalam golongan mereka yang shaleh, mereka yang takut kepada Tuhannya. Dan mempertemukan kita semua didalam surgaNya. Amin Yaa Rabbal 'Alamiin.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5953981438384022403-935285070050143638?l=adit-pratama.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://adit-pratama.blogspot.com/feeds/935285070050143638/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://adit-pratama.blogspot.com/2009/05/kebahagiaan-adalah.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5953981438384022403/posts/default/935285070050143638'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5953981438384022403/posts/default/935285070050143638'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://adit-pratama.blogspot.com/2009/05/kebahagiaan-adalah.html' title='kebahagiaan adalah...'/><author><name>Aditia A. Pratama</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh3.googleusercontent.com/-J4dSAzrVCHU/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAe0/8yd0rXPnO1U/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5953981438384022403.post-7250158390195029879</id><published>2009-05-01T07:47:00.000+08:00</published><updated>2009-05-31T18:59:24.650+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Unforgetable Moment'/><title type='text'>ibunda...</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;”Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan "ah" dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia.”&lt;/span&gt; QS. 17 : 23&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kudengar kokok ayam jantan di pagi buta. Saat sebagian manusia masih terlelap dan sebagian lainnya terjaga. Disepertiga malam kucoba untuk kembali bermuhassabah. Tentang cerita pada hari yang lalu, hari-hari yang penuh dosa dan amarah. Kubuka pintu kamar dan kulihat ibundaku tercinta sedang bersujud dengan mukena putih ditemani sajadah diruang keluarga, tempat biasanya dulu kita selalu berkumpul bersama untuk sekedar melepas lelah dan berbagi cerita. Segera kubergegas untuk melakukan thaharah. Lalu bersujud ditemani peluh airmata. Dalam sujudku teriring doa untuk ibundaku yang sangat kucinta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selesai bermuhassabah, kuhampiri ibundaku. Kuraih tangannya, seperti biasa lalu kuucapkan dengan lembut&lt;br /&gt;“umi, syamsul pergi ke masjid dulu yah...???” sambil kucium tangan yang begitu halus dan penuh kelembutan itu.&lt;br /&gt;“iya nak, hati-hati...tapi kan belum adzan nak?” jawab ibundaku pebuh kelembutan, pipinya tampak basah oleh airmata.&lt;br /&gt;“kan masjidnya lumayan jauh...klo perginya pas adzan, gak kebagian sunnah fajar donk, mi!!”&lt;br /&gt;“iya deh, hati-hati yah...pintunya jangan lupa syamsul kunci dari luar aja ya?”&lt;br /&gt;“iya umi...”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terbayang wajah ibunda yang mulai menua ketika kumenelusuri jalan yang sepi. Wajah yang begitu tabah, kadang kudengar ia sesengukan karena begitu berat beban yang dipikulnya. Senyum ibundaku tercinta yang selalu mengembang. Karena cintanya yang begitu tulus kepada anak-anaknya tersayang. Ibundaku adalah sumber mata air cinta dan semangat jiwa yang memnacar begitu deras didasar jiwa. Mengalir mengisi kekosongan dan menjadi tsunami yang luluhlantakan kesombongan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesampainya dirumah kudapati sarapan sudah tersedia. Dan beberapa pekerjaan rumah yang memang harus dikerjakan sudah selesai terlaksana. Tak dapat kubayangkan betapa besar perjuangan ibunda, yang harus bangun pagi untuk menghadapNya lalu lakukan kewajiban sebagai seorang hamba. Senantiasa relasikan amal dengan ibadah. Maka selalu mengalir doa atasmu wahai ibundaku tercinta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak sengaja kubertanya&lt;br /&gt;”umi, gak capek ???”&lt;br /&gt;”ya capek, tubuh umi kan gak sebugar dulu ketika masih muda. Lelah banget, tapi pas melihat kalian....hilang deh capeknya. Jadi semangat lagi, apalagi klo ngelihat kalian tersenyum...” jawab umi sambil tersenyum.&lt;br /&gt;”umi beneran gak apa-apa negh?”&lt;br /&gt;”gak, umi sehat kok...makanya syamsul harus jadi orang sukses dunia akhirat yah? Trus adikmu kamu bimbing biar gak salah langkah, syamsul juga ntar klo punya istri tolong jangan sampai menyakiti hatinya yah. Karena hati wanita itu begitu tipis dan lembut, mudah terkoyak dan hancur.”&lt;br /&gt;”iya umi, insya Allah syamsul inget selalu pesan umi, syamsul mohon doa dan restu umi....”&lt;br /&gt;”doa dan restu umi selalu atas diri kalian.”&lt;br /&gt;”makasih yah umi...” airmata ini sudah tak terbendung, lalu kuhanyut dalam dekapan ibunda. Menangis sejadinya, begitu bersyukur atas karunia Allah yang dititipkan melalui kasih sayang ibunda yang begitu luas tak terkira.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mentari dhuha yang kini kembali hadir menyapa diri. Sinarnya yang begitu hangat, yang biaskan pelangi dari embun pagi. Yang membuat hari ini begitu berarti, karena Allah masih memberikan nafas. Setiap hembusan nafas yang merupakan kesempatan. Kesempatan untuk jalani hari, semata-mata untuk beribadah kepadaNya dan berbakti kepada kedua orang tua, ibu..ibu...ibu dan ayah. Kepada seorang wanita yang bermahkotakan Ibu, ikatan yang tak akan pernah pudar. Tautan antara darah dan akidah, dan Rahmat dari Allah, Sang Penguasa Semesta.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5953981438384022403-7250158390195029879?l=adit-pratama.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://adit-pratama.blogspot.com/feeds/7250158390195029879/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://adit-pratama.blogspot.com/2009/04/ibunda.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5953981438384022403/posts/default/7250158390195029879'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5953981438384022403/posts/default/7250158390195029879'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://adit-pratama.blogspot.com/2009/04/ibunda.html' title='ibunda...'/><author><name>Aditia A. Pratama</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh3.googleusercontent.com/-J4dSAzrVCHU/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAe0/8yd0rXPnO1U/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5953981438384022403.post-189851683275325735</id><published>2009-04-25T06:41:00.000+08:00</published><updated>2009-05-31T19:01:25.973+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='my thoughts'/><title type='text'>Lirih Suara di Dasar Jiwa</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Syukur  kupanjatkan atas segala karunia yang begitu berlimpah dari Tuhan Yang Maha Pemurah. Kadang begitu lalai dalam pesan kehidupan bersama lirihnya sebuah suara didasar jiwa. Kadang kita tak menyadari bahwa Allah SWT sedang menguji kita. Bahwa Allah SWT telah menjawab doa hambaNya. Sungguh Allah SWT tidak pernah menzalimi hambaNya. Justru hambanyalah yang menjerumuskan dirinya sendiri. Teringat sebuah kata-kata, entah mengapa begitu terkesan dan tak dapat terlupa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Manusia, kadang ia begitu baik. Sampai malaikat itu merasa iri atas kebaikannya. Dan kadang ia begitu jahatnya. Sampai syetan pun malu untuk berteman dengannya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak dapat berkata-kata. Merenung tentang arti dari semua yang telah terlaksana. Memaknai semua dengan baik prasangka. Lalu kudapati diri ini begitu lemah dan selalu salah dalam mengartikan cinta. CintaNya Sang Maha Pemurah, Yang Maha Mencintai seluruh mahlukNya. Bahkan semut kecil yang begitu kecilnya hingga tak tampak dipelupuk mata, semuannya mendapat kadar rezeki dari Tuhan Semesta, Sang Penguasa Jagad Raya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terbangun diatas sebuah sajadah yang iringi doa menembus langit. Pintaku agar diri ini diberikan kekuatan Iman agar tegar bak karang yang tak pernah lelah diterjang ombak samudra. Kokoh bagai pohon yang menghujamkan akarnya kebumi lalu dahannya menjulang mengangkasa. Kemudian dengan daunnya yang rindang dia memberikan keteduhan bagi siapa saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selalu saja kita yang menkambinghitamkan syetan, dan menyalahkan dunia . Tak pernah kita introspeksi diri kita yang begitu lemah. Menyalahkan orang lain tanpa pernah mengakui kesalahannya. Menganggap dirinya paling benar seolah tanpa cacat, begitu sombong seolah kematian hanya untuk mereka bukan dirinya. Mungkin ziarah kubur adalah pilihan wisata yang tepat diakhir pekan. Mengunjungi rumah singgah ketiga setelah alam rahim dan dunia. Kelak kita akan ke sana, ke alam barzakh, ditemani amal perbuatan yang sudah terlaksana. Baik buruknya tergantung perbuatan kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penuhilah diri dengan cahaya iman. Begitu terang menembus awan-awan gelap yang kadang menutupi hati. Lalu basuhlah dia bersama thaharah yang suci. Maka ia akan biaskan pelangi. Lalu berbagilah dengan siapa saja, dengan mereka yang masih mengabaikan hakikat hidup yang sementara. Dengan mereka yang terlupa bahwa dirinya hanyalah seorang hamba. Berbagilah kebaikan dimana kita berada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ajaklah siapa saja untuk menjawab seruanNya. Meskipun mereka menolaknya berkali-kali, namun janganlah menyerah. Dibutuhkan kesabaran, karena Rasulullah SAW mengajarkan kita untuk bersabar bersama lapisan batu penduduk thaif. Dibutuhkan stabilitas dan konsistensi dalam dakwah. Karena yang kita sampaikan adalah risalah yang mulia. Yang mengajarkan manusia tentang arti cinta sesungguhnya. Cinta kepada Allah Subhana wa Ta'ala.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5953981438384022403-189851683275325735?l=adit-pratama.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://adit-pratama.blogspot.com/feeds/189851683275325735/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://adit-pratama.blogspot.com/2009/04/lirih-suara-di-dasar-jiwa.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5953981438384022403/posts/default/189851683275325735'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5953981438384022403/posts/default/189851683275325735'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://adit-pratama.blogspot.com/2009/04/lirih-suara-di-dasar-jiwa.html' title='Lirih Suara di Dasar Jiwa'/><author><name>Aditia A. Pratama</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh3.googleusercontent.com/-J4dSAzrVCHU/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAe0/8yd0rXPnO1U/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5953981438384022403.post-2410662736343594466</id><published>2009-04-24T21:23:00.000+08:00</published><updated>2009-04-24T21:41:01.813+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='my thoughts'/><title type='text'>Doa Iblis Di Suatu malam</title><content type='html'>Iblis berdoa pada Allah tentang kebenciannya pada manusia, Nabi Adam dan keturunannya.&lt;br /&gt;Dalam doa yang dipanjatkannya pada Sang Khalik, ia berujar &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Bukankah ia selama ini selalu taat kepada Allah, selalu mengikuti segala perintah Allah, selalu dan selalu menjadi hambaNya..."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi mengapa kemudian di saat Allah menciptakan manusia yang berasal dari lumpur hitam yang letaknya dibawah, terinjak-injak, Allah menjadi lebih sayang pada manusia dan malah menyuruh Iblis untuk tunduk pada manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Iblis tidak bisa menerima hal itu, ia merasa cuma karena satu kesalahan itu saja, Allah telah melaknatnya, begitu murkanya hingga mengusirnya dari syurga dan memasukkannya ke dalam neraka, kekal didalamnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu terhadap manusia yang Allah muliakan itu, berkata ia &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Lihatlah ya Rabb, baru saja dikeluarkan dari syurga, manusia itu telah membunuh saudara kandungnya, lalu saat Nabi Musa beranjak sebentar meninggalkan kaumnya, mereka telah berubah menjadi penyembah sapi yang mereka buat dengan tangan mereka sendiri. Alangkah ruginya Engkau menciptakan lumpur hitam itu. Lalu mereka pula yang membunuh nabi-nabi, utusanMu yang terkasih karena keingkaran mereka..." (Iblis mengutuk dan teramat kesal akan rasa sayang Allah pada manusia....)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu iblis melanjutkan doanya....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Karena rasa benciku pada manusia kumohonkan padaMu agar kau tangguhkan akhir untukku...Aku akan menjadikan mereka teman-teman untukku kelak di nerakaMU...Namun apa yang kudapati, manusia itu, lumpur hitam itu sendirilah yang lebih menjerembabkan diri mereka sendiri kepada kemaksiatan, baru kugoda selangkah, mereka telah berlangkah-langkah jauh dariMU....Namun ya Rabb, kenapa masih saja engkau mengasihi dan mengampuni mereka...Padahal banyak sekali kesalahan-kesalahan yang telah mereka perbuat".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Iblis saja mengaku kalah akan keingkaran manusia. Bagaimana dengan kita sendiri? Maukah kita mengakuinya? Apa jadinya kalau Allah menampakkan segala maksiat dan dosa-dosa yang telah kita lakukan, hmm...tidak akan sanggup kita berjalan di bumi Allah ini.....ya kan?&lt;br /&gt;Moga, ini akan makin membuka mata hati kita untuk makin cinta sama Allah. Tidak terbayangkan jikalau Allah mengabulkan dan mengiyakan pendapat Iblis ini....&lt;br /&gt;Memang benar Allah Maha Pengasih dan Maha Penyayang....tapi ingat, azab Allah pun teramat pedih...&lt;br /&gt;Selagi masih diberi kesempatan, jangan sia-siakan masa ini (Allah sendiri pun telah bersumpah atas waktu..." Demi masa...)&lt;br /&gt;Kisah ini dituliskan agar kita makin mendekatkan diri padaNya....membaca dan mengamalkan Kalam Illahinya (Al-Qur'an, yang diturunkan di bulan yang mulia ini)...&lt;br /&gt;Kalam Illahi merupakan (lagi dan lagi) surat tanda kasihNya pada manusia....&lt;br /&gt;Karena ini adalah tanda kasih, jangan disimpan...ulang-ulanglah membacanya dan memahami apa yang dikendakiNya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga Allah mengampuni segala dosa-dosa kita.....Aamiin...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" yaa muqallibal quluub tsabit qalbii 'alaa diinik wa tho'aatik"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sebuah tulisan seorang sahabat, yang kutemukan dalam tumpukan file usang didalam hardisk. Semoga bermanfaat.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5953981438384022403-2410662736343594466?l=adit-pratama.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://adit-pratama.blogspot.com/feeds/2410662736343594466/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://adit-pratama.blogspot.com/2009/04/doa-iblis-di-suatu-malam.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5953981438384022403/posts/default/2410662736343594466'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5953981438384022403/posts/default/2410662736343594466'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://adit-pratama.blogspot.com/2009/04/doa-iblis-di-suatu-malam.html' title='Doa Iblis Di Suatu malam'/><author><name>Aditia A. Pratama</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh3.googleusercontent.com/-J4dSAzrVCHU/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAe0/8yd0rXPnO1U/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5953981438384022403.post-7984453684009601376</id><published>2009-04-17T11:56:00.000+08:00</published><updated>2009-04-17T11:58:25.666+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='my thoughts'/><title type='text'>Teguran atas kelalaian seorang hamba</title><content type='html'>Tak kuasa diri membendung airmata. Rasa bersalah atas kelalaian yang terlaksana. Setiap detik ini alangkah begitu berharganya. Betapa meruginya bila hanya terbuang sia-sia. Itulah yang terjadi ketika diri terlalu sibuk dengan dunia. Hingga terabai seruanNya. Yang memanggil jiwa-jiwa yang suci untuk bersegera mengingatNya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;“(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka manjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram.” (QS. 13:28)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam lalaiku tersentak. Tersadar kemudian mulai bergerak. Betapa Maha Pemurahnya Allah SWT, yang segera menegur hamba yang begitu banyak mendustakan nikmatNya, hamba yang senantiasa tak pernah terlepas dari dosa, hamba yang amalnya selalu saja tak pernah sempurna. Betapa Allah SWT mencintai hambaNya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;“Bagi orang-orang yang memenuhi seruan Tuhannya, (disediakan) pembalasan yang baik. Dan orang-orang yang tidak memenuhi seruan Tuhan, sekiranya mereka mempunyai semua (kekayaan) yang ada di bumi dan (ditambah) sebanyak isi bumi itu lagi besertanya, niscaya mereka akan menebus dirinya dengan kekayaan itu. Orang-orang itu disediakan baginya hisab yang buruk dan tempat kediaman mereka ialah Jahanam dan itulah seburuk-buruk tempat kediaman.” (QS. 13 : 18)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tersadar betapa miskinnya hamba ini. Jangankan sebanyak dunia, seujung kuku pun hamba tak memilikinya. Bukankah seluruh alam semesta ini milikNya? Bukankah langit dan bumi ini dalam genggamanNya? Lalu akan ditebus dengan apakah kelalaian diri ini?. Betapa Allah SWT Maha Pemurah dan Maha Penyayang. Disini kebersujud, menangis, memohon ampunanNya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dada ini bagai dihujam tombak, tembus mengoyak jantung hingga berdarah. Betapa ngerinya kediaman dijurang jahanam. Tak sanggup diri ini membayangkan, terhempas penuh kehinaan dilembah yang buruk dan berbau busuk. Bersama para kufar dan munafik yang terpuruk. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara pintu surga yang begitu indah kita abaikan. Sungai-sungai yang mengalirdibawahnya yang warnanya seputih susu dan rasanya semanis madu. Didalamnya ada kebun-kebun yang indah,   buah-buahan yang bersusun, dan semua kenikmatan yang belum pernah kita jumpai sebelumnya. Disanalah balasan yang seharusnya kita berlomba-lomba untuk mendapatkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sadarlah kawan !!! penuhilah seruan Allah dengan segera. Jangan kita menunda untuk hal yang tidak penting. Jangan sampai urusan dunia melalaikan akhirat kita. Bukankah dua puluh empat jam itu luang. Atau apakah masih kurang??? padahal yang kita urusi bukanlah kerajaan sebesar kerajaan Nabi Sulaiman 'alaihis salam. Tidak Kawan, jangan sampai ketika tiba akhir waktu, lalu merugilah kita yang lalai, yang meringankan urusan akhirat. Jadilah orang yang banyak memberi, walaupun ditengah keterbatasan yang kita miliki. Memberi tidak hanya berbentuk materi, tapi segala curahan isi hati. Yang terangkai seiring fajar meniti. Bersama rintik hujan yang biaskan pelangi. Indah berseri untuk sekali lagi temani langkah jalani hari penuh ketaatan pada Sang Pencipta Hakiki.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5953981438384022403-7984453684009601376?l=adit-pratama.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://adit-pratama.blogspot.com/feeds/7984453684009601376/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://adit-pratama.blogspot.com/2009/04/teguran-atas-kelalaian-seorang-hamba.html#comment-form' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5953981438384022403/posts/default/7984453684009601376'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5953981438384022403/posts/default/7984453684009601376'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://adit-pratama.blogspot.com/2009/04/teguran-atas-kelalaian-seorang-hamba.html' title='Teguran atas kelalaian seorang hamba'/><author><name>Aditia A. Pratama</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh3.googleusercontent.com/-J4dSAzrVCHU/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAe0/8yd0rXPnO1U/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5953981438384022403.post-1349227483256430440</id><published>2009-04-13T10:52:00.000+08:00</published><updated>2009-04-13T10:59:23.755+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='my thoughts'/><title type='text'>Muhassabah Diatas Airmata Sajadah</title><content type='html'>Maka pada malam yang sepi, aku coba bertepi. Dari segala hiruk pikuk dunia yang buat jiwa semakin mati. Kusadari begitu bodohnya diri ini, terjebak dalam kehidupan sendiri. Betapa begitu banyak waktu yang terbuang untuk hal yang tidak penting. Betapa tersia-siakannya kesempatan untuk melakukan banyak kebaikan. Kadang terlalu sombong dan naif, lalu tersedak, terhentak dan menangis sesengukan. Mata memerah dan suara serak, lalu luluh bersama tangis yang iringi sujud. Muhassabah diatas airmata sajadah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika diri coba reduksikan semua amarah yang membuncah, lalu coba selami makna cintanya Sang Maha Pemurah. Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan? Tak kuasa diri ini untuk berkata, pertanda lemahnya diri sebagai seorang hamba. Hamba yang selalu saja melakukan dosa dan amal yang selalu saja tak sempurna. Maka diri ini tak kenal putus asa. Karena yakin bahwa Allah Yang Maha Pengasih akan selalu memberikan ampunan kepada hambaNya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disini kutetap berdiri, walaupun telah berkali-kali jatuh, terluka dan berdarah-darah. Kucoba untuk tetap membaca setiap bait hari dalam syair kehidupan. Syair yang coba teriakan isi hati. Karena diri ini begitu sulit untuk bercerita. Dan lidah yang selalu beku tuk ungkapkan rasa. Amal yang tak sempurna yang buatku terus mencoba tak kenal henti dan lelah. Dulu pernah kurasakan pekat jiwa yang hampa, lalu kini beralun melodi dalam nada kehidupan, seiring pelangi yang berikan warna indah pada ruhiyah. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;akankah diri tetap istiqamah tuk lakukan kebaikan kecil disetiap harinya? Atau kebaikan yang banyak namun hanya sekali dari sekian kesempatan yang ada? Atau malah kebaikan itu hilang bersama banyaknya maksiat yang terlaksana. Semoga Allah SWT memberikan keistiqamahan di hati kita untuk bisa selalu mensyukuri nikmatNya, melaksanakan semua perintahNya dan menjauhi semua laranganNya. Bersabar dan optimislah. Beribadahlah seolah tiada hari esok untuk kita. Lalu bekerjalah dalam rangka ibadah untuk seribu tahun lamanya. Lakukan kebaikan disetiap kesempatan, karena akhir usia bukan kita yang menentukan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5953981438384022403-1349227483256430440?l=adit-pratama.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://adit-pratama.blogspot.com/feeds/1349227483256430440/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://adit-pratama.blogspot.com/2009/04/muhassabah-diatas-airmata-sajadah.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5953981438384022403/posts/default/1349227483256430440'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5953981438384022403/posts/default/1349227483256430440'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://adit-pratama.blogspot.com/2009/04/muhassabah-diatas-airmata-sajadah.html' title='Muhassabah Diatas Airmata Sajadah'/><author><name>Aditia A. Pratama</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh3.googleusercontent.com/-J4dSAzrVCHU/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAe0/8yd0rXPnO1U/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5953981438384022403.post-2731471450601065419</id><published>2009-04-08T11:46:00.000+08:00</published><updated>2009-04-08T11:48:48.445+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='my thoughts'/><title type='text'>Tak Perlu Teriakan...</title><content type='html'>&lt;span style="font-style:italic;"&gt;"Mengapakah kamu tidak memerangi orang-orang yang merusak sumpah (janjinya), padahal mereka telah keras kemauannya untuk mengusir Rasul dan merekalah yang pertama mulai memerangi kamu? Mengapakah kamu takut kepada mereka padahal Allah-lah yang berhak untuk kamu takuti, jika kamu benar-benar orang yang beriman."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Perangilah mereka, niscaya Allah akan menghancurkan mereka dengan (perantaraan) tangan-tanganmu dan Allah akan menghinakan mereka dan menolong kamu terhadap mereka, serta melegakan hati orang-orang yang beriman." (QS. 9 : 13-14)&lt;/span&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Mengapa kita tidak memilih? padahal ini adalah kesempatan kita untuk melawan. Lihatlah para firaun dan samiri yang berkeliaran. Didepan kedua mata kita mereka merampas harta negeri kita. Lalu dengan santai kita meneriakan untuk tidak memilih lantaran demokrasi adalah produk kufar. Jika memang begitu maka diri kalian sangat egois. Apakah kalian tidak peduli dengan para fakir miskin dikolong jembatan ibukota? Atau para dhuafa dipelosok nusantara? Bagaimana jika yang menjadi pemimpin adalah para kacung zionis. Lalu mereka membantai kaum musimin dengan sangat bengis. Siapkah kalian untuk tidak menangis? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Jika hanya demokrasi yang menjadi masalah. Biarlah ia menjadi piala bening. Apapun yang mengisinya akan menjadi warna baginya. Tugas kita adalah untuk menjaganya, jangan biarkan khamar yang haram menodai. Tapi kita harus bisa mengisinya dengan nilai-nilai islami dan syariat yang murni. Inilah perang kita kawan !!!, perang melawan para kufar yang mencoba menguasai negeri tercinta kita ini. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Tanyakannlah pada hatimu kawan !!! karena hati tak akan pernah berdusta. Apakah ini salah mereka yang tidak tahu apa-apa? Atau salah kita yang tahu tapi memilih untuk diam. Ingat kawan !!! sangat kejam dan biadab bagi mereka yang melihat tapi diam. Masih ada pemimpin negeri yang masih peduli dengan rakyatnya. Saya yakin bahwa Allah Maha Adil, setiap sisi kejahatan pasti akan ada sisi kebaikan disisi lainya yang siap menumpasnya. Temukanlah ia kawan atau jika kau tidak menemukannya cobalah jadi pemimpin yang baik untuk dirimu, keluargamu, dan lingkungan tempat tinggalmu. Jangan hanya mengeluh, tapi bekerjalah. Untuk duniamu dan akhiratmu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Ketika seluruh muslim di negeri ini mengerti akan akidah yang murni. Maka tak perlu lagi teriakan, cukup salam yang menentramkan hati. Sampai saat itu tiba, maka kita harus bersatu. Bahu membahu untuk menyampaikan dakwah  ini. Kepelosok negeri dibawah kolong langit ini. Sampaikanlah !!! sampaikanlah kawan...meski itu hanya satu ayat saja. Bersegeralah menuju kebaikan. Dan semuanya hanya karena ALLAH SWT.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;"...dan untuk yang demikian itu hendaknya orang berlomba-lomba." (QS. 83 :26)  &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5953981438384022403-2731471450601065419?l=adit-pratama.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://adit-pratama.blogspot.com/feeds/2731471450601065419/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://adit-pratama.blogspot.com/2009/04/tak-perlu-teriakan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5953981438384022403/posts/default/2731471450601065419'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5953981438384022403/posts/default/2731471450601065419'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://adit-pratama.blogspot.com/2009/04/tak-perlu-teriakan.html' title='Tak Perlu Teriakan...'/><author><name>Aditia A. Pratama</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh3.googleusercontent.com/-J4dSAzrVCHU/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAe0/8yd0rXPnO1U/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5953981438384022403.post-4167746853349088467</id><published>2009-04-03T14:01:00.000+08:00</published><updated>2009-04-03T14:02:48.618+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='my thoughts'/><title type='text'>Untuk para sahabatku...</title><content type='html'>Kalau yang kamu serukan kepada mereka itu keuntungan yang mudah diperoleh dan perjalanan yang tidak seberapa jauh, pastilah mereka mengikutimu, tetapi tempat yang dituju itu amat jauh terasa oleh mereka. Mereka akan bersumpah dengan (nama) Allah: "Jikalau kami sanggup tentulah kami berangkat bersama-samamu". Mereka membinasakan diri mereka sendiri dan Allah mengetahui bahwa sesungguhnya mereka benar-benar orang-orang yang berdusta. (QS. 9 :42)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini adalah sebuah catatan tentang seorang hamba yang mendapatkan cahaya dalam pekatnya kehidupan. Banyak yang terjadi, begitu cepat hingga tampak tak berarti. Hijrahku telah membawaku pada sebuah oasis yang menyejukan. Pelepas dahaga jiwa yang gersang. Kini kusadari, bahwa aku harus kembali. Kembali kedalam pekat bersama lentera hati. Tuk menjemput mereka yang masih terbelenggu. Dalam poros dunia dan lingkaran setan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini adalah sebuah catatan tentang resah dan gundah yang menyelimuti diri. Yang sedih karena panggilan hijrah ini masih belum terjawab pasti. Namun kehadiran sahabatlah yang membuatku tetap tegar meski telah terjatuh dalam menapaki tangga kehidupan ini. Terjatuh, lalu berdiri, kemudian terjatuh lagi dan untuk kesekian kali akan terus coba tuk berdiri untuk terus menapaki hari. Karena kehidupan ini begitu berarti dari sekedar meratapi diri. Luruskan niat, azzamkan jiwa ini, lalu melesatlah bagai peluru yang berpacu dengan waktu. Menembus batas-batas sejarah,  membakar mimpi dan amarah.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Ini adalah sebuah catatan tentang kuli bangunan peradaban Islam di negeri tercinta Indonesia. Yang menyangga pilarnya dengan Akidah Islam yang lurus dan menyeluruh. Al Quran dan Sunah Rasul adalah rujukan pondasinya. Keimanan yang murni, ibadah yang benar dan bermujahadah adalah penerangannya. Yang semuanya terbingkai dalam kepahaman tentang fikrah Islamiyah yang murni. Di sini untuk kesekian kali kulantangkan Syahadat sekali lagi. Asyhadu alaa ilaaha illa Allahu wa asyhadu anna muhammadu rasulullah. Inilah registrasi Iman untuk ikut berlomba dalam kebaikan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk para sahabatku, dimanapun kalian berada...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kuingin kalian tahu bahwa sampai kapanpun diri ini akan terus mengenangmu. Dalam suka duka yang warnai hari-hari kita dulu. Dalam memori yang ungkap begitu banyak cerita. Tentang persahabatan dan cinta.  Mari kita berhijrah kawan, Rumah Allah SWT yang begitu indah untuk kita bernaung dibawahnya. Dalam taman-taman syurga, yang pancarkan aroma ilmu.  Dalam ikatan Akidah yang kokoh dan tak akan goyah, Bersama ukhuwah sebagai kekuatan terbesar kita.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5953981438384022403-4167746853349088467?l=adit-pratama.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://adit-pratama.blogspot.com/feeds/4167746853349088467/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://adit-pratama.blogspot.com/2009/04/untuk-para-sahabatku.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5953981438384022403/posts/default/4167746853349088467'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5953981438384022403/posts/default/4167746853349088467'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://adit-pratama.blogspot.com/2009/04/untuk-para-sahabatku.html' title='Untuk para sahabatku...'/><author><name>Aditia A. Pratama</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh3.googleusercontent.com/-J4dSAzrVCHU/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAe0/8yd0rXPnO1U/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5953981438384022403.post-60807126763718247</id><published>2009-03-27T11:25:00.000+08:00</published><updated>2009-03-27T11:29:59.061+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi???'/><title type='text'>Airmata ini....</title><content type='html'>Dan sesungguhnya telah Kami berikan hikmat kepada Luqman, yaitu: "Bersyukurlah kepada Allah. Dan barangsiapa yang bersyukur (kepada Allah), maka sesungguhnya ia bersyukur untuk dirinya sendiri; dan barangsiapa yang tidak bersyukur, maka sesungguhnya Allah Maha Kaya lagi Maha Terpuji". &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan (ingatlah) ketika Luqman berkata kepada anaknya, di waktu ia memberi pelajaran kepadanya: "Hai anakku, janganlah kamu mempersekutukan Allah, sesungguhnya mempersekutukan (Allah) adalah benar-benar kezaliman yang besar". &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang ibu-bapaknya; ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun. Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada dua orang ibu bapakmu, hanya kepada-Kulah kembalimu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan jika keduanya memaksamu untuk mempersekutukan dengan Aku sesuatu yang tidak ada pengetahuanmu tentang itu, maka janganlah kamu mengikuti keduanya, dan pergaulilah keduanya di dunia dengan baik, dan ikutilah jalan orang yang kembali kepada-Ku, kemudian hanya kepada-Kulah kembalimu, maka Kuberitakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Luqman berkata): "Hai anakku, sesungguhnya jika ada (sesuatu perbuatan) seberat biji sawi, dan berada dalam batu atau di langit atau di dalam bumi, niscaya Allah akan mendatangkannya (membalasinya). Sesungguhnya Allah Maha Halus lagi Maha Mengetahui.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hai anakku, dirikanlah shalat dan suruhlah (manusia) mengerjakan yang baik dan cegahlah (mereka) dari perbuatan yang mungkar dan bersabarlah terhadap apa yang menimpa kamu. Sesungguhnya yang demikian itu termasuk hal-hal yang diwajibkan (oleh Allah).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan janganlah kamu memalingkan mukamu dari manusia (karena sombong) dan janganlah kamu berjalan di muka bumi dengan angkuh. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong lagi membanggakan diri. (18) &lt;br /&gt;Dan sederhanalah kamu dalam berjalan dan lunakkanlah suaramu. Sesungguhnya seburuk-buruk suara ialah suara keledai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidakkah kamu perhatikan sesungguhnya Allah telah menundukkan untuk (kepentingan)mu apa yang di langit dan apa yang di bumi dan menyempurnakan untukmu nikmat-Nya lahir dan batin. Dan di antara manusia ada yang membantah tentang (keesaan) Allah tanpa ilmu pengetahuan atau petunjuk dan tanpa Kitab yang memberi penerangan. (QS.31 : 12 – 20)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Airmata ini...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jeritku pada malam yang sepi, ketika pekat menyelimuti diri&lt;br /&gt;betapa tak kumengerti, ketika cinta ini berbalas caci maki&lt;br /&gt;ingin kuteriakan rasa ini namun apa daya diri ini&lt;br /&gt;tak berdaya dalam belenggu lisan yang terkunci&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;salahkah diri ini yang mencoba tuk sempurna&lt;br /&gt;dalam berbagai keterbatasan yang dimilikinya&lt;br /&gt;salahkah diri ini yang mencoba tuk membalas budi&lt;br /&gt;semua kasih sayang yang telah kalian beri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;airmata ini untuk kalian yang kusayangi&lt;br /&gt;airmata ini untuk kalian yang kucintai&lt;br /&gt;airmata ini untuk kalian yang begitu berarti&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dalam doa, sujud dan setiap langkah&lt;br /&gt;selalu kumohonkan ampunan, rahmat dan hidayah&lt;br /&gt;Kepada Allah Yang Maha Pengasih Maha Penyayang&lt;br /&gt;untuk kalian yang begitu penuh kasih sayang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;maafkanlah diri ini yang sering membuat susah&lt;br /&gt;dalam khilaf yang sering memancing amarah&lt;br /&gt;ingin rasanya bisa buat kalian bangga&lt;br /&gt;lalu tersenyum dan dekapku bahagia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;namun ku terlupa akan sebuah sentuhan hangat yang menyejukan jiwa&lt;br /&gt;yang kurindukan untuk menenangkan gundahku dalam berbagai peristiwa&lt;br /&gt;bukan karena aku kecewa pada kalian, tapi aku sadar betapa diri ini yang tidak bisa membaca&lt;br /&gt;makna keindahan yang kalian beri dalam kerasnya batu permata&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;oh...ibu...ibu...ibu dan ayah&lt;br /&gt;izinkanku tuk pergi berjihad di jalan-Nya&lt;br /&gt;izinkanku tuk menolong agama-Nya&lt;br /&gt;izinkanku dan restuilah jalan juang anakmu ini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;oh...ibu..ibu..ibu dan ayah&lt;br /&gt;jangan kalian menjadi peghalang diriku dengan-Nya&lt;br /&gt;jangan kalian menyuruhku melakukan hal yang dibenci-Nya&lt;br /&gt;jangan kalian melalaikanku dari mengingat-Nya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;rasa sayangku pada kalian tak akan pudar dan berlalu&lt;br /&gt;dalam bab hitam putih yang berubah kelabu&lt;br /&gt;yang hati dipenuhi debu oleh jiwa yang menderu&lt;br /&gt;dalam lantunan melodi kehidupan syadu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kuingin kalian tahu, bahwa diri ini begitu sayang kepada kalian&lt;br /&gt;tak ingin kulihat kalian bersedih di dunia apalagi di akhirat&lt;br /&gt;kuingin kita bersama berhimpun didalam jannah yang indah tak terkira&lt;br /&gt;Syukurku pada-Nya, Yang Maha Mulia dan Maha Perkasa&lt;br /&gt;shalawat serta salam semoga selalu tercurah kepada Nabi Muhammad SAW&lt;br /&gt;beserta keluarga, sahabat, dan pengikutnya yang setia hingga akhir zaman.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5953981438384022403-60807126763718247?l=adit-pratama.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://adit-pratama.blogspot.com/feeds/60807126763718247/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://adit-pratama.blogspot.com/2009/03/airmata-ini.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5953981438384022403/posts/default/60807126763718247'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5953981438384022403/posts/default/60807126763718247'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://adit-pratama.blogspot.com/2009/03/airmata-ini.html' title='Airmata ini....'/><author><name>Aditia A. Pratama</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh3.googleusercontent.com/-J4dSAzrVCHU/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAe0/8yd0rXPnO1U/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5953981438384022403.post-2209760962710138639</id><published>2009-03-23T14:48:00.000+08:00</published><updated>2009-03-23T14:53:29.052+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi???'/><title type='text'>Disini Mencintaimu..Hingga Ujung Waktu...</title><content type='html'>sangat menakjubkan apa yang sedang kubaca&lt;br /&gt;menyirat dalam kehati sang pengembara&lt;br /&gt;tentang seorang peimpin ummat yang bersahaja&lt;br /&gt;yang sejarah pun mencatatnya &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sebagai sebuah existensi&lt;br /&gt;yang wajib diyakini &lt;br /&gt;tentang Nabi terakhir ummat ini&lt;br /&gt;Rahmatan Lil 'Alamin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tangisku yang dalam tersentuh&lt;br /&gt;Hatiku terasa galau dan resah&lt;br /&gt;oh...aku malu dengan diriku&lt;br /&gt;yang tidak bisa meneladanimu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;meski nafasmu kini tak dapat kurasa&lt;br /&gt;meski senyummu kini tak dapat kulihat&lt;br /&gt;meski nasihatmu kini tak dapat kudengar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;namun diri ini bersama berjuta-juta kaum muslimin di dunia&lt;br /&gt;sangat mencintaimu dan merindukanmu&lt;br /&gt;kami pelajari sirahmu, haditsmu dan semua tentangmu&lt;br /&gt;kami mencintaimu dan berharap kelak dapat bertemu di yaumil akhir&lt;br /&gt;dan engkau pun  mengenali kami sebagai ummatmu &lt;br /&gt;dan kau mohonkan syafaat kepadaNya untuk kami yang mencintaimu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kusadari betepa dahsyatnya cintamu kepada kami&lt;br /&gt;hingga diakhir hayatmu masih terucap “ummatku...ummatku...”&lt;br /&gt;kami disini menjawabmu meski sudah terlewat 1400 tahun&lt;br /&gt;dan kami akan terus mencintaimu dan mengimanimu ,meskipun kami harus melalui&lt;br /&gt;hari-hari panjang yang rumit tanpa hadirmu disini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;oh beruntunglah mereka yang hidup &lt;br /&gt;ketika engkau masih berada disekitar mereka&lt;br /&gt;namun kami merasa lebih beruntung&lt;br /&gt;karena kami mencintaimu dan mengimanimu meski engkau sudah tidak ada diantara kami&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga shalawat serta salam selalu tercurah atasmu&lt;br /&gt;dan atas keluargamu, sahabat, serta pengikutmu yang setia hingga akhir zaman&lt;br /&gt;Wahai Nabi kami, murabbi kami, pemimpin kami, teladan kami, panglimanya para mujahidin&lt;br /&gt;Muhammad Shalallahu alaihi Wassalam&lt;br /&gt;kami disini mencintaimu.....hingga ujung waktu...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5953981438384022403-2209760962710138639?l=adit-pratama.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://adit-pratama.blogspot.com/feeds/2209760962710138639/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://adit-pratama.blogspot.com/2009/03/disini-mencintaimuhingga-ujung-waktu.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5953981438384022403/posts/default/2209760962710138639'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5953981438384022403/posts/default/2209760962710138639'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://adit-pratama.blogspot.com/2009/03/disini-mencintaimuhingga-ujung-waktu.html' title='Disini Mencintaimu..Hingga Ujung Waktu...'/><author><name>Aditia A. Pratama</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh3.googleusercontent.com/-J4dSAzrVCHU/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAe0/8yd0rXPnO1U/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5953981438384022403.post-5082742621234815128</id><published>2009-03-19T10:50:00.000+08:00</published><updated>2009-03-19T10:51:29.851+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi???'/><title type='text'>Burn In Hell...</title><content type='html'>Still standing here watching, to the truth that are revealed to me&lt;br /&gt;I still do not believe what on my vision to see&lt;br /&gt;I wanna scream so loud so everyone would hear&lt;br /&gt;this heart of mine being grabbed upon the fantasy of life&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;being the ignorance that try to fool everyone&lt;br /&gt;with fake smile and leave the bad things behind&lt;br /&gt;and being tortured by someone&lt;br /&gt;that you hope to give something in mind&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oh...how stupid, it's nothing we can do&lt;br /&gt;if  we're late to beg forgiven from Lord of the Worlds&lt;br /&gt;and then you found out that the angel of death already comes&lt;br /&gt;to violently plucking the souls of the unbelievers&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;and when you shall see it with your own eyes&lt;br /&gt;'yes, there will be no doubt about it&lt;br /&gt;that you shall surely see Hell? &lt;br /&gt;Again, you shall surely see it with the sight of certainty.”(QS.102 : 6,7,8) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Then again my friend, there is nothing I can do&lt;br /&gt;besides just warn you about the day when I can't warn you anymore&lt;br /&gt;My friend, there is no guarantee that us will be safe from being burn in hell&lt;br /&gt;Just one thing I hope from you, please accept the truth&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;do not run away, cause there'll be no escape&lt;br /&gt;we pray and beg to be forgiven&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“In the name of Allah, the Beneficent, the Merciful. &lt;br /&gt;Praise be to Allah, Lord of the Worlds, &lt;br /&gt;The Beneficent, the Merciful.  &lt;br /&gt;Master of the Day of Judgment,  &lt;br /&gt;Thee (alone) we worship; Thee (alone) we ask for help.  &lt;br /&gt;Show us the straight path, &lt;br /&gt;The path of those whom Thou hast favoured; Not the (path) of those who earn Thine anger nor of those who go astray.” (QS. 1 : 1-7)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5953981438384022403-5082742621234815128?l=adit-pratama.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://adit-pratama.blogspot.com/feeds/5082742621234815128/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://adit-pratama.blogspot.com/2009/03/burn-in-hell.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5953981438384022403/posts/default/5082742621234815128'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5953981438384022403/posts/default/5082742621234815128'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://adit-pratama.blogspot.com/2009/03/burn-in-hell.html' title='Burn In Hell...'/><author><name>Aditia A. Pratama</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh3.googleusercontent.com/-J4dSAzrVCHU/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAe0/8yd0rXPnO1U/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5953981438384022403.post-7075388742944433318</id><published>2009-03-18T10:24:00.000+08:00</published><updated>2009-03-18T10:25:10.913+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Unforgetable Moment'/><title type='text'>Past, Present and Future...</title><content type='html'>Kehidupan seseorang itu emang sangat susah ditebak. Ada yang dulunya sangarrr abiez, eh sekarang lembutnya minta ampyun. Pokoknya dinamis banget dah. Berubah-ubah menjadi lebih baik dari sebelumnya. Terus klo diperhatikan, juga ada lho yang hidupnya kayak githu-githu aja. Kagak ada perubahan yang berarti. Yah saya sendiri megakui bahwa saya telah melewati masa metamorfosa jati diri. &lt;br /&gt; Pada awalnya dulu saya masih ingat ketika saya masih duduk di bangku SMP swasta di Balikpapan. Trus saya itu masih inget banget ada temen yang keren abies, udah pinter...jago main drum pula...main basketnya keren...main bolanya apalagi. Pokoknya teman-teman saya waktu itu pada keren-keren semua, cuma saya aja ngerasa diri paling gag keren, hehehe maklumlah gag ada talenta yang bisa dibanggakan. Saya masih inget dulu awal-awal sekolah masuk kelas unggulan. Wuih yang ada di kelas ntu semuanya canggih-canggih euy. Ada yang bahasa inggrisnya lancar banget, matiknya jago, biologinya lihai...wah pokoknya mantap semua dah. Dan lagi-lagi saya menemukan diri saya nomor dua, tiga atau lima di belakang mereka semua. &lt;br /&gt; Nah pada saat itu saya melihat bahwa disekolah saya memang banyak orang yang pintar, kaya dan sebagainya, namun orang yang tidak mengerti juga jauh lebih banyak. Kebanyakan sih mereka yang banyak mengahabiskan waktunya untuk pacaran dan melakukan hal lain yang tak berguna. Ada juga orang-orang tertentu yang menjadi preman (tukang palak), bayangin aja uang saku mereka rata-rata 15 rebu ditambah hasil palak serebu per anak!!! Parah...&lt;br /&gt; Yah kembali ke diri saya yang dulu. Masih dalam masa pencarian jati diri juga. “Sebenarnya siapa sih saya ini???” selalu pertanyan itu yang terlontar dari benak. Ya saya kadang mencoba menjawab nurani saya itu dengan jawaban yang belum pasti. “saya adit kan???”. Merasa belum puas. Pertanyaan itu terus menggempur dada ini sampai sesak. Akhirnya saya bertemu dengan seorang teman. Namun bukan contoh teman yang baik rupanya tapi dia cukup baik kepada saya karena saya rasa cuma dia yang merasakan existensi saya di sekolah itu, hehe. Di sekolah saya selalu nebeng popularitas dengan dia, karena jujur dia emang keren dan banyak duit. Banyak pula cewek yang suka dengan dia. Hari-hari berlalu, yah akhirnya saya harus move dari kelas unggulan karena gagal bersaing, namun saya sempat bertahan selama 3 semester. Nah ketika move kekelas lain saya memiliki teman-teman baru yang rada aneh bentuknya...oops, bukan maksudnya karakternya beda banget sama yang dikelas unggulan. Hehe...saya sambung di post berikutnya aja ah, mau mandi negh hahaha.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5953981438384022403-7075388742944433318?l=adit-pratama.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://adit-pratama.blogspot.com/feeds/7075388742944433318/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://adit-pratama.blogspot.com/2009/03/past-present-and-future.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5953981438384022403/posts/default/7075388742944433318'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5953981438384022403/posts/default/7075388742944433318'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://adit-pratama.blogspot.com/2009/03/past-present-and-future.html' title='Past, Present and Future...'/><author><name>Aditia A. Pratama</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh3.googleusercontent.com/-J4dSAzrVCHU/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAe0/8yd0rXPnO1U/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5953981438384022403.post-3152852876718859281</id><published>2009-03-18T10:22:00.000+08:00</published><updated>2009-03-18T10:24:24.822+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi???'/><title type='text'>doa untuk negeriku</title><content type='html'>dimalam yang begitu dingin dan sepi&lt;br /&gt;saat semua manusia masih menjelajahi alam mimpi&lt;br /&gt;ada sebuah seruan dalam diri&lt;br /&gt;untuk segera bangkit dan bersuci&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kucoba untuk berdiri dalam remang-remang &lt;br /&gt;antara kegelapan dan cahaya benderang&lt;br /&gt;kubuka mata ini dan tampak semu bayang-bayang&lt;br /&gt;antara ilmu dan hikmah yang hilang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;segera kulangkahkan kaki&lt;br /&gt;tanpa kuhiraukan diri yang masih menanti&lt;br /&gt;sebuah jawaban tentang arti existensi diri&lt;br /&gt;Kuyakin semua ini hanya untuk Yang Maha Tinggi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dinginnya udara malam tak membuat diri jera&lt;br /&gt;yang terbasuh dalam thaharah&lt;br /&gt;dinginnya udara malam tak membuat diri ini terluka&lt;br /&gt;yang terbangun untuk berdialog dengan Tuhannya manusia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kubuka sajadah cintaku&lt;br /&gt;kulantunkan ayat-ayat cintaMu&lt;br /&gt;yang mengalun dalam irama syahdu&lt;br /&gt;bak seorang penyair bersenandung merdu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;lalu dipenghujung shalatku &lt;br /&gt;dalam sujud terakhirku&lt;br /&gt;ada sebuah harapan baru&lt;br /&gt;dan doa untuk negeriku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Allah Yang Maha Suci, anugrahilah negeri kami para pemimpin yang beriman kepadaMu&lt;br /&gt;Ya Allah Yang Maha Besar, anugrahilah negeri kami para pemimpin yang akan menjalankan syariatMu&lt;br /&gt;Ya Allah Yang Maha Pengasih, anugrahilah negeri kami para pemimpin yang meneladani rasul kami, Muhammad SAW&lt;br /&gt;Ya Allah Yang Maha Penyayang, anugrahilah negeri kami para pemimpin yang menjadikan Al Quran sebagai pedoman hidupnya&lt;br /&gt;Ya Allah Yang Maha Mulia, anugrahilah negeri kami para pemimpin yang menjadikan jihad sebagai jalan juangnya&lt;br /&gt;Ya Allah Yang Maha Bijaksana, anugrahilah negeri kami para pemimpin yang menjadikan mati syahid sebagai cita-cita tertinggi mereka.&lt;br /&gt;Ya Allah Yang Maha Perkasa, Hanya kepada Engakulah kami berserah diri dan meminta pertolongan...&lt;br /&gt;tolonglah negeri kami Ya Allah...tolonglah....Amin.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5953981438384022403-3152852876718859281?l=adit-pratama.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://adit-pratama.blogspot.com/feeds/3152852876718859281/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://adit-pratama.blogspot.com/2009/03/doa-untuk-negeriku.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5953981438384022403/posts/default/3152852876718859281'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5953981438384022403/posts/default/3152852876718859281'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://adit-pratama.blogspot.com/2009/03/doa-untuk-negeriku.html' title='doa untuk negeriku'/><author><name>Aditia A. Pratama</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh3.googleusercontent.com/-J4dSAzrVCHU/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAe0/8yd0rXPnO1U/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5953981438384022403.post-3745126401288257449</id><published>2009-03-18T10:14:00.000+08:00</published><updated>2009-03-18T10:21:51.406+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='my thoughts'/><title type='text'>fatwa MUI itu salah</title><content type='html'>saya heran juga kadang dengan orang yang menganggap bahwa fatwa MUI itu salah. Terutama dengan Fatwa haram rokok. Kan udah jelas klo rokok itu banyak mudharatnya daripada manfaat, tap kok orang-orang tetep ngotot yah. Kan mereka para Ulama dinegeri kita, mereka yang mengkaji sesuatu untuk kemaslahatan ummat. Apakah masyarakat kita sudah tidak mempedulikan lagi seruan para Ulama yang mengajak kepada kebajikan ini. Malah mereka memperolok-oloknya, bahkan sampai ada yang berdemo segala. Saya jadi bertanya tanya apakah negeri ini sudah kehilangan kepercayaan kepada para Ulamanya, sehingga fatwa mereka tidak dipedulikan lagi. Ironisnya sebagian besar ummat Islam menolak fatwa ini. Sebagai seorang mahasiswa yang merasa memiliki dan mewarisi negeri tercinta ini, saya pribadi merasa bertanggungjawab atas masalah ini. Ternyata masih banyak yang belum paham, masih banyak yang harus diselesaikan. MUI harus mendapat dukungan penuh dari mahasiswa terutama Mahasiswa pergerakan. MUI adalah harapan kami untuk mewujudkan Indonesia Madani. Untuk ummat Islam Indonesia, bersatulah dan taatlah kepada Allah SWT, Rasulullah SAW dan para ulil amri.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5953981438384022403-3745126401288257449?l=adit-pratama.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://adit-pratama.blogspot.com/feeds/3745126401288257449/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://adit-pratama.blogspot.com/2009/03/fatwa-mui-itu-salah.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5953981438384022403/posts/default/3745126401288257449'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5953981438384022403/posts/default/3745126401288257449'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://adit-pratama.blogspot.com/2009/03/fatwa-mui-itu-salah.html' title='fatwa MUI itu salah'/><author><name>Aditia A. Pratama</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh3.googleusercontent.com/-J4dSAzrVCHU/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAe0/8yd0rXPnO1U/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5953981438384022403.post-6388871191046981344</id><published>2009-03-16T10:46:00.000+08:00</published><updated>2009-03-16T10:47:16.676+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='my thoughts'/><title type='text'>Pemimpin yang kunantikan...</title><content type='html'>Matahari nan cerah telah kembali mengiringi pagi yang indah. Cahayanya terus menembus celah-celah perbukitan, hingga masuk ke rumah-rumah memberi kehangatan. Terdengar kicauan burung yang seolah memberi nada pada pagi ini. Pohon – pohon yang melambai-lambai tertiup angin memberikan nuansa yang menyejukan hati. Kuhirup udara pagi yang segar, lalu kuhembuskan. Kurasakan karuniaNya yang begitu melimpah. Kuperhatikan sekeliling, tampak rumput yang menghijau, lalu ada semut-semut yang keluar dari sarangnya, hilir mudik kesana kemari. Kupu-kupu yang beterbangan diantara bunga-bunga yang indah. Sambil perlahan kurasakan hembusan angin yang sejuk menerpa diri ini. Begitu lembut dan indahnya. Seandainya mereka sadar akan hal ini. Betapa semua ini sangat berharga. Betapa semua ini begitu indah untuk disia-siakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pikiran ini pun teringat beberapa waktu yang lalu. Berpindah jauh di sebuah negara Indah yang sedang dijajah oleh manusia paling tidak tahu diri. Di Gaza, Matahari mungkin tak akan tampak karena yang ada hanya asap tebal yang menghitam di langit. Sementara banyak tumbuhan dan binatang yang mati karena berhari-hari diharus dilalui tanpa air hanya hujan fosforlah yang bisa mereka dapatkan. Manusia pun dibantai, darah syuhada membasahi bumi. Betapa pemandangan yang sangat sulit kita bayangkan bagi kita yang tinggal di negeri yang aman. Bagi mereka saudara-saudariku yang tinggal di Gaza, bagi mereka saudara-saudariku yang memperjuangkan Palestina Merdeka, bersabarlah  dan jangan bersedih. Sesungguhnya Allah SWT beserta kita. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kafilah Syuhada telah memanggil jiwa-jiwa suci. Yang telah menjual dirinya hanya untuk Allah SWT semata. Kafilah syuhada telah berseru keseluruh pelosok negeri ini. Ummat ISLAM Bangkitlah, Bersatulah, mengapa kita saling terpecah dan saling menghujat. Mengapa kita tidak saling menolong, bukankah tujuan kita sama. Sesungguhnya musuh kita adalah musuh yang jelas. Dan syahadat adalah pemersatu kita. Shalat kita adalah pilar agama ini. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang Muslim Sejatilah yang dinantikan untuk memimpin negeri ini. Seorang pemimpin yang selalu shalat berjamaah tepat waktu. Seorang pemimpin yang selalu shalat di sepertiga malamnya, memohon petunjuk kepada Yang Maha Kuasa. Seorang yang menghiasi diamnya dengan dzikir kepada Allah SWT. Seorang pemimpin yang menjadi pelindung ummat. Seorang pemimpin yang menjadi contoh, panutan dan pelayan ummat. Masih adakah Pemimpin yang menjadikan Rasulullah SAW dan Sahabat sebagai teladan di zaman sekarang ini??? Dimanakah pewaris Jiwa Umar bin Al khattab, Shalahuddin Al Ayyubi, Khalid bin Walid, Ali bin Abi Thalib ??? Dimanakah Kalian ???&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5953981438384022403-6388871191046981344?l=adit-pratama.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://adit-pratama.blogspot.com/feeds/6388871191046981344/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://adit-pratama.blogspot.com/2009/03/pemimpin-yang-kunantikan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5953981438384022403/posts/default/6388871191046981344'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5953981438384022403/posts/default/6388871191046981344'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://adit-pratama.blogspot.com/2009/03/pemimpin-yang-kunantikan.html' title='Pemimpin yang kunantikan...'/><author><name>Aditia A. Pratama</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh3.googleusercontent.com/-J4dSAzrVCHU/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAe0/8yd0rXPnO1U/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5953981438384022403.post-5877185851531099848</id><published>2009-03-16T10:45:00.000+08:00</published><updated>2009-03-16T10:46:47.426+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='my thoughts'/><title type='text'>Anak buah gag tau diri !!!!</title><content type='html'>Bismillah &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alhamdulillah. Segala Puji hanya untuk Allah SWT semata. Klo kita disuruh ngitung nikmat yang Allah SWT berikan ke kita mulai dari tadi pagi kita bangun ampe detik ini, kalkulator paling canggih sedunia aja bakalan gag mampu ngitung dah, itu juga baru nikmat Allah SWT yang hari ini, Blum nikmat Allah SWT semenjak kita akil balig, atau nikmat Allah SWT yang diberikannya semenjak kita lahir kedunia ini. Udah gitu masih aja kita nggak mau melaksanakan perintahNYa, sok mucil ato emang sombong. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ngomong-ngmong soal nikmat Allah SWT, saya paling tersentuh dengan firmanNya yang berbunyi “Maka nikmat Tuhanmu yang mana yang kau dustakan?” (55:13). langsung nggak bisa ngomong apa-apa, masa mau dibantah, mana bisa coy !!! uda SKAK MAT...JLEEBB !!! nyucuk rasanya....Malu banget karena betapa lemahnya diri ini. Udah lemah nggak taw diri pula. Yah bener aja klo Malaikat Maut ntar bkalan gag segan segan untuk mengahajar kita habis-habisan. Nggak usah deh jauh-jauh, kita  klo punya anak buah (ciyeh misalnya kita udah jadi boss negh !!!) trus kita kasih tempat tinggal ke dia, kita kasih makan, trus kita kita gaji juga setiap bulannya. Tentunya sebagai manusia normal yang berakal, anak buah tersebut harusnya berterima kasih dan menunjukan kontribusi yang memuaskan untuk usaha kita. Nah apa jadinya ternyata yang di lakukan anak buah kita hanya berfoya-foya dan bermalas-malasan. Boro-boro mau kerja disuruh mandi aja males. Nah itu baru contoh simple antara anak buah yang gak tau diri dengan boss yang baik hati, klo kita tanyakan ke diri kita, trus coba kita menjawab dengan JUJUR, kira-kira bagaimana perasaan kita jika kita punya anak buah yang gak tau diri tersebut??? (hayoo jawab yang jujur !!!)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5953981438384022403-5877185851531099848?l=adit-pratama.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://adit-pratama.blogspot.com/feeds/5877185851531099848/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://adit-pratama.blogspot.com/2009/03/anak-buah-gag-tau-diri.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5953981438384022403/posts/default/5877185851531099848'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5953981438384022403/posts/default/5877185851531099848'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://adit-pratama.blogspot.com/2009/03/anak-buah-gag-tau-diri.html' title='Anak buah gag tau diri !!!!'/><author><name>Aditia A. Pratama</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh3.googleusercontent.com/-J4dSAzrVCHU/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAe0/8yd0rXPnO1U/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5953981438384022403.post-152642064565450776</id><published>2009-03-16T10:43:00.005+08:00</published><updated>2009-11-26T16:56:09.459+08:00</updated><title type='text'>About Me</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_SyrY1pxnYIA/SwzUfTbrKRI/AAAAAAAAAEY/ZsGIaRHNO5Y/s1600/adit+masked.jpeg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 177px; height: 200px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_SyrY1pxnYIA/SwzUfTbrKRI/AAAAAAAAAEY/ZsGIaRHNO5Y/s200/adit+masked.jpeg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5407930886822504722" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;span class="frame"&gt;A&lt;/span&gt;As leaves fall down from it’s branch. Swinging with a wind blows, goes to a river of dream. When thought and memory fly away decide to journey to find reality. And the truth is always shrouded by thick heavy fog. I found my self survived from being stuck in the darkness. And started to face my shadows. To walk in this path as a good muslim and be proud of it no matter what.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I realized that our life is to worthy for just a nothingness'. Then I’ve chosen this path...along with my friends...my families.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A lot of things happen...&lt;br /&gt;It's me who really weaks and pathetic...but everyone thinks I'm stronger.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Thanks for accepting me as your Friend.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The Beautiful things for me is what they called about 'FRIENDSHIP'&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="width:375px; text-align: center;"&gt;&lt;embed type="application/x-shockwave-flash" wmode="transparent" src="http://w614.photobucket.com/pbwidget.swf?pbwurl=http://w614.photobucket.com/albums/tt228/8lue/ee163215.pbw" height="255" width="375"&gt;&lt;a href="http://photobucket.com/slideshows" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://pic.photobucket.com/slideshows/btn.gif" style="float:left;border-width: 0;" &gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://s614.photobucket.com/albums/tt228/8lue/?action=view&amp;current=ee163215.pbw" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://pic.photobucket.com/slideshows/btn_viewallimages.gif" style="float:left;border-width: 0;" &gt;&lt;/a&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5953981438384022403-152642064565450776?l=adit-pratama.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://adit-pratama.blogspot.com/feeds/152642064565450776/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://adit-pratama.blogspot.com/2009/03/about-me.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5953981438384022403/posts/default/152642064565450776'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5953981438384022403/posts/default/152642064565450776'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://adit-pratama.blogspot.com/2009/03/about-me.html' title='About Me'/><author><name>Aditia A. Pratama</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh3.googleusercontent.com/-J4dSAzrVCHU/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAe0/8yd0rXPnO1U/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_SyrY1pxnYIA/SwzUfTbrKRI/AAAAAAAAAEY/ZsGIaRHNO5Y/s72-c/adit+masked.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5953981438384022403.post-7664516432282592389</id><published>2009-03-16T10:43:00.000+08:00</published><updated>2009-03-16T10:45:49.070+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Unforgetable Moment'/><title type='text'>Kakek Penjual Kardus</title><content type='html'>Bismillah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  Ada sebuah kisah menarik, suatu hari ketika saya sedang makan di warung pinggir jalan, saya melihat sebuah batu besar diseberang jalan. Hampir saja beberapa pengendara terjatuh karena menabrak batu tersebut. Ironis sekali,  karena tidak ada satupun yang menyingkirkan batu tersebut. &lt;br /&gt;  Namun ada yang menakjubkan, ketika melihat diseberang jalan ada seorang kakek tua, yang terlihat begitu kesulitan mengganjal gerobaknya dijalan yang menurun. Setelah selesai mengganjal, kakek tersebut langsung berlari dan menyingkirkan batu yang ada di jalan tersebut. Lalu ia kembali ke gerobaknya, namun naas...karena tak mampu menahan berat, kakek tersebut terperosok ke pinggir jalan sehingga gerobak yang membawa kardus berkas itu terbalik. Seketika itu juga saya yang dari tadi hanya memperhatikan langsung beranjak dan menolong kakek tersebut. Saya membantu membalik gerobaknya, dan menyusun kembali kardus yang berhamburan. Lalu sang kakek tadi berbisik lirih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Terima kasih, ya nak???”&lt;br /&gt;“Saya yang harusnya berterima kasih kek, kakek yang sudah menyingkirkan batu itu...barangkali kalau tidak segera disingkirkan akan terjadi kecelakaan !!” jawabku&lt;br /&gt;“duh nak, jadi dari tadi sampeyan merati'in saya toh?”&lt;br /&gt;“Iya Kek...”&lt;br /&gt;“nak inget pesen kakek, Iman itu ada 72 atau 73 cabang, yang paling utama adalah mengucapkan tiada sesembahan yang patut disembah melainkan Allah dan yang paling rendah adalah menyingkirkan duri dipinggir jalan”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Sontak saja saya kaget, wah luar biasa...rupanya kakek ini bukan orang biasa. Apa yang beliau sampaikan begitu menyentuh. Sangat sulit menemukan orang yang sangat peduli seperti kakek tersebut. Sesaat saya tertegun, namun kembali kakek itu menegur&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“napa toh nak? Kamu kok kayak orang heran gitu”&lt;br /&gt;“iyah kek, orang kayak kakek udah mulai langka didunia ini...”&lt;br /&gt;“jangan bilang begitu nak, masih banyak orang sholeh yang memperhatikan kemaslahatan ummat”&lt;br /&gt;“iya kakek bener...”&lt;br /&gt;“...dan satu lagi nak, manfaatkan kesempatan untuk beramal sholeh semaksimal mungkin, karena mungkin saja itu adalah kesempatan terakhir kita untuk beramal...dan ikhlaslah jika melakukan sesuatu...niatkan semuanya karena Allah SWT”&lt;br /&gt;“...Insya Allah, kek”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Perkataan kakek tersebut begitu membekas di hati...pesannya yang begitu menyentuh begitu membekas dan akan selalu menjadi motivasi untuk diri ini agar selalu memaksimalkan kesempatan untuk segera beramal. Karena seperti yang beliau katakan, “mungkin saja itu adalah kesempatan terakhir kita untuk beramal”. So, banyak-banyak beramal dan menuntut ilmu...agar kelak kita tidak menjadi orang yang merugi di kemudian hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wassalam,&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5953981438384022403-7664516432282592389?l=adit-pratama.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://adit-pratama.blogspot.com/feeds/7664516432282592389/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://adit-pratama.blogspot.com/2009/03/kakek-penjual-kardus.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5953981438384022403/posts/default/7664516432282592389'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5953981438384022403/posts/default/7664516432282592389'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://adit-pratama.blogspot.com/2009/03/kakek-penjual-kardus.html' title='Kakek Penjual Kardus'/><author><name>Aditia A. Pratama</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh3.googleusercontent.com/-J4dSAzrVCHU/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAe0/8yd0rXPnO1U/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5953981438384022403.post-8993592832574773423</id><published>2009-03-11T10:37:00.000+08:00</published><updated>2009-03-11T10:49:57.954+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='my thoughts'/><title type='text'>It's A New Day !!!</title><content type='html'>Bismillah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alhamdulillah sampe detik ini begitu banyak karunia yang Allah Berikan kepada saya. Malu rasanya karena ternyata diri ini masih saja banyak melakukan khilaf. Kadang sudah berazzam dalam hati...begitu kuatnya. eh Begitu dpet godaan dikit Luntur dah. Wuih emang bener 'Jangan Mengaku Beriman klo Blum di uji...Syurga gag GRATIS men!!!!' butuh perjuangan yang berat untuk mencapainya.&lt;br /&gt;kita analogikan, gini kita pengen dapet gaji gede tapi kerja kita males2an...yah bos yang manusia aja ngeliatnya males naikin gaji kita apalagi pangkat kita. &lt;br /&gt;yah begitulah...hidup di dunia yang sementara ini gag ada yang abadi...klo kita laoer trus makan, apalagi makanan favorit...wuih rasanya nikmat banget, tapi nikmat cuma sementara doanks..bis tugh kenyang dah..coba ditawarin lagi mana maw..paling nunggu 3-4 jam lagi baru tugh makanan bakalan disikat. yah kenikmatan di dunia cuma sementara. &lt;br /&gt;Pengen yang Gag ada matinya....well cuma ada di syurga men...!!!&lt;br /&gt;I told you...it's a SECRET !!!&lt;br /&gt;Para Syuhada itu gag bakalan di itung2 lagi ntar pas hari kiamat, mereka langsung nyelonong  ke syurga, trus dpt Istana Mewah komplit dengan isinya plus Bidadari n pelayan2nya, dikompleks Elite para Nabi and Tabi'in pula ..&lt;br /&gt;wuiiiiiiiiiiiiiiiih gwe sampe ngiler...&lt;br /&gt;MAUUUUUUUUUUUUUUUU?????&lt;br /&gt;Well, once again I told you it's not easy being a Syuhada...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5953981438384022403-8993592832574773423?l=adit-pratama.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://adit-pratama.blogspot.com/feeds/8993592832574773423/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://adit-pratama.blogspot.com/2009/03/its-new-day.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5953981438384022403/posts/default/8993592832574773423'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5953981438384022403/posts/default/8993592832574773423'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://adit-pratama.blogspot.com/2009/03/its-new-day.html' title='It&apos;s A New Day !!!'/><author><name>Aditia A. Pratama</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh3.googleusercontent.com/-J4dSAzrVCHU/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAe0/8yd0rXPnO1U/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5953981438384022403.post-2049418053865095240</id><published>2009-01-06T13:55:00.005+08:00</published><updated>2009-11-28T13:00:01.630+08:00</updated><title type='text'>My  Video</title><content type='html'>&lt;a href="http://www.wakeupproject.com/Videos.asp" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i236.photobucket.com/albums/ff187/javidyar/wakeupproject2.jpg" border="0" alt="wakeup project Pictures, Images and Photos"/&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="frame"&gt;E&lt;/span&gt;njoy the videos. Insya ALLAH I'll put more video from the WakeUpProject.com here. just be sure to keep watch here. Shukran !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="frame"&gt;T&lt;/span&gt;he Wake Up Project Presents - &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Phase 3&lt;/span&gt; Another groundbreaking and riveting series from the creators of The Arrivals and The Divine Book. With special guests, producers, composers, and collaborating directors, Phase 3 aims to set a new standard in online films. This production will (inshallah) wake up the world, and unite the people from every country, religion, culture or creed against injustice. A film by the people, for the people. Nothing but hard work and talented volunteers. Stay tuned.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;object width="320" height="265"&gt;&lt;param value="http://www.youtube.com/p/21F7B59DDAA1BA34&amp;amp;hl=en_US&amp;amp;fs=1" name="movie"/&gt;&lt;param value="true" name="allowFullScreen"/&gt;&lt;param value="always" name="allowscriptaccess"/&gt;&lt;embed allowscriptaccess="always" width="320" src="http://www.youtube.com/p/21F7B59DDAA1BA34&amp;amp;hl=en_US&amp;amp;fs=1" height="265" allowfullscreen="true" type="application/x-shockwave-flash"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="frame"&gt;T&lt;/span&gt;he Promise Series&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;object width="320" height="265"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/p/F62CADFF7EEC39AF&amp;amp;hl=en_US&amp;amp;fs=1"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowscriptaccess" value="always"&gt;&lt;/param&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/p/F62CADFF7EEC39AF&amp;amp;hl=en_US&amp;amp;fs=1" type="application/x-shockwave-flash" width="320" height="265" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="frame"&gt;N&lt;/span&gt;ouman Khan began his formal Arabic training during his childhood schooling in Riyadh, Saudi Arabia. He continued his Arabic grammar study in Pakistan, where he received a scholarship for ranking among the top 10 scores in the national Arabic studies board examination. Under the guidance of Dr. Abdus-Samie, founder and formal principal of Quran College in Faisalabad, Pakistan, he developed a keen methodical understanding of Arabic grammar. He further benefited from Dr. Abdus-Samie by internalizing his unique teaching methods and later translating his work into English for the benefit of his own students. Nouman currently serves as professor of Arabic at Nassau Community College and has taught Modern Standard and Classical Arabic at various venues for nearly 6 years with over 700 students. His handbook published by the Bayyinah Arabic Studies Institute for ARA-201 is also being used as a class aide at the Jaamiah-Al-Uloom Al-Islamiyyah, Institute of Islamic Education in Ajax, Canada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;object width="320" height="265"&gt;&lt;param value="http://www.youtube.com/p/4BFAA4835F8CE439&amp;amp;hl=en_US&amp;amp;fs=1" name="movie"/&gt;&lt;param value="true" name="allowFullScreen"/&gt;&lt;param value="always" name="allowscriptaccess"/&gt;&lt;embed allowscriptaccess="always" width="320" src="http://www.youtube.com/p/4BFAA4835F8CE439&amp;amp;hl=en_US&amp;amp;fs=1" height="265" allowfullscreen="true" type="application/x-shockwave-flash"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5953981438384022403-2049418053865095240?l=adit-pratama.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://adit-pratama.blogspot.com/feeds/2049418053865095240/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://adit-pratama.blogspot.com/2009/01/my-video.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5953981438384022403/posts/default/2049418053865095240'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5953981438384022403/posts/default/2049418053865095240'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://adit-pratama.blogspot.com/2009/01/my-video.html' title='My  Video'/><author><name>Aditia A. Pratama</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh3.googleusercontent.com/-J4dSAzrVCHU/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAe0/8yd0rXPnO1U/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
